Sumber foto: oleh Jonh Medeiros di pexels.com

Halo Sahabat Wirausaha,

Ternak kenari paling aman dimulai dari kenari lokal, bukan Yorkshire. Siapkan sepasang indukan dewasa (betina minimal sekitar 6 bulan, jantan sekitar 8 bulan), sangkar yang cukup lega, dan pakan biji-bijian dengan telur puyuh rebus. Telur dierami sekitar 12–14 hari, dan anakan siap dipisah pada usia 25–30 hari. Hitung biaya pakan dan waspadai penyakit sebelum menambah pasangan.

Alasan kenari sering dianggap lebih tenang dibanding burung lain sudah dibahas di artikel pilar seri ini. Di sini kita fokus pada pilihan jenis, praktik budidaya, biaya, dan penyakit.


Pilih Jenis Kenari Sesuai Modal

Kenari tidak punya satu harga. Jenis yang kamu pilih menentukan modal, risiko, dan siapa pembelimu. Kisaran berikut dikumpulkan dari laporan peternak dan daftar harga di situs hobi, jadi pakai sebagai gambaran, bukan patokan.

Kelas Contoh kisaran harga Catatan
Lokal (kuning, hijau, orange, putih) anakan sekitar Rp40–500 ribu, beda antar daerah dan kualitas Paling murah dan mudah dirawat
Merah lokal (merlok) umur 3 bulan Rp300–400 ribu; dewasa Rp900 ribu–Rp1 juta Warna dijaga dengan sawi hijau rutin dan penjemuran singkat
F1 Yorkshire (Yorkshire × lokal) sekitar Rp500 ribu–Rp1,8 juta per ekor Postur lebih besar; F2 dan seterusnya lebih mahal
Yorkshire sekitar Rp1–15 juta, tergantung asal (lokal atau impor) dan kualitas Modal besar; seorang peternak pernah kehilangan dua pejantan sekaligus karena virus

Istilah F1, F2, dan F3 menunjukkan generasi hasil persilangan Yorkshire dengan kenari lokal. F1 adalah anak pertama dari Yorkshire × lokal. F2 dan F3 adalah generasi berikutnya yang dikawinkan lagi ke arah Yorkshire, sehingga posturnya makin mendekati Yorkshire dan harganya naik. Menurut satu situs jual-beli, F1 berukuran sekitar 60–70% Yorkshire dan F2 sekitar 75–85%. Istilah ini berasal dari kebiasaan hobi dan tidak baku, jadi tanyakan silsilah indukan ke penjual sebelum membeli.

Untuk pemula, pemberitaan 2026 menyarankan memulai dari kenari lokal karena harganya lebih murah dan perawatannya lebih mudah dibanding F1, F2, F3, atau Yorkshire.


Menyiapkan Sangkar dan Memilih Indukan

Sepasang kenari memerlukan sangkar minimal sekitar 40 × 40 × 60 cm, karena sangkar yang terlalu kecil membuat burung mudah stres. Letakkan di tempat tenang, jauh dari keramaian dan hewan pengganggu seperti tikus dan kucing.

Pilih indukan yang sehat (tanpa mencret, sesak napas, luka, atau kista) dan sudah dewasa: betina minimal sekitar 6 bulan, jantan sekitar 8 bulan dan sudah rajin berkicau. Kualitas indukan sangat memengaruhi anakannya, jadi indukan dari trah juara bisa meningkatkan peluang anakan unggul.


Penjodohan dan Pakan

Sumber foto: oleh Fernando B M di pexels.com

Penjodohan butuh kesabaran. Selama masa itu, pakan tambahan seperti sawi hijau, pakcoy, dan telur puyuh dapat diberikan untuk mendukung birahi indukan.

Pakan utama kenari adalah biji-bijian seperti canary seed, milet putih, dan biji sawi. Selama masa kawin dan bertelur, telur rebus yang dihancurkan menambah protein, dan tulang sotong menjadi sumber kalsium untuk cangkang telur. Pastikan air minum tidak pernah habis.


Dari Telur sampai Anakan Siap Panen

Catat tanggal telur pertama. Betina umumnya bertelur 2–5 butir dan mengerami sekitar 12–14 hari. Bila lewat dua minggu belum menetas, periksa telurnya. Selama pengeraman, biarkan jantan tetap bersama betina karena ia ikut meloloh betina sehingga betina jarang meninggalkan sarang. Bersihkan sangkar dengan hati-hati agar telur tidak tergoncang, dan beri pakan ekstra seperti biji-bijian, telur rebus, dan apel atau sawi.

Dua sampai tiga hari sebelum menetas, biasakan indukan makan pakan lunak seperti biskuit, telur puyuh, dan tauge. Setelah menetas, sediakan air, biji-bijian, dan telur puyuh rebus selama minggu pertama. Anakan yang masih di bawah satu minggu belum boleh diberi sayur, karena pencernaannya belum kuat dan bisa mencret.

Anakan mulai belajar makan sendiri sekitar usia 24–25 hari. Pisahkan ke sangkar lain setelah terpantau benar-benar bisa makan sendiri, umumnya pada usia 25–30 hari. Dua masalah yang sering muncul: telur tidak menetas karena infertil atau suhu dan kelembapan tidak sesuai, dan indukan mengabaikan anakan pertama. Untuk yang kedua, kurangi gangguan di sekitar sangkar dan beri indukan pakan ekstra.


