Ide Bisnis Kuliner Asal Nusa Tenggara Barat - Selain memiliki keanekaragaman budaya dan alamnya, Indonesia tidak hanya menawarkan keindahan panorama yang memukau, tetapi juga dimeriahkan dengan kelezatan kuliner yang penuh cita rasa. Dari Sabang hingga Merauke, setiap daerah memiliki keunikan dan kekayaan cita rasa yang menggambarkan keberagaman kuliner Indonesia. 

Melalui DetikFood, Prof. Dr. Ir. Murdijati Gardjito pada Sesi Food for Thought di Ubud Food Festival, Bali, mengatakan Indonesia memiliki jumlah total 3.259 kuliner dan akan terus berkembang. Salah satu kuliner khas Indonesia yang wajib Sahabat Wirausaha coba yaitu berasal dari Nusa Tenggara Barat. Jika Sahabat dapat memanfaatkan peluang, Sahabat Wirausaha juga bisa membuat bisnis dari makanan khas Nusa Tenggara Barat, lho!

Berikut kuliner khas Nusa Tenggara Barat yang bisa Sahabat Wirausaha coba sebagai ide bisnis!

1. Sate Bulayak

Sate Bulayak. Sumber: Facebook Syaifuddin Vedo

Ada lagi kuliner berbahan dasar daging ayam dari Nusa Tenggara Barat selain Ayam Taliwang nih, Sahabat Wirausaha! Namanya adalah Sate Bulayak. Sebenarnya sate bulayak tak begitu berbeda dari sate kebanyakan. Selain berbahan dasar daging ayam, sate bulayak juga bisa dibuat dari daging sapi dan jeroan.

Yang membuat sate bulayak menjadi khas yaitu terletak pada bumbu sate dan bulayak atau lontongnya. Menurut Indonesia Kaya, Bulayak adalah lontong yang dililit dengan daun aren atau enau. Bulayak berukuran lebih kecil dibanding lontong biasa. Karena dililit dengan cara spiral, saat membukanya juga harus dengan gerakan memutar.

Bumbu sate bulayak ini menggunakan bumbu kacang. Namun, bumbu kacang yang disajikan pada sate ini pun berbeda dari bumbu kacang pada sate pada umumnya. Rasa bumbu kacangnya mirip bumbu kari dengan lebih menonjolkan rasa pedas yang merupakan ciri khas masakan dari Lombok.

Baca Juga: 5 Ide Bisnis Kuliner Khas Nusa Tenggara Timur, Ada Makanan Ringan Hingga Berat!

Harga dan Keuntungan Sate Bulayak

Sate bulayak biasa dijual dengan rentang harga mulai dari Rp20.000,00 hingga Rp25.000,00 dengan harga modal 1 kg ayam bersih sebesar Rp75.000,00. Jika dalam 1 hari Sahabat dapat menjual 12 porsi sate bulayak dengan harga Rp25.000,00 satu porsinya, maka Sahabat akan mendapatkan untung sebesar Rp2.250 juta dalam kurun waktu 1 bulan, lho

Perlu diingat, keuntungan tersebut belum termasuk hal-hal lain yang dibutuhkan seperti bahan untuk bumbu, peralatan, dan lain sebagainya. Sahabat Wirausaha bisa menyesuaikan dengan kondisi masing-masing jika ingin membuka usaha sate bulayak.

Rinciannya sebagai berikut:

Harga 1 porsi sate bulayak = Rp25.000,00

Harga modal 1 kg ayam bersih = Rp75.000,00

1 porsi sate bulayak menggunakan 250 gram ayam.

1 kg ayam bersih dapat menghasilkan 4 porsi sate bulayak.

Harga 4 porsi sate bulayak = Rp100.000,00

Untung 1 kg ayam = Harga 4 porsi sate bulayak – Harga 1 kg ayam bersih

= Rp100.000,00- Rp75.000,00

= Rp25.000,00

Untung 1 bulan jika dalam 1 hari terjual 12 porsi = Rp75.000,00 x 30 hari

= Rp2.250.000,00

2. Beberuk Terong

Beberuk Terong. Sumber: Facebook Yesi Istiyani

Beberuk Terong adalah makanan khas dari Lombok yang sesuai dengan namanya, makanan ini berbahan dasar terong. Ada berbagai jenis terong yang dapat digunakan untuk membuat beberuk terong. Terong hijau bulat biasanya adalah jenis terong yang paling sering digunakan. 

