Strategi Pengembangan Merek Dagang  – Sahabat Wirausaha, dunia bisnis adalah dunia bermerek. Artinya, setiap pelaku usaha membutuhkan merek dagang agar bisa memperkenalkan usahanya kepada calon konsumen. Setelah memiliki merek, para pelaku usaha akan dihadapkan dengan tantangan lain yaitu bagaimana caranya mengembangkan merek dagang tersebut sehingga bisa menembus pasar global.

Dalam artikel ini, kita akan mengulas strategi apa saja yang bisa diterapkan oleh para pelaku usaha untuk mengembangkan merek dagangnya. Simak ulasannya berikut ini.


Peran Penting Merek Bagi Perusahaan

Apa itu merek (brand)? Dilansir dari Investopedia, merek dapat digolongkan ke dalam aset tidak berwujud karena memiliki nilai yang sangat penting bagi perusahaan. Merek memang diciptakan melalui elemen desain, logo, kemasan, dan lainnya namun merek lebih dari sekadar nama. Merek merupakan keseluruhan pengalaman konsumen terhadap produk yang dikenal. 

Dengan merek, konsumen dapat membedakan suatu produk dengan produk pesaing lainnya. Merek dapat menyampaikan pesan kepada konsumen bahwa suatu produk lebih mudah digunakan, rasanya lebih enak, lebih murah, atau lebih ramah lingkungan dibandingkan pesaingnya. Suatu merek juga dapat menghasilkan peningkatan penjualan, tidak hanya untuk produk tertentu yang dijual tapi juga untuk produk lain yang dijual oleh perusahaan yang sama. 

Baca Juga: Cross Promotion, Cara Efektif Meningkatkan Penjualan dan Kesadaran Merek


Strategi Mengembangkan Merek Dagang untuk Pasar Global

Sahabat Wirausaha, setelah memahami tentang pentingnya merek bagi perusahaan, timbul pertanyaan: bagaimana sih caranya mengembangkan merek dagang untuk pasar global? Jika Sahabat Wirausaha ingin memasuki pasar global, maka tentu strategi branding yang digunakan akan berbeda dengan strategi branding untuk pasar lokal. 

Mengembangkan merek dagang untuk pasar global berarti menciptakan citra merek yang konsisten di pasar internasional. Tujuannya adalah untuk membantu orang-orang dari berbagai negara dan budaya mengenali merek Sahabat Wirausaha. Nah, ada beberapa strategi branding yang dapat diterapkan oleh para pelaku usaha di Indonesia yaitu:

1. Perluas pola pikir bisnis (Extend The Mindset)

Dilansir dari Webinar FTA Center, salah satu strategi yang dapat diterapkan sebagai langkah awal adalah memperluas pola pikir bisnis. Caranya yaitu:

a. Orientasi make profit beralih menjadi build perception

Jika awalnya Sahabat Wirausaha berpikir dan berusaha keras untuk mencari pembeli untuk mendatangkan keuntungan, kini saatnya untuk memperluas pola pikir tersebut. Hal lain yang lebih penting dari sekedar mencari keuntungan adalah membangun persepsi serta bagaimana caranya mencari dan mempertahankan pelanggan yang loyal (setia).

b. Orientasi make growth beralih menjadi brand advocate

Jika awalnya Sahabat Wirausaha berusaha untuk mencari sumber pertumbuhan untuk pendapatan baru, maka kini saatnya Sahabat Wirausaha beralih dari orientasi tersebut. Hal penting lain yang perlu dicapai yaitu menemukan pelanggan yang bisa menjadi sumber referral dan pembela merek (brand).

Pelanggan sebagai sumber referral dan pembela merek artinya pelanggan dapat memberikan rujukan, rekomendasi, dan ajakan kepada calon pelanggan lain dari mulut ke mulut; agar mereka turut menggunakan produk, jasa/layanan, atau bahkan beralih merek.

c. Orientasi business value beralih menjadi brand value

Orientasi pada business value adalah orientasi terhadap penilaian aset, keuntungan, dan aset berwujud lainnya. Jika hanya tetap bertahan pada orientasi ini, Sahabat Wirausaha tidak bisa mengembangkan merek dagang yang bernilai. 

Lantas, apa yang harus dilakukan? Caranya adalah dengan beralih kepada nilai merek (brand value). Orientasi terhadap nilai merek (brand value) yaitu memastikan adanya keberlanjutan usaha yang menguntungkan.

Baca Juga: Sukses Tingkatkan Interaksi Konsumen, Strategi Brand Activation dan Cara Efektif Menerapkannya

2. Tentukan nama merek yang dapat diterima dan diterjemahkan dengan baik di berbagai wilayah/negara

Caranya adalah melakukan riset terlebih dahulu. Pikirkan bagaimana calon pelanggan di berbagai negara dapat menafsirkan nama merek Sahabat Wirausaha. Selanjutnya, saat membuat kampanye pemasaran, buatlah konten semenarik mungkin.

