Yoghurt adalah olahan susu yang dipanaskan dan difermentasi bersama dua jenis bakteri, yaitu lactobacillus bulgaricus dan streptococcus thermophilus. Yoghurt pertama kali dibuat secara tidak sengaja oleh para penggembala di Asia Tengah pada ribuan tahun yang lalu. Di Indonesia, yoghurt sudah dikenal baik dan memiliki banyak penggemar.
Baca Juga: Mendulang Cuan: Bisnis Hampers Hari Raya
Sahabat Wirausaha mungkin salah satu penikmat yoghurt, ya! Beraneka jenis varian yoghurt muncul pada banyak gerai, membebaskan pembeli untuk memilih mana yang terbaik. Di Bandung, salah satu UMKM Juwara yang berlabel Fresh Story, mampu memperkaya varian rasa dan khasiat yoghurt dengan kecermatan dan keberanian berinovasi yang berbeda.
Berawal Dari Jus Sayuran
Sumber: Dokumentasi Fresh Story
Lita Nurcita, pemilik Fresh Story mengawali ide menciptakan varian yoghurt yang unik berbahan dasar sayur, karena kegemaran mengkonsumsi jus sayuran. Bertepatan dengan itu, sebagai juga penggemar yoghurt, Teh Lita, demikian panggilan akrabnya merasa bosan dengan varian yoghurt yang dirasa hanya “itu-itu saja”.
Mulailah Teh Lita melakukan eksplorasi dalam meracik yoghurt yang memadukan susu dan sayuran, kemudian dilemparkan ke pasaran dengan menyasar pada sekolah dan kampus. Ternyata, respon yang didapatkan sangatlah baik dan membuat Teh Lita semakin bersemangat untuk menciptakan varian sayuran lain dan mulai berkreasi dengan memanfaatkan herbal.
Baca Juga: Fenomena Conscious Consumption (Kemelekan Konsumsi) yang Perlu Dimanfaatkan UMKM
Salah satu tanaman herbal Moringa oleifera, atau dikenal dengan nama daun kelor adalah tanaman yang berhasil menarik perhatian Teh Lita untuk diolah menjadi bahan yoghurt untuk Fresh Story. Apalagi setelah Teh Lita mempelajari bahwa sekitar 2 gram daun kelor, terdapat setidaknya terdapat 14 kalori dan nutrisi berupa karbohidrat, protein, zat besi, kalium, magnesium, vitamin C, vitamin A, kalsium, dan asam folat. Selain itu, terdapat pula serat, vitamin B, fosfor, tembaga, zink, dan selenium. Wow!
Teh Lita tahu persis, perjalanan mengenalkan manfaat daun kelor melalui yoghurt bukan hal mudah, karena daun kelor acapkali dikaitkan dengan hal yang mistis. Sampai di tahun 2019 Teh Lita memberanikan diri untuk mengikuti pameran Ngaruat Jagat di Bandung dengan membuka stand bazaar di acara tersebut untuk mematahkan berbagai mitos kesan mistis daun kelor.
Pada kegiatan bazar saat itu, Teh Lita memberikan tester product yang mayoritas diberikan pada calon pelanggan bergender laki-laki, yang umumnya memiliki masalah dengan pola tidur. Hasil riset yang dilakukan Teh Lita menemukan bahwa salah satu manfaat daun kelor adalah dapat mengatasi insomnia sekaligus menjaga kualitas tidur. Khasiat ini didapat dari kandungan asam amino pada daun kelor yang dapat diserap oleh tubuh dengan baik.
Baca Juga: Menjamin Kepuasan Pelanggan dan Kepercayaan Mitra Bisnis Lewat Kontrol Kualitas
Dalam mempromokan produk, Teh Lita juga memberi edukasi kesehatan pada calon pelanggannya. Edukasi itu berupa penjelasan manfaat dan khasiat lainnya dari daun kelor yang sangat baik untuk kesehatan, yaitu :
- Daun kelor mengandung antioksidan. Dimana antioksidan adalah senyawa yang bekerja melawan radikal bebas di tubuh.
- Lalu, daun kelor dapat menurunkan kadar gula darah.
- Daun kelor mampu mengurangi peradangan, karena daun kelor mengandung senyawa antiinflamasi utama dalam daun, polong, dan biji kelor.
- Daun kelor mampu menurunkan kolestrol.
- Daun kelor dapat memelihara fungsi dan kesehatan otak.
- Daun kelor dapat mengontrol tekanan darah.
- Membantu menghambat tumbuhnya sel kanker.
Ternyata cara pemasaran dengan strategi berbasis edukasi tersebut menunjukkan hasil, dimana varian yoghurt daun kelor Fresh Story mulai dikenal dan diminati oleh pasar. Pada tahun 2020 pengenalan manfaat yoghurt daun kelor atau Moringa Yoghurt membawa Teh Lita dan tim menjadi juara pertama pada ajang Kompetisi CSBI 2020, sebuah kompetisi dengan mengangkat tema untuk mengangkat manfaat daun kelor yang bernama “All About Kelor”.
