Bisnis Coklat yang Sukses, Coklatin Indonesia - Ada kutipan yang mengatakan bahwa ‘cokelat membuat segalanya menjadi lebih baik’. Hari yang buruk pun akan terasa lebih ringan dengan sepotong cokelat. Tentu, siapapun yang menyukai cokelat akan setuju dengan hal ini.

Siapa sangka, ternyata cokelat bukan hanya sekedar obat bagi hari yang buruk atau hati yang sedih, tapi juga dapat menjadi salah satu peluang bisnis terbaik! Pasangan suami istri Irena Surosoputra dan Nugroho Surosoputra telah membuktikannya dengan membuka usaha minuman cokelat premium dengan nama Cokelatin Indonesia. Bagaimana kisah awal perjalanan bisnis Cokelatin Indonesia hingga saat ini? Yuk, simak kisahnya berikut ini.


Berawal Dari Coffee Addict Hingga Bangun Bisnis Coklat yang Sukses

Saat ditanyakan mengenai kisah awal mendirikan bisnis Cokelatin Indonesia, Ibu Irena mengakui bahwa kisahnya cukup sederhana. Beliau bercerita tentang kebiasaannya meminum kopi yang ternyata tidak baik untuk kesehatan sehingga suaminya mengusulkan untuk beralih ke minuman cokelat. Namun ternyata minuman cokelat yang dibeli di pasaran tidak sesuai dengan seleranya sehingga terciptalah sebuah ide untuk meracik minuman cokelatnya sendiri.

Baca Juga: Cara Menghitung Kebutuhan Modal Untuk Memulai Bisnis

Minuman cokelat yang ada di pasaran saat itu tidak ada yang sesuai dengan selera kami sehingga akhirnya kami mencoba untuk meracik sendiri minuman cokelat kami dan ternyata hasilnya enak dan mulai dipesan oleh keluarga dan teman-teman yang merasakannya. Karena ternyata memiliki potensi akhirnya kami memutuskan untuk lebih serius produksi dan melakukan branding sehingga lahirlah Cokelatin Indonesia.” ungkap Ibu Irena.


Membangun Bisnis Dengan Rasa Cinta

Segala usaha yang dilakukan dengan dorongan motivasi yang tepat dan rasa cinta terhadap apa yang diusahakan, tentu akan memberikan hasil yang terbaik. Begitu pun dengan bisnis Cokelatin Indonesia yang didirikan karena rasa cinta, yaitu rasa cinta akan cokelat Indonesia. Selain itu, salah satu hal yang memotivasi Ibu Irena untuk membangun bisnis ini adalah rasa cinta dan kepeduliannya terhadap negara Indonesia.

Disadur dari sumber kemenperin.go.id, Indonesia merupakan produsen kakao terbesar ketiga di dunia setelah negara Pantai Gading dan Ghana. Meskipun demikian, menurut Ibu Irena, Indonesia tidak dikenal sebagai negara penghasil produk cokelat.

Selaku pendiri bisnis Cokelatin Indonesia, Ibu Irena dan Bapak Nugroho ingin menunjukkan bahwa Indonesia mampu menghasilkan produk olahan cokelat dengan kualitas premium dan tidak akan kalah saing dengan produk-produk cokelat dari negara-negara penghasil cokelat di dunia seperti Belanda, Belgia, Swiss, dan Amerika Serikat.


Kerjasama dengan Vendor, Malah Rugi Puluhan Juta

Perjalanan bisnis Cokelatin Indonesia tak selalu mulus. Sederet pengalaman yang kurang menyenangkan pun pernah dialami oleh Ibu Irena dan Bapak Nugroho selaku pendiri bisnis Cokelatin Indonesia. Produk minuman cokelat mereka pernah berusaha ditiru oleh teman mereka sendiri, bahkan logo bisnis Cokelatin Indonesia pernah digunakan oleh pihak lain untuk sebuah acara besar di tingkat nasional. Tentu hal ini cukup mengecewakan.

Baca Juga: Beberapa Model Ekspansi Bisnis yang Perlu Diketahui UMKM

Namun demikian, bukan hanya itu saja. Sama halnya dengan pebisnis lainnya, mereka juga pernah mengalami kegagalan-kegagalan yang membuat mereka rugi hingga puluhan juta rupiah.

Ibu Irena bercerita, “Kami pernah mengalami kegagalan ketika bekerja sama dengan pihak ketiga misalnya vendor untuk media sosial, vendor untuk marketplace dan rugi hingga puluhan juta rupiah. Kami juga pernah mengalami saat pameran di luar kota ternyata listrik mati selama 24 jam sehingga produk ‘ready to drink’ kami rusak dan tidak bisa dijual.”. Namun demikian, semua pengalaman ‘gagal’ dan pengalaman kurang menyenangkan yang pernah dialami selama ini, membuat Ibu Irena dan Bapak Nugroho terus belajar dan berusaha melakukan yang terbaik untuk kembali bangkit dan tetap konsisten dengan tujuan awal mereka dalam membangun bisnis ini.

Apakah Sahabat Wirausaha pernah mengalami hal serupa? Tentunya kisah pahit perjalanan bisnis Cokelatin Indonesia ini dapat menjadi pelajaran sekaligus menginspirasi Sahabat Wirausaha untuk tetap berusaha dan berjuang meskipun menghadapi banyak tantangan. Setiap bisnis tentu memiliki risiko dan siklus jatuh-bangun. Namun, Sahabat Wirausaha dapat memilih untuk terus bangkit dan konsisten untuk membangun bisnis seperti yang telah dilakukan oleh Ibu Irena dan Bapak Nugroho.