Meskipun begitu, terong ungu, terong putih, dan terong kuning yang semuanya cocok untuk membuat beberuk terong. Setiap jenis terong memberikan rasa dan tekstur yang berbeda, sehingga memberikan pengalaman kuliner yang unik.

Selain berbahan dasar terong, makanan ini juga dilengkapi dengan bumbu pelengkap seperti bawang merah, cabe merah, tomat, dan rempah-rempah lainnya. Semua bahan ini dihaluskan bersama-sama dan dicampurkan dengan terong yang sudah dicincang.

Beberuk terong biasanya disajikan bersama dengan lauk pauk lainnya, seperti ayam goreng, ikan bakar, atau sate. Cita rasa dari beberuk terong dapat bervariasi sedikit tergantung pada variasi resep dan preferensi masak setiap orang yang membuatnya. Kombinasi rasa yang kaya dan tekstur yang unik menjadikan Beberuk Terong sebagai hidangan yang lezat dan menjadi pilihan yang menarik bagi pencinta kuliner Indonesia.

Baca Juga: Intip Rahasia Bisnis Olive Fried Chicken, Ayam Goreng Fenomenal di Yogya

Harga dan Keuntungan Beberuk Terong

Beberuk terong biasa dijual dengan rentang harga mulai dari Rp2.000,00 hingga Rp5.000,00 dengan harga modal 1 kg terong sebesar Rp12.000,00. Jika dalam 1 hari Sahabat dapat menjual 12 porsi beberuk terong dengan harga Rp5.000,00 satu porsinya, maka Sahabat akan mendapatkan untung sebesar Rp720 ribu dalam kurun waktu 1 bulan, lho! 

Perlu diingat, keuntungan tersebut belum termasuk hal-hal lain yang dibutuhkan seperti bahan untuk bumbu, peralatan, dan lain sebagainya. Sahabat Wirausaha bisa menyesuaikan dengan kondisi masing-masing jika ingin membuka usaha beberuk terong.

Rincian sebagai berikut:

Harga beberuk terong 1 porsi = Rp5.000,00

Harga terong 1 kg = Rp12.000,00

1 porsi beberuk terong = 250 gram terong

1 kg terong dapat menghasilkan 4 porsi beberuk terong

Untung 1 kg terong  = Harga 4 porsi beberuk terong - Harga 1 kg terong

= Rp20.000,00 – Rp12.000,00

= Rp8.000,00

Untung 1 bulan jika dalam 1 hari terjual 12 porsi = Rp24.000,00 x 30 hari

= Rp720.000,00

3. Cerorot

Cerorot. Sumber: Facebook Inaq Ubay

Berikutnya terdapat jajanan khas Nusa Tenggara Barat yang disebut cerorot. Jajanan ini dibungkus dengan daun kelapa yang membentuk seperti terompet kecil. cerorot terbuat dari tepung beras, gula merah, dan santan kelapa. Sehingga kue ini memiliki cita rasa yang manis.

Cerorot juga memiliki tekstur yang kenyal, dan menjadi camilan yang disukai oleh berbagai kalangan, dari anak-anak hingga dewasa. Jajanan ini biasanya disajikan pada saat acara-acara adat dan berbagai acara-acara tradisional. Dan kini cerorot dapat dengan mudah ditemui di pasar tradisional yang ada di Lombok.

Baca Juga: Kreatif dan Cerdas! Ungkap Kesuksesan Strategi Bisnis Menantea ala Jerome Polin

Harga dan Keuntungan Cerorot

Cerorot biasa dijual dengan harga Rp2.000,00. Jika dalam 1 hari Sahabat dapat menjual 80 pcs cerorot dengan harga Rp2.000,00 satu pcs-nya, maka Sahabat akan mendapatkan untung sebesar Rp5.280 juta dalam kurun waktu 1 bulan, lho!

Menjual jajanan memang tidak banyak mendapatkan hasil. Namun disisi lain, Sahabat tetap dapat penghasilan dan juga melestarikan warisan kuliner dari Nusa Tenggara Barat. Jadi, sebaiknya jika menjual jajanan cerorot juga ditambah dengan menjual aneka jajanan tradisional lainnya agar untungnya semakin terlihat.

