Cara Kenalkan Produk Baru ke Konsumen – Pepatah yang mengatakan: tak kenal, maka tak sayang. ternyata juga berlaku untuk dunia bisnis. Sebagai pelaku usaha, Sahabat Wirausaha perlu memperkenalkan produk bisnis atau layanan agar dikenal oleh masyarakat secara umum.

Siapa nih diantara Sahabat Wirausaha yang sudah punya produk baru, tapi belum paham cara untuk memperkenalkan produk tersebut ke konsumen? Nah, dalam artikel ini, kita akan mengulas beberapa cara jitu yang bisa Sahabat Wirausaha terapkan. Yuk, simak ulasannya berikut ini.


Meluncurkan Produk Baru

Sahabat Wirausaha, bagian penting dari peluncuran produk baru adalah menciptakan penjualan yang laris manis. Agar penjualan berhasil, ada beberapa tahapan yang harus dilakukan oleh Sahabat Wirausaha. Apa saja? Disadur dari buku Launching New Products and Services karya Rodney Overton, setiap pelaku usaha perlu melakukan evaluasi terlebih dari dahulu dengan mengajukan beberapa pertanyaan penting seperti berikut ini.

  1. Evaluasi Pasar:
  • Siapa calon pelanggan produk Sahabat Wirausaha?
  • Seberapa besar potensi pasar tersebut?
  • Dengan siapa Sahabat Wirausaha ingin berbisnis?
  • Apa saja yang diinginkan oleh pelanggan potensial dari produk Sahabat Wirausaha?

Tips Evaluasi Pasar: Teliti dan pahami pasar sebelum memulai suatu bisnis. Pastikan juga bahwa Sahabat Wirausaha selalu update tentang perkembangan atau tren bisnis terkini, serta aturan-aturan pemerintah yang terbaru untuk UMKM di Indonesia.

Baca Juga: Mau Bangun Bisnis Skincare? Inilah 5 Daftar Perusahaan Maklon Skincare yang Bisa Kamu Pilih

  1. Evaluasi Pesaing:
  • Siapakah pesaing Sahabat Wirausaha?
  • Hal apa yang membuat pesaing Sahabat Wirausaha sukses?
  • Apa kekuatan pesaing Sahabat Wirausaha?
  • Apa saja aktivitas bisnis yang dilakukan pesaing tersebut?
  • Apa saja manfaat atau keunikan dari produk Sahabat Wirausaha yang berbeda dari pesaing?

Tips Evaluasi Pesaing: Evaluasi pesaing dapat dilakukan melalui analisis SWOT yaitu mengidentifikasi  Strength (kekuatan), Weaknesses (kelemahan), Opportunities (peluang), and Threats (ancaman). Mengapa analisis SWOT? Hal ini karena analisis SWOT membuat permasalahan yang kompleks menjadi lebih mudah ditangani. Dengan melakukan analisis SWOT, Sahabat Wirausaha dapat menyusun strategi bisnis yang tepat.

  1. Evaluasi Pemasaran:
  • Dimana Sahabat Wirausaha akan menemukan calon pelanggan?

Untuk menjawab pertanyaan ini, Sahabat Wirausaha perlu melakukan riset pasar terlebih dahulu. Namun, jangan gunakan waktu terlalu lama untuk bertindak. Sahabat Wirausaha dapat menemukan calon pelanggan melalui berbagai event UMKM atau di tempat-tempat yang baru dikunjungi. Siapkan brosur produk untuk dibagi-bagikan kepada para pengunjung.

  • Bagaimana cara Sahabat Wirausaha menjual produk baru?

Sahabat Wirausaha dapat memilih dan menentukan sendiri apakah produk baru Sahabat Wirausaha akan dijual melalui pengecer, distributor, agen atau pedagang besar, door to door, atau kah melalui marketplace.


Cara Kenalkan Produk Baru ke Konsumen

Dilansir dari kanal Youtube Antonius Arif, ada 3 (tiga) cara utama yang dapat diterapkan oleh pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk baru ke konsumen. Berikut penjelasannya.

1. Tentukan dan kenali siapa target pasar Anda

Pelaku UMKM harus tahu kepada siapa produk baru tersebut akan dijual dan siapa saja yang akan membeli. Apakah produk tersebut akan dijual kepada anak-anak sekolahan, pegawai kantoran, ibu rumah tangga, atau yang lainnya? Dengan mengidentifikasikan target calon pelanggan, pelaku UMKM dapat lebih mudah menentukan tempat/lokasi untuk berjualan.

Misalnya, Sahabat Wirausaha punya produk baru berupa ice cream, maka target calon pelanggan yang paling potensial adalah kalangan anak-anak kecil dan anak-anak sekolahan. Dengan demikian, lokasi paling strategis untuk berjualan adalah di area sekolah seperti TK/SD/SMP/SMA. Nah, jika tidak memiliki tempat berjualan khusus, maka Sahabat Wirausaha bisa menitipkan produk jualan di toko-toko yang berada di lokasi tersebut.