Menghitung Biaya dan Hasil

Angka modal ternak kenari sangat beragam, jadi anggap tabel berikut hanya sebagai pembanding.

Skala Modal awal Biaya bulanan
1 pasang kenari lokal Rp550 ribu (indukan saja) sampai Rp1–2 juta (indukan, kandang sederhana, pakan awal) tidak disebut
5 pasang tidak disebut sekitar Rp200 ribu (pakan dan vitamin)
6 pasang dengan kandang penangkaran sekitar Rp6,5 juta sekitar Rp1,2 juta (pakan, vitamin, desinfektan, perawatan, listrik, dan air)

Angka-angka itu berasal dari situs bisnis dan hobi, sebagian tanpa tahun, dan tidak selalu konsisten. Satu sumber, misalnya, menyebut modal Rp1–2 juta untuk lima pasang, yang terlalu rendah dibanding harga indukan di sumber lain. Harga canary seed di marketplace pada pertengahan hingga akhir 2026 berkisar sekitar Rp20–40 ribu per kilogram.

Lebih aman menghitung sendiri dengan rumus:

Pendapatan per pasang per tahun = jumlah bertelur × anakan yang berhasil dibesarkan × harga jual

Tabel berikut mengilustrasikan dua skenario untuk kenari lokal (hitungan redaksi, bukan data lapangan). Biaya pakan Rp0,5–1,4 juta per tahun dihitung dari kisaran sekitar Rp40–117 ribu per pasang per bulan.

Komponen Skenario rendah Skenario tinggi
Jumlah bertelur per tahun 3 kali 5 kali
Anakan yang berhasil dibesarkan per kali 2 ekor 3 ekor
Harga jual per ekor Rp100 ribu Rp300 ribu
Pendapatan per pasang per tahun Rp600 ribu Rp4,5 juta
Pakan dan vitamin per pasang per tahun Rp0,5–1,4 juta Rp0,5–1,4 juta
Selisih (belum termasuk kandang, tenaga, dan kematian anakan) −Rp0,8 juta sampai +Rp0,1 juta +Rp3,1 juta sampai +Rp4,0 juta

Seperti burung lain di seri ini, kenari lokal bermargin tipis bila produktivitasnya rendah. Kelas yang lebih tinggi menjual lebih mahal, tetapi modal dan risikonya ikut naik.


Penyakit yang Perlu Diwaspadai

Menurut Kementerian Pertanian, cacar burung (avian pox) paling sering menyerang burung kenari. Virusnya menular lewat kontak antarburung dan gigitan nyamuk, dengan gejala seperti pembengkakan di wajah dan benjolan di kaki, dan dapat menyebabkan kematian. Jaga kebersihan sangkar, jangan mencampur burung baru atau burung sakit dengan burung sehat, dan periksakan ke dokter hewan bila muncul benjolan atau luka.

Peternak juga sering melaporkan mencret, berak kapur (infeksi bakteri yang menular), dan cacingan. Pisahkan burung yang sakit sejak gejala pertama, dan konsultasikan pengobatannya ke dokter hewan. Perubahan cuaca sering memicu gangguan kesehatan kenari, jadi suhu dan kebersihan sangkar perlu dijaga.

Kenari lokal cocok untuk memulai, selama kamu mencatat produksi dan menghitung biaya dengan angkamu sendiri. Naiklah ke F1 atau Yorkshire setelah kamu paham pasar dan perawatannya.

Baca Juga: Cara Ternak Lovebird untuk Pemula: Kandang, Pakan, Anakan Siap Jual, dan Hitungan Biayanya

 

Jika artikel ini bermanfaat, mohon berkenan bantu kami sebarkan pengetahuan dengan membagikan tautan artikelnya, ya!

Follow Instagram @ukmindonesiaid biar nggak ketinggalan informasi atau program penting seputar UMKM. Bagi Sahabat Wirausaha yang ingin bergabung dengan Komunitas UMKM di bawah naungan kami di UKMIndonesia.id - yuk gabung dan daftar jadi anggota komunitas melalui ukmindonesia.id/registrasi. Berkomunitas bisa bantu kita lebih siap untuk naik kelas!

Daftar Referensi: 

  • Kementerian Pertanian, "Manual Penyakit Unggas" (cacar burung/avian pox pada burung kenari). 
  • Merdeka.com, 2026, "Cara Beternak Kenari yang Bagus, Berikut Hal-Hal yang Harus Dipersiapkan" (jenis kenari, kalsium, telur dan pengeraman). 
  • Beritajatim, 24 Februari 2025, "Hariadi, Peternak Kenari Merah Lokal (Merlok) Kediri Sukses Raup Cuan hingga Jutaan Rupiah per Bulan".
  • Kumparan, "7 Penyakit Burung Kenari dan Obat untuk Mengatasinya".
Dukung Misi Edukasi Kami

Kontribusi Anda, sekecil apa pun, sangat membantu kami agar dapat terus membuat konten edukasi kewirausahaan dan merawat keberlanjutan website ini.

•