Ide Bisnis Penitipan Hewan Peliharaan: Peluang, Modal, dan PersiapannyaFoto: Ilustrasi AI

Ya, jasa titip hewan bisa menjadi ide bisnis yang masuk akal, terutama di kota dengan banyak pemilik kucing yang sering bepergian. Skala rumahan bisa dimulai dengan modal puluhan juta rupiah di luar sewa tempat, sedangkan pet hotel yang lengkap butuh dana jauh lebih besar. Yang paling menentukan justru kepercayaan pemilik hewan.

Survei Intage pada 2023 terhadap 2.441 responden di Indonesia menemukan 80,7% responden memiliki hewan peliharaan, dengan kucing (56,5%) sebagai yang paling banyak dipelihara. Angka ini berasal dari sampel survei, bukan sensus, tetapi cukup menunjukkan besarnya basis pelanggan potensial. Setiap musim libur, para pemilik ini butuh tempat aman untuk menitipkan hewannya. Menjelang Lebaran 2025, sebuah hotel kucing di Jakarta dilaporkan penuh untuk tanggal 26 Maret hingga 6 April. Di Kediri, jasa penitipan hewan ramai dipenuhi titipan menjelang Lebaran 2026.

Baca Juga: Ide Usaha Petshop: Panduan Lengkap Memulai dari Modal, Izin, hingga Strategi Jualan untuk Pemula


Siapa yang Menjadi Target Pasarnya?

Pelanggan utamanya adalah pemilik hewan yang harus meninggalkan rumah dan tidak punya orang yang bisa dititipi. Sebuah laporan media pada 2021 menyebut target pasarnya adalah kalangan menengah atas yang memelihara hewan. Menurut kami, pasarmu tidak harus sesempit itu. Beberapa segmen yang bisa kamu bidik:

  • pekerja kota yang sering dinas luar kota;
  • keluarga yang mudik atau berlibur saat Lebaran, Natal, dan Tahun Baru;
  • pemilik yang butuh solusi sementara, misalnya saat renovasi rumah atau pindahan.

Untuk tahap awal, fokus pada satu jenis hewan. Di Kediri, mayoritas hewan yang dititipkan adalah kucing. Kucing umumnya lebih mudah ditangani di ruang kecil dan tidak seberisik anjing. Anjing butuh area bermain lebih luas, penanganan berbeda, dan kontrol suara yang lebih ketat.


Apa yang Perlu Disiapkan Sebelum Menerima Titipan

Kamu tidak harus berprofesi sebagai dokter hewan. Dilansir dari Kontan, pemilik sebuah pet hotel menyebut yang terpenting adalah pengalaman merawat hewan dan punya rekanan dokter hewan untuk kasus hewan sakit. Selain itu, siapkan:

  • Ruang dan kandang yang terpisah. Pisahkan kandang kucing dan anjing, serta area bermain bersama menurut jenis dan kondisi hewan, karena hewan yang dititipkan jangan sampai berkelahi.

  • Prosedur check-in. Salah satu hotel kucing di Jakarta memeriksa kondisi kucing, menimbang berat badannya, dan meminta pemilik menandatangani perjanjian penitipan serta mengisi data.

  • Syarat kesehatan. Misalnya, Miru Pet Hotel mewajibkan hewan bebas kutu, dan tempat lain meminta bukti vaksin. Tentukan syaratmu sejak awal dan tulis dengan jelas.

  • Cara menjaga kepercayaan. Fasilitas seperti CCTV yang bisa dipantau pemilik lewat ponsel dan laporan rutin makin sering jadi pembeda. Sebuah studi kasus bisnis penitipan anabul menyebut layanan tanpa kandang (cage-free) dan laporan rutin kepada pelanggan sebagai keunggulannya.

Soal izin: Sejak 15 Juni 2026, pendaftaran usaha di OSS memakai KBLI 2025 (Peraturan BPS Nomor 7 Tahun 2025). Untuk jasa penitipan hewan peliharaan, kode yang relevan adalah 96900 (Aktivitas Jasa Perorangan Lainnya YTDL), yang mencakup penitipan, perawatan, penjagaan, dan pelatihan hewan peliharaan. Menurut halaman KBLI di OSS, kode ini berisiko rendah untuk semua skala usaha. Kalau kamu juga menjual hewan, kode petshop-nya 47751 (Perdagangan Eceran Hewan Kesayangan). Cek kewajiban lengkapnya langsung di OSS sesuai skala usahamu, dan ingat bahwa layanan medis atau penjualan obat hewan punya persyaratan berbeda.

Baca Juga: KBLI Tidak Muncul di OSS: Penyebab dan Cara Mengatasinya Langkah demi Langkah


Berapa Modal yang Dibutuhkan?

Komponen modal umumnya meliputi kandang atau kamar, perlengkapan (alas, wadah makan, pasir), sewa atau penataan ruang, kebutuhan kebersihan, CCTV bila ada, dan promosi.

Angka modal yang beredar di media sangat bervariasi dan banyak yang sudah lama, jadi lebih aman kamu menghitungnya sendiri. Caranya:

  1. Survei harga kandang atau kamar beserta perlengkapannya, lalu kalikan dengan jumlah kamar yang ingin kamu buka.

  2. Tambahkan biaya sewa atau penataan ruang, serta CCTV bila kamu memakainya.

  3. Tambahkan stok kebutuhan harian (pasir, pakan darurat, bahan kebersihan) untuk satu atau dua bulan pertama, plus biaya promosi.