Kesempatan Ikut Pameran Internasional di Amerika Serikat

[ Pameran di Boston, Amerika Serikat/Dok. Irena Surosoputra ]

“Ada pahit, ada manis”. Kira-kira seperti itulah perjalanan bisnis Cokelatin Indonesia. Tidak selalu buruk, namun selalu ada hal-hal berkesan yang menyertai perjalanan bisnis mereka. Di tahun 2022, Ibu Irena dan Bapak Nugroho mendapatkan kesempatan menarik untuk mengikuti pameran di Boston, Amerika Serikat.

Hal ini begitu berkesan bagi keduanya karena mereka memperoleh dukungan dari Kementerian Koperasi dan Bank Rakyat Indonesia sehingga mereka tidak mengeluarkan biaya sepeserpun alias Rp 0. Lebih lanjut, Ibu Irena mengatakan bahwa hal tersebut mereka peroleh karena berhasil memenangkan kompetisi UMKM Si Idola PRS BRI Tahun 2021.

Baca Juga: Membedah Pameran Domestik Untuk Makanan dan Minuman

Menurut Ibu Irena, terpilih menjadi Juara 1 UMKM Si Idola PRS BRI 2021 merupakan penghargaan paling berkesan yang diperoleh sejak tahun 2019. Lebih lanjut, beliau pun menjelaskan alasannya. “Kompetisi ini berbeda dibandingkan kompetisi-kompetisi lain yang kami ikuti. Di sini kami berkompetisi selama 6 bulan dan banyak belajar dari mentor-mentor serta juri-juri yang hebat dan ditayangkan secara LIVE, bukan tapping di channel Youtube Televisi Nasional.” ungkap Ibu Irena.

Nah, Sahabat Wirausaha sudah mengikuti kompetisi apa saja nih? Belajar dari Ibu Irena dan Bapak Nugroho, ternyata dengan mengikuti berbagai kompetisi, Sahabat Wirausaha dapat memperoleh banyak pengalaman menarik dan bermanfaat loh!

Selain kompetisi, Ibu Irena dan Bapak Nugroho juga sering menghadiri special event atau pameran-pameran besar seperti Trade Expo Indonesia, Brilianpreneur, Pesta Rakyat Simpedes, IFFRA, Halal Expo, Karya Kreatif Indonesia, dan masih banyak lagi. Menurut Ibu Irena, manfaat yang mereka rasakan ketika menghadiri pameran-pameran tersebut adalah produk Cokelatin Signature semakin dikenal oleh masyarakat. Selain itu, tujuan mereka yaitu untuk memberikan dampak bagi petani kakao di Indonesia semakin disadari oleh masyarakat Indonesia.

Namun demikian, Ibu Irena mengungkapkan bahwa masih ada impian dan harapan yang ingin diraih oleh beliau. “Kami ingin semakin berdampak untuk petani kakao Indonesia, lingkungan sekitar kami dan juga untuk pecinta produk cokelat Indonesia. Mimpi kami, kami ingin membuat produk cokelat Indonesia menjadi tuan rumah di negaranya sendiri dan dikenal di dunia internasional.” ungkap Ibu Irena. Bisnis Minuman Cokelat Premium dengan semboyan #BanggaMinumCokelatIndonesia ini pun hingga kini telah memiliki tujuh orang pegawai tetap.

Baca Juga: Tips Jitu Untuk Sukses di Pameran Internasional


Produksi Kemasan Spesial, Cokelatin Signature

[ Produk Java Criollo/Dok. Irena Surosoputra ]

Nah, apakah Sahabat Wirausaha pernah mencoba produk Cokelatin Indonesia? Produk Cokelatin Signature ini memiliki empat varian rasa yaitu Dark Choco, Choco Latte, Choco Classic dan Java Criollo. Diantara keempat varian rasa tersebut, produk yang paling laris terjual hingga saat ini adalah Dark Choco.

Meskipun demikian, produk signature yang paling spesial adalah Java Criollo. Mengapa? Ibu Irena mengatakan bahwa Java Criollo menggunakan biji kakao criollo atau kakao edel yang merupakan varietas terbaik dan paling premium di dunia. Selain itu, biji kakao criollo juga terbilang langka karena hanya ada 10% di dunia. Menariknya, Cokelatin Java Criollo ini ternyata merupakan minuman cokelat criollo pertama di Indonesia loh!

Menurut Ibu Irena, secara keseluruhan pertumbuhan omzet terus meningkat berpuluh kali lipat sejak tahun 2016 bahkan bisnis Cokelatin Indonesia pun dapat melewati pandemi dengan baik. Selain itu, sebagai pelaku bisnis, Ibu Irena dan Bapak Nugroho pun turut peduli dengan pengelolaan limbah produk mereka. Ibu Irena mengatakan bahwa limbah biji kakao mereka digunakan untuk pakan ternak sedangkan limbah seperti kemasan dan kardus diberikan kepada pihak yang melakukan daur ulang terhadap produk tersebut.

Nah, selanjutnya bagi Sahabat Wirausaha yang berminat untuk membeli produk cokelatin signature, produk ini dijual secara online melalui marketplace, offline melalui agen, dan juga reseller. Agar lebih lengkap, Sahabat Wirausaha dapat mengunjungi akun resmi Instagram Cokelatin Indonesia untuk informasi lebih lanjut yah.

Demikian kisah perjalanan bisnis Cokelatin Indonesia dari awal berdirinya hingga saat ini. Semoga kisah ini dapat menjadi pelajaran dan inspirasi bagi Sahabat Wirausaha yah!

Jika merasa artikel ini bermanfaat, yuk bantu sebarkan ke teman-teman Anda. Jangan lupa untuk like, share, dan berikan komentar pada artikel ini.