Perlu diingat, keuntungan tersebut belum termasuk hal-hal lain yang dibutuhkan seperti bahan untuk bumbu, peralatan, dan lain sebagainya. Sahabat Wirausaha bisa menyesuaikan dengan kondisi masing-masing jika ingin membuka usaha cerorot.

Berikut rinciannya:

Harga 16 pcs cerorot = Rp32.000,00

32 lembar daun janur Rp5.000,00

125 g tepung beras = Rp2.000 (500g = Rp8.000,00)

50 g tepung kanji = Rp800,00 (500g = Rp8.000,00)

500 ml santan = Rp18.000,00

200 g gula merah = Rp4.000,00 (1 kg = Rp20.000,00)

Total harga bahan untuk 16 pcs cerorot = Rp29.800,00

Keuntungan 16 pcs cerorot = Harga 16 pcs cerorot - Total harga bahan 16 pcs cerorot

= Rp32.000,00 – Rp29.800,00

= Rp2.200,00

Untung 1 bulan jika dalam 1 hari terjual 80 pcs = Rp176.000,00 x 30 hari

= Rp5.280.000,00

4. Dodol Rumput Laut

Dodol Rumput Laut. Sumber: Instagram @fitrianti_adeeva91 

Sahabat pernah mendengar dodol rumput laut? Kalau belum, Sahabat bisa coba kuliner ini sebagai ide bisnis supaya semakin banyak masyarakat yang tahu tentang keberadaan jajanan tradisional khas Nusa Tenggara Barat ini, lho!

Dodol rumput laut memiliki keunikan tersendiri yang membedakannya dari dodol atau kue tradisional lainnya. Dengan menggunakan rumput laut sebagai bahan dasar dodol, memberikan cita rasa yang segar dan berbeda. Dodol ini juga memiliki tekstur yang kenyal dan lembut serta memiliki rasa yang manis.

Dodol rumput laut seringkali dihidangkan dalam bentuk potongan-potongan kecil, membuatnya mudah dinikmati sebagai camilan ringan atau oleh-oleh khas NTB. Aroma alami dari rumput laut memberikan sentuhan yang khas pada hidangan ini. 

Kuliner ini biasa ditemukan dalam bentuk kemasan yang praktis dan juga sudah tersebar di pasar tradisional, toko oleh-oleh, atau langsung dari para produsen lokal. Jadi Sahabat tidak perlu susah payah mencari dodol rumput laut ini.

Baca Juga: Keresahan Berbuah Ide Bisnis, Kisah Ladang Lima yang Cuan Milyaran dari Bisnis Olahan Singkong

Harga dan Keuntungan Dodol Rumput Laut

Dodol rumput laut biasa dijual dengan rentang harga mulai dari Rp12.000,00 hingga Rp90.000,00. Jika dalam 1 hari Sahabat dapat menjual 10 bungkus dodol rumput laut dengan harga Rp90.000,00 satu bungkusnya, maka Sahabat akan mendapatkan untung sebesar Rp1.500 juta dalam kurun waktu 1 bulan, lho! 

Karena dodol rumput laut ini sudah banyak dijual dalam bentuk kemasan, jika Sahabat ingin memulai usaha dodol rumput laut, sebaiknya menjual dodol rumput laut ini dengan langsung memesan dari supplier dan memajang kuliner ini dengan oleh-oleh lain khas Nusa Tenggara Barat. Selain karena praktis, Sahabat tidak perlu susah payah untuk membuat dodol rumput laut ini dari awal.

Berikut rinciannya:

Harga modal dodol rumput laut 800 gram = Rp85.000,00

Harga jual dodol rumput laut 800 gram = Rp90.000,00

Untung 1 bulan jika dalam 1 hari terjual 10 bungkus = Rp5.000,00 x 30 hari = Rp1.500.000,00

5. Ayam Taliwang

Ayam Taliwang. Sumber: Facebook Kuliner Khas Lombok Kr. Taliwang

Meskipun banyak olahan ayam yang menjamur, ayam taliwang juga tidak kalah menarik untuk dicoba lho, Sahabat! Sesuai dengan namanya, ayam Taliwang berasal dari daerah Taliwang, Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat. Penyajian dari ayam Taliwang tak jauh berbeda dengan ayam lalapan yang biasa dijual. Namun, hal yang membedakan kuliner ini dengan kuliner lainnya yaitu terletak pada bumbunya. 