Baca Juga: Kisah Bakpia Matur Nuwun 672, Bisnis Pantang Menyerah yang Diawali Cinta
Baca Juga: Rahida Cookies, Menjadi Binaan Bank Indonesia Hingga Ikut Trade Expo Internasional
Segmentasi pembeli juga semakin luas, mulai dari usia balita yang sudah masuk tahap Mpasi, hingga manula yang memiliki kesulitan untuk konsumsi sayuran tetapi memerlukan serat alami untuk menjaga sistem pencernaan. Pelanggan lainnya adalah para pelaku diet sehat, orang-orang yang menjalani pola makan sehat dan atlit.
Produksi Yoghurt Rumahan dan Tantangannya
Sumber: Dokumentasi Fresh Story
Hingga saat ini, Fresh Story sudah memproduksi setidaknya ada 25 varian yoghurt, dengan 15 jumlah varian yang resmi beredar dan 2 varian untuk pemesanan khusus. Jenis varian dibedakan berdasarkan olahan bahan dasar seperti jenis buah-buahan, sayuran, herbal, premium dan pemesanan khusus. Harga yang dipatok pun, tergolong ramah kantong. Semua produk yoghurt Fresh Story konsisten menjaga kualitas produk dengan komposisi low sugar, low acid dan tanpa bahan pengawet.
Baca Juga: Tips Sukses Mengikuti Pameran dan Meningkatkan Kualitas Produk Ala Kultiva Co
Yang sangat diperhatikan oleh Teh Lita terkait produksi adalah tantangan dalam menjaga kualitas susu murni, selanjutnya sumber daya manusia dan tentu saja pesaing di usaha sejenis. Teh Lita menyadari, setiap usaha pasti selalu ada peningkatan dan perkembangan baik itu omzet maupun tenaga kerja.
Sejalan dengan waktu omzet Fresh Story perlahan meningkat hingga 50% pada tahun pertama di 2019 hingga 2020. Teh Lita pun memutuskan untuk total fokus mengawal Fresh Story, agar terjaga kualitas produk dengan memproduksi sendiri, menjaga masa kedaluwarsa dengan proses di suhu 2-100C agar yoghurt mampu bertahan selama 1 bulan, di kulkas 5 hari, dan suhu ruang 1 hari.
Baru setahun mengalami peningkatan omzet, pandemi hadir dan omzet mengalami penurunan drastis hingga 40%. Tetapi, berkat strategi pemasaran yang baik sebelum pandemi dan rasa yoghurt yang terjaga kualitasnya, Teh Lita dan Fresh Story mampu menjaga kesetiaan para pelanggannya, hingga repeat order pun tetap berlangsung. Melewati masa sulit pandemi, di tahun 2022 ini, omzet Fresh Story kembali bangkit, meningkat sekitar 10% dan memfokuskan penjualan pada E-commerce : shopee.co.id/freshstory18, s.lazada.co.id/s.h83xU dan WhatsApp.
Pencapaian Terbesar Fresh Story
Satu hal yang membanggakan bagi Teh Lita adalah pencapaian terbesar Fresh Story yaitu mampu menjaga konsistensi produk dan sudah memiliki sertifikat halal dengan penjualan hingga ke Surabaya, Malang, Jogya, Jabotabek, hingga terjauh sampai ke Bali. Pengiriman pesanan sudah termasuk garansi produk dimana jika produk rusak saat pengiriman 100% akan diganti, dikirimkan dengan ekspedisi khusus agar kualitas produk tetap terjaga.
Baca Juga: Menyusun Konten Untuk Membangun Kesetiaan Pelanggan (Customer Loyalty Program)
Fresh Story juga melayani pesanan khusus, baik varian maupun jumlah banyak dengan sistem open order minimal H-1 atau sesuai kesepakatan saat open order. Untuk pemesanan dengan kuantiti lebih dari 100 botol, diperlukan waktu sekitar 3 hari dalam mempersiapkan pesanan. Pelayanan ini membuat Fresh Story mampu menjaga hubungan baik dengan para pelanggannya.
Seperti dituturkan oleh Teh Lita, kepada pelanggan Fresh Story senantiasa menjalin komunikasi yang baik, rajin membagikan edukasi produk dan terus melakukan promosi seperti membuat program diskon dan sejenianya. Semua ini merupakan kunci utama usaha Fresh Story haingga masih dapat bertahan hingga saaat ini.
Sahabat Wirausaha, cerita perjalanan sebuah usaha memang tidak luput dari perjuangan dan semangat yang senantiasa dijaga oleh pemilik usaha. Cerita dari Fresh Story juga membuka cerita lain tentang sebuah ide bisnis yang berbeda, keinginan untuk menjaga kesehatan bagi banyak orang dan keberanian untuk berupaya mengembangkan usaha. Bagaimana dengan cerita usahamu, Sahabat Wirausaha?
Jika merasa artikel ini bermanfaat, yuk bantu sebarkan ke teman-teman Anda. Jangan lupa untuk like, share, dan berikan komentar pada artikel ini ya Sahabat Wirausaha.
Dukung Misi Edukasi Kami
Kontribusi Anda, sekecil apa pun, sangat membantu kami agar dapat terus membuat konten edukasi kewirausahaan dan merawat keberlanjutan website ini.







