Go Digital ASEAN telah menggelar pelatihan digital yang dilaksanakan oleh The Asia Foundation dengan dukungan dari Google.org, terhadap pelaku UMKM di Indonesia. Pelatihan tersebut diadakan dalam upaya digitalisasi UMKM di Indonesia.

Tercatat lebih dari 36.000 individu dan UMKM di tanah air telah menerima pelatihan digital gratis dari program ini, yang ditujukan bagi mereka agar bisa menerapkan keterampilan esensial dalam mengembangkan bisnis di era digital seperti saat ini.

Hannah Najar, Manajer Program Regional untuk Go Digital ASEAN, menekankan bahwa program ini tidak hanya sekedar berupa pelatihan digital dasar, tetapi juga membekali pelaku usaha dengan alat/sarana penunjang kegiatan operasional bisnis.

“Kami tidak hanya memberikan keterampilan digital, kami membekali bisnis dengan perangkat yang dibutuhkan untuk berkembang di ekonomi saat ini. Dengan penetrasi internet di Indonesia mencapai 69% dan terus meningkat, kami menyebarkan pengetahuan yang mendorong, baik bisnis maupun individu, untuk meningkatkan keterampilan dan terlibat sepenuhnya dalam ekonomi digital,” ujarnya, seperti dilansir dari Medcom.id.

Baca Juga: Dimulai Bulan Mei, 5000 Pelaku Usaha Mikro akan Mendapatkan Pelatihan Wirausaha


Pelatihan Diadakan Dengan 3 (Tiga) Segmen Khusus

Dilansir dari RadarBogor, Program Go Digital ASEAN dirancang dengan berbagai tahap perjalanan digital  melalui 3 (tiga) segmen pelatihan khusus, yaitu:

1. Go Digital

Meliputi keterampilan digital dasar kepada pemilik usaha yang kurang terlayani untuk beberapa negara ASEAN seperti Laos, Indonesia, Thailand, dan Vietnam. Digitalisasi ini dilakukan dengan mengalihkan bisnis mereka secara online.

2. Grow Digital

Meliputi keterampilan digital lanjutan untuk pelaku usaha di negara seperti Brunei Darussalam, Kamboja, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam. Kegiatan ini termasuk pengelolaan e-commerce, keamanan siber, serta adopsi kecerdasan buatan (AI) untuk pengembangkan bisnis mereka.

3. Explore Digital

Menghubungkan bisnis di seluruh ASEAN melalui kegiatan webinar regional, untuk mendorong pembelajaran antar peserta pelatihan dan kolaborasi lintas batas negara di ASEAN.

Gabung jadi Member ukmindonesia.id buat update terus info seputar UMKM dan peluang usaha!


Testimoni Peserta Pelatihan Go Digital ASEAN 2025: Produksi dan Keuntungan Meningkat

Salah satu kisah sukses dari program pelatihan ini datang dari Nafa Nurfaizah, seorang penjual kue dari Desa Tegal, Pandeglang, Banten. Melalui pelatihan Go Digital dan Grow Digital, ia memperoleh keterampilan bisnis dan pemasaran digital yang mampu membuat usaha kecil pembuatan kue tradisionalnya menjadi sebuah koperasi yang sukses.

“Pelatihan Go Digital dan Grow Digital memperkenalkan praktik berkelanjutan yang membantu kami mempertahankan kemasan daun pisang tradisional kami alih-alih beralih ke plastik. Kami juga mulai melakukan pemasaran digital di WhatsApp dan Facebook, memperluas basis pelanggan kami. Hasilnya, kami meningkatkan produksi kue harian dari 100 menjadi 200 potong, meningkatkan keuntungan kami dari Rp30.000 menjadi Rp100.000 per hari,” ujar Nurfaizah, seperti dilansir dari Medcom.id.

Dari negara Indonesia, pemerintah sejatinya telah menargetkan 30 juta UMKM untuk Go Digital pada tahun 2024 lalu. Tercatat hingga Desember 2023, total sekitar 27 juta UMKM telah bertransformasi ke ranah digital, atau 90% dari target tahun 2024.

Maka, untuk meningkatkan digitalisasi tersebut diperlukan kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan organisasi non-pemerintah yang berkelanjutan. Melalui program seperti Go Digital ASEAN ini, diharapkan agar pelaku UMKM dapat memanfaatkan teknologi digital agar bisa berdaya saing global, serta memperluas pasar di kancah internasional.

Jika tulisan ini bermanfaat, silahkan di share ke rekan-rekan Sahabat Wirausaha. Follow juga Instagram @ukmindonesia.id untuk update terus informasi seputar UMKM.

Referensi: Medcom.id, RadarBogor