Bumbu dari ayam Taliwang ini terkenal dengan cita rasa yang pedas dan nikmat. Bumbu ini terdiri dari campuran cabai, kemiri, bawang merah, bawang putih, dan rempah-rempah lainnya yang diracik dengan proporsi yang pas. Hasilnya adalah hidangan ayam beraroma harum dan cita rasa pedas yang memikat. 

Selain bumbu yang harus diperhatikan, bahan utama dari makanan ini, yaitu ayam kampung muda juga harus diperhatikan. Dengan pemilihan bahan utama dan bumbu yang baik, maka diharapkan cita rasa dan kualitas yang disajikan juga akan baik kepada pembeli.

Seiring dengan popularitasnya, ayam Taliwang pun mengalami inovasi dalam variasi menu. Mulai dari ayam Taliwang goreng, bakar, hingga Ayam Taliwang dalam kemasan, variasi ini menarik minat berbagai kalangan. Inovasi ini memungkinkan Ayam Taliwang tetap menjadi hidangan yang relevan dan menyesuaikan diri dengan selera konsumen.

Seperti yang dilakukan oleh Hj Ida Ghaffar, pemilik Rumah Makan Taliwang Jalan Airlangga, Gomong, Kota Mataram yang membuat kreasi ayam Taliwang dalam kemasan yang praktis dan tentunya bisa dijadikan oleh-oleh. Sampai saat ini, Ayam Taliwang Beca Bero oleh Hj Ida Ghaffar telah terjual hingga lebih dari 100 pcs pada platform e-commerce Shopee.

Baca Juga: 5 Tips Sukses Berdagang Kaki Lima, Solusi Bagi yang Punya Modal Terbatas

Harga dan Keuntungan Ayam Taliwang

Keuntungan yang didapat jika menjual ayam Taliwang cukup menggiurkan lho, Sahabat Wirausaha! Jika dalam 1 hari Sahabat dapat menjual 5 ekor ayam Bakar Taliwang dengan harga Rp135.000,00, dengan modal harga ayam utuh yang sudah bersih sebesar Rp75.000,00 maka Sahabat akan mendapatkan untung sebesar Rp9 juta dalam kurun waktu 1 bulan! 

Namun, keuntungan tersebut belum termasuk hal-hal lain yang dibutuhkan seperti bahan untuk bumbu, peralatan, dan lain sebagainya. Sahabat Wirausaha bisa menyesuaikan dengan kondisi masing-masing jika ingin membuka usaha ayam Taliwang.

Rinciannya sebagai berikut:

Harga 1 ekor ayam Taliwang = Rp135.000,00

Harga modal 1 ekor ayam bersih = Rp75.000,00

Untung 1 ekor ayam = Harga ayam Taliwang – harga modal ayam bersih 

= Rp135.000,00 – Rp75.000,00

= Rp60.000,00

Untung 1 hari = jika terjual 5 ekor ayam = Rp300.000,00

Untung 1 bulan = Rp300.000,00 x 30 hari = Rp9.000.00,00

Dari berbagai macam ide bisnis kuliner dari Nusa Tenggara Barat, kuliner mana yang ingin Sahabat coba? Perhatikan lagi hal-hal detail agar usaha kuliner Sahabat semakin lancer, ya!

Jika tulisan ini bermanfaat , silahkan di share ke rekan-rekan Sahabat Wirausaha. Follow juga Instagram @ukmindonesia.id untuk update terus informasi seputar UMKM. 

Sumber:

  1. https://lombokpost.jawapos.com/feature/1502773101/mengenal-hj-ida-ghaffar-penggagas-ayam-taliwang-dalam-kemasan 
  2. https://www.hops.id/unik/29410423797/raup-omset-rp500-juta-per-bulan-ayu-pedagang-ayam-taliwang-dari-banten-bisa-beli-rumah-dan-3-unit-mobil
  3. https://indonesiakaya.com/pustaka-indonesia/sate-bulayak-sate-andalan-warga-lombok/