3. Pahami Target Pasar Anda

Memasuki pasar global memang menarik, namun dibutuhkan lebih dari sekedar antusiasme. Agar berhasil, Sahabat Wirausaha perlu memahami tentang audience atau target pasar dan selera lokal konsumen di berbagai negara. Caranya adalah dengan melakukan riset secara menyeluruh.

4. Pelajari Pesaing di Pasar Global

Dilansir dari indeed.com, strategi lainnya yaitu mempelajari tentang pesaing di pasar global. Selain bersaing dengan merek global, Sahabat Wirausaha juga dapat memperhatikan atau melakukan riset terhadap merek lokal yang ada. Riset yang dilakukan berupa evaluasi berapa nilai jual unik pesaing lalu bandingkan dengan nilai jual Sahabat Wirausaha. Pahami juga keunggulan apa yang dimiliki oleh merek Sahabat Wirausaha.

5. Perluas Penawaran Bisnis

Sahabat Wirausaha dapat mencoba untuk merubah merek menjadi lebih luas. Daripada memanfaatkan satu produk yang dijual, Sahabat Wirausaha dapat merilis beberapa variasi rasa atau produk yang dapat dipasarkan di berbagai pasar yang berbeda.

6. Pelajari Perilaku Konsumen di Pasar Global.

Perilaku konsumen dapat berbeda-beda di seluruh dunia. Faktor-faktor yang mendorong konsumen untuk memilih suatu merek bisa sangat berbeda dari satu negara ke negara lain. Dengan mengetahui preferensi konsumen di pasar yang berbeda, Sahabat Wirausaha dapat membuat keputusan branding yang lebih sukses. Pelajari juga tentang kampanye pemasaran seperti apa yang bisa menarik perhatian konsumen di pasar global dan bagaimana cara meyakinkan mereka untuk memilih merek Sahabat Wirausaha.

Baca Juga: 6 Jenis Buyer Dalam Ekspor, Siapa Saja Mereka?

7. Buatlah Pedoman Merek

Pedoman merek dapat memudahkan Sahabat Wirausaha untuk menguraikan semua visi dan misi perusahaan yang diwakili oleh merek Sahabat Wirausaha. Misalnya, pedoman tentang penggunaan gaya visual, gaya konten, slogan, dan/atau hal lain yang dapat memudahkan konsumen untuk mengenal merek Sahabat Wirausaha. Selain itu, hal tersebut dapat menciptakan pesan merek yang berdampak dan kuat kepada calon konsumen.

8. Miliki dan Terapkan Tanggung Jawab Sosial

Jika Sahabat Wirausaha menginginkan reputasi dan citra merek yang baik di seluruh dunia, cobalah untuk menyelaraskan merek dengan keputusan bisnis yang etis. Misalnya, memperlakukan karyawan secara adil, menerapkan Corporate Governance (CG), dan memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

9. Tetaplah Konsisten

Daripada mengubah nilai merek agar sesuai dengan pasar global, Sahabat Wirausaha dapat tetap mempertahankan aspek penting dari merek yang ada. Meskipun Sahabat Wirausaha mungkin membuat sedikit perubahan agar dapat disesuaikan dengan budaya yang berbeda, namun idealnya merek tersebut harus memberikan daya tarik yang sama.

10. Sebuah Tips: Pekerjakan Karyawan Lokal

Mempekerjakan orang-orang dalam pasar yang berbeda (pasar global) dapat memudahkan Sahabat Wirausaha untuk memahami budaya dan cara berbisnis mereka. Bahkan bekerja sama dengan konsultan lokal dapat memudahkan Sahabat Wirausaha untuk memahami cara kerja pasar internasional.

Agar sukses memasuki pasar global, setiap pelaku usaha perlu memahami pentingnya branding internasional. Dengan memiliki strategi yang kuat untuk memasuki pasar luar negeri secara efektif, Sahabat Wirausaha juga dapat memanfaatkan peluang ekspansi serta meningkatkan visibilitas merek di pasar internasional.

Jika tulisan ini bermanfaat , silahkan di share ke rekan-rekan Sahabat Wirausaha. Follow juga Instagram @ukmindonesia.id untuk update terus informasi seputar UMKM. 

Referensi : Investopedia, indeed.com, weglot.com

Referensi Youtube :

Webinar "Strategi Membangun dan Mengembangkan Merek Dagang untuk Pasar Global" Oleh FTA Center Jakarta 🡪 link youtube