UKM Indonesia

Tips Melakukan Pemasaran Dengan Promosi dan Diskon



Seperti yang diketahui, promosi dan diskon adalah salah satu hal yang paling disukai oleh konsumen. Beragam promo dan diskon yang diberikan oleh pelaku usaha, membuat usaha itu selalu ramai dikunjungi oleh konsumen yang ingin mendapatkan harga lebih murah. Promosi dan diskon merupakan salah satu strategi pemasaran produk dalam bisnis yang terbukti masih efektif hingga saat ini. Banyak pelaku bisnis mulai dari level kecil hingga besar yang menggunakan strategi ini. Bahkan ada konsumen yang sebenarnya tidak terlalu membutuhkan barang tersebut. Tetapi, karena adanya promosi dan diskon membuat konsumen menjadi lupa diri. Dengan strategi memberikan promosi dan diskon bisa membuat konsumen bertindak lebih konsumtif.

Saat membuat promosi dan diskon, ada beberapa hal yang perlu sahabat wirausaha diperhatikan. Supaya bisa berjalan optimal dan efektif. Sebelum sahabat wirausaha ingin coba membuat promosi atau diskon menarik. Yuk, simak penjelasan berikut ini.

Baca Juga: Strategi Promosi Giveaway yang Tepat

Apa itu Promosi?

Sumber: unsplash.com

Menurut Fandy Tjiptono promosi adalah komunikasi pemasaran yang dikerjakan untuk mempengaruhi, menyampaikan sesuatu, membujuk, serta meningkatkan pasar sasaran dari suatu perusahaan. Selain itu, kegiatan promosi dilakukan supaya produk yang dijual dapat diterima dengan baik oleh masyarakat, sehingga mereka dapat ikut membeli dan menggunakannya. Perusahaan dan usaha kecil sering melakukan promosi produk sebagai alat pemasaran untuk mendatangkan pelanggan. Promosi suatu produk dirancang untuk menyoroti merek baru atau barang tertentu.

Baca Juga: Promosi


Manfaat Strategi Promosi dan Diskon

Seperti yang sudah dijelaskan, promosi dan diskon dapat menjadi cara yang efektif untuk meningkatkan penjualan dengan cepat. Ada beberapa manfaat dari promosi dan diskon:

  • Meningkatkan arus kas
  • Mengurangi kelebihan produk dan inventaris lama
  • Cara memasuki pasar baru yang efektif
  • Dapat membangun loyalitas pelanggan
  • Mempercepat siklus penjualan
  • Dapat menarik pelanggan baru dalam volume yang tinggi

Jenis-Jenis Strategi Promosi dan Diskon

Sumber: unsplash.com

Strategi promosi dan diskon terbaik adalah strategi yang didasari oleh kebutuhan bisnis. Sebelum memilih jenis promosi dan diskon, pertimbangkan dulu tujuan dan kepentingan bisnis sahabat wirausaha. Caranya cukup mudah, ada empat jenis strategi promosi dan diskon yang sering digunakan oleh pelaku bisnis. Menurut Tutsplus, berikut penjelasannya:

Baca Juga: Melakukan Analisa Kesehatan Bisnis Untuk Menyusun Prioritas

1. Bundled

Jenis strategi pertama yang bisa sahabat wirausaha terapkan adalah bundled. Untuk jenis promosi dan diskon ini, daripada menurunkan harga jual suatu produk atau layanan, sahabat wirausaha bisa menurunkan harga sekelompok barang yang dapat dibeli secara bersama.

Sebagai contoh, sahabat wirausaha menjual makanan ayam geprek. Sahabat wirausaha bisa menggabungkannya dengan membuat paket hemat yang sudah lengkap dengan minumannya. Kedua produk akan menjadi lebih murah ketika dibeli bersama daripada saat dibeli secara terpisah.

2. Prepayment

Berikutnya adalah prepayment atau pembayaran di muka. Pembayaran di muka bisa membantu membangun cashflow, karena konsumen didorong untuk membayar lebih awal. Selain itu, bisnis dapat menggunakan uang pembayaran di muka untuk membeli inventaris tambahan dalam jumlah yang besar, atau melakukan investasi.

Baca Juga: Raja Uduk : Menjadi Pemenang Pasar Nasi Uduk Bermodal Observasi

Contoh sederhananya adalah bisnis properti yang sering menawarkan “jika tidak membeli hari ini, besok harganya akan naik”.

