Loei, thailand - may 10, 2017: hand holding samsung s8 with mobile application for facebook on the screen .

Sahabat Wirausaha pernah mendengar Account Manager Error (AME)?

Ditengah situasi pandemi yang tidak menentu seperti ini mendigitalisasi sebuah bisnis memang sudah menjadi sebuah keharusan bagi setiap bisnis, salah satunya yang terkait dengan aspek pemasaran. Hal ini dikarenakan pemasaran memegang peranan penting bagi keberlangsungan dan pertumbuhan usaha.

Namun, Sahabat Wirausaha harus hati-hati karena jika salah langkah dalam beriklan hasilnya bukan untung malah buntung. Contohnya, jika menggunakan platform Facebook dan salah langkah, Sahabat Wirausaha akan direpotkan dengan sanksi administratif berupa pembatasan penggunaan akun atau yang biasa dikenal dengan istilah Account Manager Error (AME)

Baca Juga: Menentukan Unique Selling Proposition

Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas apa itu Account Manager Error (AME), apa saja penyebab dan bagaimana cara mencegahnya.


Apa itu AME

Account Manager Error (AME) adalah bentuk pembatasan yang dilakukan oleh Facebook terhadap sebuah akun karena terindikasi melakukan pelanggaran kebijakan periklanan. Apa saja yang menyebabkan suatu akun dinilai melakukan pelanggaran? Berikut beberapa penyebabnya:

1. Gambar yang Menampakkan Hasil Sebelum dan Sesudah Pemakaian

Biasanya iklan yang sering bermasalah dengan hal ini adalah iklan kosmetik atau pelangsing. Hal ini tentunya sangat lumrah karena sebagai pembeli pastinya ingin mengetahui terlebih dahulu manfaat dari sebuah produk pelangsing atau kosmetik sebelum mereka membeli. Namun, kebanyakan penjual yang beriklan terlalu berlebihan sehingga facebook pasti akan melakukan tindakan terhadap akun tersebut, tentunya tujuannya adalah untuk melindungi calon kunsumen ya sahabat.

Baca Juga: Membangun Brand Positioning Agar Bisnis Berkembang

2. Gambar yang Menampakkan Bagian Tubuh Tertentu

Untuk hal ini sahabat wirausaha pasti sepakat ya, soalan sensualitas pada konten iklan pasti akan ditolak oleh facebook, sedangkan untuk skin-exposed ataupun nudity, facebook akan mempertimbangkan targeting sahabat dan age-filter di website. Misal, persetujuan kalau pengunjung website harus yang sudah berumur 18 tahun keatas dan sebagainya.

3. Menampilkan Penawaran Bombastis

Sahabat Wirausaha yang konten iklannya mencantumkan penawaran yang bombastis seperti Diskon 50%, Gratis, Give Away dan sejenisnya harus berhati hati ya, karena biasanya “Polisi” facebook yang bertugas untuk patroli akan langsung men-disapprove iklan sahabat, hal ini karena facebook dengan machine learning-nya akan senantiasa mempelajari penawaran-penawaran yang terlalu bombastis seperti diatas.

Baca Juga: Cara Mengoptimalkan Instagram Untuk Berbisnis, Yuk Simak Tipsnya!

4. Pembajakan Konten Iklan

Nah mungkin ini merupakan pelanggaran terberat ya sahabat, kalau akun sahabat terdeteksi dan terbukti melakukan pelanggaran ini bisa dipastikan kedepannya iklan akan langsung dimatikan oleh facebook dan sangat mungkin tidak bisa beriklan lagi selamanya ditambah halaman anda akan dihapus juga oleh facebook. Pembajakan konten yang dimaksud dapat berupa image atau video orang lain, produk imitasi atau KW dan sejenisnya. Untuk hal ini facebook bisa saja bersifat aktif untuk langsung mematikan iklan atau bisa juga bersikap pasif menunggu ada pihak yang melapor.

Baca Juga: Tips Membuat Jadwal Konten di Media Sosial

Nah itu tadi adalah beberapa penjelasan mengenai Account Manager Error (AME), semoga sahabat wirausaha bisa lebih mudah memahami ya, selamat beriklan di facebook.

Jika merasa artikel ini bermanfaat, yuk bantu sebarkan ke teman-teman Anda. Jangan lupa untuk like, share, dan berikan komentar pada artikel ini ya Sahabat Wirausaha.

Referensi

  1. https://www.facebook.com/policies/ads/
  2. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2021/11/08/negara-mana-saja-yang-jadi-pasar-terbesar-facebook#:~:text=Indonesia%20merupakan%20salah%20satu%20pasar,di%20peringkat%20ketiga%20di%20dunia
Dukung Misi Edukasi Kami

Kontribusi Anda, sekecil apa pun, sangat membantu kami agar dapat terus membuat konten edukasi kewirausahaan dan merawat keberlanjutan website ini.

•