Sahabat Wirausaha, coba bayangkan ini: setiap pagi, tumpukan tulang ikan yang berbau amis dikumpulkan, dijemur di bawah terik matahari, lalu dijual dengan harga belasan kali lipat dari harga belinya. Bukan sulap, bukan rekayasa — ini bisnis nyata yang sudah berjalan 15 tahun di bawah kolong jembatan tol, di kawasan Cilincing, Jakarta Utara. Kisah Ropika (58), warga Kalibaru Cilincing, viral bukan karena keberuntungan, tapi karena ketekunan membaca peluang di tempat yang selama ini dianggap tidak ada nilainya —...