  4. Sisihkan dana cadangan untuk bulan sepi dan kebutuhan mendadak, seperti biaya dokter hewan.

Berikut hitungan ilustrasi (bukan data lapangan). Misalnya kamu punya 6 kamar dengan tarif Rp75 ribu per malam. Bila terisi separuh sepanjang bulan, pendapatan kotornya sekitar Rp6,75 juta (6 × Rp75.000 × 50% × 30 hari). Saat 10 hari libur panjang semua kamar penuh, tambahannya sekitar Rp4,5 juta. Belum dikurangi biaya pasir, kebersihan, listrik, dan tenaga bantu. Narasumber Kontan mengklaim margin jasa ini minimal 50%, tetapi itu klaim pelaku usaha, jadi hitung dulu dengan biayamu sendiri.


Tarif Pembanding dan Cara Menentukannya

Tarif sangat bergantung pada kota dan fasilitas. Berikut contoh tarif dari pemberitaan media pada 2026:

Tempat Tarif Keterangan layanan
House of Allovet, Kediri Rp35 ribu per hari Lokasi dipantau langsung oleh dokter hewan
Mimo Cat's Hotel, Jakarta Rp75 ribu per kucing (kamar biasa); Rp100 ribu per kucing (kamar deluxe) Khusus kucing
Arnamir Pet Hotel, Jakarta Mulai Rp100 ribu per malam per ekor Belum termasuk grooming dan makanan
Miru Pet Hotel, Jakarta Rp140 ribu per malam Mensyaratkan hewan bebas kutu

Sumber tarif: Koran Jakarta (media berita, Maret 2026), Popbela (media gaya hidup, Juni 2026), dan Medcom (media berita, Maret 2026).

Rentang ini cukup lebar, sehingga tarifmu sebaiknya mengikuti daya beli di lokasimu, bukan meniru Jakarta. Cek juga apakah makanan, grooming, dan jemput-antar sudah termasuk atau dibayar terpisah.

Baca Juga: Bikin Gemes! Ini 10 Ide Bisnis Bagi Penyayang Hewan Peliharaan


Risiko yang Perlu Kamu Antisipasi

Sumber foto: magnific.com

Permintaan yang musiman. Penitipan paling ramai saat libur panjang, seperti Lebaran, yang sudah penuh dua minggu lebih di contoh Jakarta tadi. Di luar musim, tingkat hunian bisa turun jauh. Jangan hitung pendapatan hanya dari bulan ramai. Siapkan kas cadangan untuk bulan sepi, dan pertimbangkan layanan pendamping seperti grooming atau penitipan harian agar pemasukan tidak bergantung pada satu momen.

Keselamatan dan kesehatan hewan. Kamu memegang tanggung jawab penuh selama hewan itu dititipkan. Hewan bisa stres di tempat baru, sakit, atau berkelahi dengan penghuni lain. Hewan yang kabur membahayakan titipan, sehingga pagar, pintu, dan area bermain harus aman. Tiga hal yang bisa mengurangi risiko ini:

  • Terapkan syarat vaksin dan bebas kutu sejak check-in, lalu tulis jelas dalam aturan.
  • Pisahkan hewan menurut jenis dan kondisinya.
  • Simpan kontak dokter hewan mitra yang bisa dihubungi cepat.

Risiko hukum dan kepercayaan. Bila terjadi sesuatu pada hewan, pemilik biasanya menuntut kejelasan. Perjanjian penitipan tertulis membantu kedua pihak. Isinya sebaiknya mencakup kondisi hewan saat diterima, siapa yang menanggung biaya dokter hewan bila hewan sakit, dan apa yang terjadi bila hewan tidak dijemput sesuai jadwal. Karena menyangkut tanggung jawab hukum, ada baiknya kamu meminta pihak yang paham hukum meninjau draf perjanjianmu.

Gangguan lingkungan. Suara dan bau bisa mengganggu tetangga, terutama untuk usaha di area permukiman. Bicarakan rencanamu dengan pengurus lingkungan sejak awal dan jaga kebersihan serta sirkulasi udara, supaya usaha tidak berhenti karena keluhan warga.

Langkah paling aman adalah mulai kecil, misalnya dengan beberapa kamar saja. Dalam bulan pertama, survei tarif pesaing di kotamu, uji prosedur check-in dan laporan harian dengan beberapa pelanggan awal, lalu perbaiki kekurangannya. Tambah kapasitas hanya setelah reputasimu terbentuk dan hitungan biayamu terbukti.

Ilmu dan informasi yang bermanfaat layak untuk terus bergerak. Yuk, bantu kami sebarkan kepada sesama pelaku usaha yang mungkin sedang membutuhkannya.

Kamu juga bisa berkontribusi lebih jauh dengan mendukung keberlanjutan konten edukatif ini melalui fitur Dukung Kami di bawah artikel ini.

Bagi Sahabat Wirausaha yang ingin tumbuh dalam komunitas yang saling menguatkan, bergabunglah di ukmindonesia.id/registrasi. Tempat para pelaku UMKM belajar bersama dan naik kelas.

Daftar Referensi: 

  • GoodStats: Survei Intage, pengeluaran pemilik hewan peliharaan
  • CNBC Indonesia: hotel kucing penuh musim mudik 2025
  • Koran Jakarta: penitipan hewan Kediri, Lebaran 2026
  • Kontan/MomsMoney: modal hotel hewan
  • IDX Channel: peluang penitipan hewan 2021
  • Popbela: pet hotel Jakarta, Juni 2026
  • Medcom: 4 pet hotel Jakarta, Maret 2026
  • OSS (KBLI 96900) dan Booklet KBLI 2025 BKPM
Dukung Misi Edukasi Kami

Kontribusi Anda, sekecil apa pun, sangat membantu kami agar dapat terus membuat konten edukasi kewirausahaan dan merawat keberlanjutan website ini.

•