3. Volume

Saat menggunakan volume, biaya yang dibeli pelanggan akan menjadi lebih murah selama mereka membeli dalam jumlah yang besar atau yang sudah ditentukan minimal pembeliannya.

Misalnya, seperti yang sering diterapkan pada produk kopi saset, “beli 10, gratis 2”.

4. Seasonal

Jenis promosi dan diskon ini cenderung terjadi di sekitar tanggal atau musim tertentu, dan sifatnya berulang. Diskon juga biasanya berlangsung selama liburan, seperti promo untuk tahun baru atau hari valentine.

Baca Juga: Tips Memilih Atribut Brand

Contohnya adalah seperti yang dilakukan salah satu marketplace di Indonesia yang menetapkan satu tanggal sebagai hari belanjan nasional.


Tips Melakukan Promosi dan Diskon

Sumber: unsplash.com

Supaya sahabat wirausaha tidak gagal dalam membuat promosi dan diskon, coba perhatikan hal berikut ini sebelum membuat program promosi dan diskon:

1. Buatlah Konsep yang Unik

Dalam membuat promosi dan diskon yang efektif untuk meningkatkan penjualan adalah merancang konsep yang unik. Cobalah membuat konsep diskon yang belum pernah dilakukan brand lain, atau minimal jarang digunakan.

Baca Juga: Brand Activation

Salah satu contoh konsep yang unik yaitu dengan memberikan diskon khusus pelanggan dengan nama-nama tertentu. Sahabat wirausaha bisa memilih nama orang-orang yang sedang viral, sehingga orang lebih tertarik untuk mengikuti program yang sahabat wirausaha buat.

2. Gunakan Psikologi Harga

Dalam menentukan harga jual produk jangan asal-asalan. Ini adalah salah satu strategi membuat promosi dan diskon yang terbukti meningkatkan penjualan. Dalam menentukan harga jual, sebaiknya memperhatikan faktor psikologis konsumen yang lebih tertarik membeli barang dengan harga yang lebih murah. Meskipun hanya selisih 100 rupiah, konsumen akan lebih memilih harga yang lebih murah.

Baca Juga: Bagaimana Menentukan Besaran Promo Diskon?

Jangan heran saat banyak dijumpai harga jual seperti 59.900, 399.000. Hampir semuanya tidak membulatkan harga jual produknya. Kenapa? Disinilah faktor psikologis bekerja. Ketika konsumen dihadapkan pada pilihan harga 99.000 dan 100.000 rupiah, mereka pasti lebih tertarik dengan harga 99.900. Dalam pikiran konsumen, harga 99.900 lebih murah, karena tidak sampai 100.000. Padahal, selisihnya hanya 100 rupiah saja.

3. Tambahkan Promo Gratis Ongkir atau Free Gift

Setiap orang pasti suka mendapatkan yang gratis-gratis. Mulai dari gratis ongkos kirim, hingga gratis hadiah atau bingkisan menarik. Nah, ini bisa dijadikan alternatif untuk membuat promosi dan diskon yang bisa meningkatkan penjualan secara signifikan. Selain memberikan potongan harga, coba tawarkan promo gratis ongkir atau free gift menarik untuk konsumen yang melakukan pembelian dengan nominal tertentu. Cara ini pasti bisa menjadi langkah jitu dalam meningkatkan ketertarikan konsumen untuk memborong produk.

Contohnya, jika produk sahabat wirausaha adalah kosmetik. Sahabat wirausaha bisa menambahkan pouch unik untuk setiap pembelian tertentu. Ini akan memancing calon konsumen membeli lebih banyak untuk mendapatkan pouch tersebut.

Baca Juga: 5 Tips Pasang Harga di Marketplace

3. Buatlah Video atau Desain Grafis yang Menarik

Untuk mempromosikan informasi promosi dan diskon, akan lebih baik kalau membuat konten atau media promosi yang menarik. Media tersebut bisa berupa desain grafis atau video singkat yang bisa disebarkan ke berbagai media sosial. Sahabat wirausaha juga bisa mencetak desain grafis menjadi poster, banner, x-banner, dll, lalu memajangnya di toko. Dengan begitu, perhatian konsumen akan langsung tertuju pada informasi promo tersebut.

4. Post and Discount

Memberikan diskon 25% bagi yang melakukan post produk yang akan dibeli melalui media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter, dan lainnya. Dengan kata-kata yang menarik tentang produk yang dibeli dan menandai minimal 5 teman pada akun sosial media yang dimiliki.