Baca Juga: Ide Bisnis Hari Raya Idul Fitri, 7 Bisnis Modal Kecil yang Bakal Laku di Momen Hari Raya

Ketika menitipkan produk jualan di toko, Sahabat Wirausaha bisa menawarkan win-win solution kepada pemilik toko. Hindari keinginan untuk memperoleh untung besar, namun merugikan pihak toko. Jika Sahabat Wirausaha dan pemilik toko sama-sama mendapatkan untung dari penjualan, tentu pemilik toko akan terus mengambil produk Sahabat Wirausaha untuk dijual. Utamakan keuntungan jangka panjang dibanding jangka pendek.

2. Gunakan media sosial sebagai sarana untuk promosi produk baru Anda

Jika ingin berhasil di era digital, pelaku UMKM wajib menggunakan media sosial sebagai sarana untuk kegiatan promosi dan publikasi. Media sosial dapat membantu Sahabat Wirausaha untuk memperkenalkan produk baru ke calon pelanggan serta menjangkau banyak pelanggan potensial. Lantas, apa saja yang perlu disiapkan?

Sahabat Wirausaha perlu melakukan pendaftaran akun media sosial, membuat profil bisnis yang jelas, serta menyiapkan konten produk berupa gambar/foto dan video yang menarik, disertai dengan deskripsinya. Selanjutnya, Sahabat Wirausaha dapat mempublikasikannya kepada target pengguna media sosial yang tersebar di seluruh Indonesia.

3. Jika belum memiliki toko, manfaatkan toko online untuk berjualan

Tempat terbaik untuk berjualan saat tidak memiliki bangunan toko secara fisik adalah toko online. Di Indonesia, terdapat banyak toko online yang dikenal masyarakat yaitu Tokopedia, Shopee, Bukalapak, Lazada, blibli.com, dan lainnya.

Sama seperti media sosial, toko online dapat membantu Sahabat Wirausaha untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Selain itu, bisnis yang dikelola oleh Sahabat Wirausaha akan tampak lebih terpercaya dan profesional.

Manfaatkan setiap fitur yang ada pada toko online untuk mengelola bisnis Sahabat Wirausaha. Hal ini dapat membantu Sahabat Wirausaha untuk meningkatkan penjualan. Jadi, tunggu apa lagi?

Baca Juga: Bikin Konsumen Percaya dengan Bisnismu, Begini 4 Cara Membangun Kredibilitas Website untuk UMKM


Tips Sukses Menjual Produk Baru

Sahabat Wirausaha, banyaknya produk baru yang memasuki pasar membuat persaingan semakin ketat. Sebab itu, ada beberapa tips sederhana dari Rodney Overton (2021), yang dapat diterapkan oleh pelaku UMKM agar sukses menjual produk baru ke konsumen yaitu sebagai berikut.

  1. Selalu berpikir positif. Tentukan tujuan dan target yang jelas.
  2. Sikap lebih penting daripada bakat dalam penjualan dan pemasaran. Oleh sebab itu, milikilah kegigihan dan antusiasme untuk berusaha.
  3. Rencanakan aktivitas harian, buat rencana promosi penjualan, rencana penjualan pribadi, rencana periklanan, dan rencana publisitas. Kemudian, lakukanlah sesuai rencana tersebut.
  4. Keberhasilan pemasaran tergantung pada kualitas produk dan kemampuan tenaga penjual.
  5. Semakin banyak Sahabat Wirausaha mengetahui tentang bisnis dan produk yang dibuat, maka semakin mudah untuk menjualnya. Artinya, Sahabat Wirausaha perlu memiliki kemampuan product knowledge yang baik agar dapat sukses dalam pemasaran produk.
  6. Agar orang lain percaya pada bisnis dan produk yang dijual – Sahabat Wirausaha harus mempercayainya terlebih dahulu. Miliki keyakinan bahwa produk Sahabat Wirausaha memiliki manfaat yang unggul dibandingkan produk pesaing.
  7. Beritahukan kepada calon pelanggan tentang manfaat dan keunggulan produk tersebut.
  8. Kemasan dapat berdampak besar pada alasan pelanggan membeli suatu produk atau layanan. Sebab itu, buatlah kemasan yang menarik dan aman.
  9. Bila diperlukan, gunakanlah jasa akuntan, konsultan, atau fasilitator yang baik.
  10. Memasarkan diri sendiri adalah proses seumur hidup – dengan semakin keras berusaha, maka bisnis Sahabat Wirausaha akan semakin baik dan berkembang.

Yuk, terapkan cara dan tips tersebut di atas. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Sahabat Wirausaha

Jika tulisan ini bermanfaat , silahkan di share ke rekan-rekan Sahabat Wirausaha. Follow juga Instagram @ukmindonesia.id untuk update terus informasi seputar UMKM. 

Referensi Youtube : Kanal Youtube Antonius Arif

Referensi eBook : Overton, Rodney. 2021. Launching New Products and Services. Australia: Martin Books Pty Ltd.