Baca Juga: Membangun Brand Positioning Agar Bisnis Berkembang

Cara ini terbukti ampuh menarik konsumen terutama anak-anak muda, selain itu dengan post di sosial media dan menandai teman ini juga bisa menjadikan promosi gratis. Kalau sehari saja ada 100 orang yang beli, berarti secara tidak langsung ada 500 orang yang mengetahui produk sahabat wirausaha.

5. Grup Diskon

Grup diskon adalah memberikan diskon kepada orang yang datangnya lebih dari satu orang. Contohnya “Ajak 5 orang temanmu dan dapatkan diskon 20% untuk setiap pembelian makanan dan minuman”. Cara ini dinilai cukup efektif untuk menarik minat konsumen dating. Apalagi bagi mereka yang ingin makan bareng teman dengan biaya yang lebih murah. Strategi ini juga bisa membuat omzet bisnis menjadi meningkat, biasanya yang datang hanya sendiri sekarang menjadi bergerombol.

6. Tentukan Durasi Penukaran Diskon

Untuk menambah urgensi, sehingga konsumen segera membeli produk, sahabat wirausaha perlu menerapkan durasi penukaran diskon. Jangan terlalu lama, tapi jangan terlalu pendek. Penentuan durasi ini juga bergantung pada jenis promo diskon yang dibuat.

Baca Juga: Soft Selling, Hard Selling

Misalnya, seperti kebiasaan orang-orang yang membeli baju baru saat hari raya idul fitri. Dengan mencantumkan batas waktu seperti ini, pelanggan akan merasa takut jika sampai kehilangan kesempatan untuk mendapat harga yang lebih murah. Sehingga, mereka tidak akan melewatkan kesempatan tersebut dan segera membeli produk yang sedang didiskon.

7. Member

Bagi yang memiliki kartu member biasanya akan diperlakukan lebih istimewa daripada konsumen biasa seperti dengan pemberian diskon, poin, undian di setiap pembelian. Strategi member ini tujuannya adalah mempertahankan konsumen bisnis yang dimiliki agar tidak berpindah tempat, alasan inilah yang menjadikan member diperlakukan secara khusus. Untuk menjadi membership biasanya syaratnya tidak sulit, hanya perlu menyiapkan kartu identitas diri dan uang administrasi saja.

8. Jangan Menerapkan Aturan yang Terlalu Rumit

Terakhir, pastikan sahabat wirausaha membuat aturan penukaran promosi dan diskon yang cenderung memudahkan. Jangan terlalu banyak aturan, apalagi aturan tersebut sangat rumit dan sulit untuk dilakukan. Misalnya, menerapkan minimum pembelian hingga 100 pcs, atau penukaran diskon hanya bisa dilakukan oleh pelanggan yang sudah penah melakukan 10x transaksi.

Baca Juga: Mengenal Psikologi Konsumen Untuk Mengambil Keputusan Pemasaran

Tujuan membuat program diskon adalah untuk meningkatkan penjualan produk secara signifikan. Kalau menetapkan terlalu banyak aturan yang rumit, tentu pelanggan akan kesulitan untuk memenuhi syarat tersebut. Ujung-ujungnya, hanya sedikit orang yang mengikuti program promosi dan diskon yang bibuat.

Itu dia serba-serbi tips melakukan promosi dan diskon yang bisa sahabat wirausaha terapkan. Sebagai pemilik bisnis, sahabat wirausaha tidak bisa menggunakan promosi dan diskon dengan sembarangan. Menarik pelanggan baru dan meningkatkan keuntungan dengan strategi diskon mungkin sangat menggoda. Tapi penting untuk dipahami bahwa tidak semua bisnis, online atau offline, bisa memberikan diskon atau penawaran yang sama.

Baca Juga: Apa itu Creativepreneur?

Jadi sebelum menggunakan promosi dan diskon, pastikan sahabat wirausaha memiliki tujuan yang jelas dengan promosi dan diskon yang akan dijalankan. Sehingga bisa menggunakannya secara efektif untuk memenuhi tujuan dan berinteraksi dengan pelanggan. Selalu mempertimbangkan kira-kira berapa keuntungan yang nantinya bisa didapat dari strategi diskon sebelum menerapkannya.

Jika merasa artikel ini bermanfaat, yuk bantu sebarkan ke teman-teman Anda. Jangan lupa untuk like, share, dan berikan komentar pada artikel ini.

Referensi:

  1. money.kompas.com
  2. gobiz.co.id
  3. jurnal.id
  4. blog.shipper.id
  5. glints.com
Mungkin Anda perlu membaca Artikel ini: