Sahabat Wirausaha, biaya berjualan di marketplace memang naik dalam beberapa tahun terakhir, dan ini bukan sekadar perasaan. Berdasarkan laporan keuangan salah satu perusahaan induk marketplace besar di Asia Tenggara untuk kuartal II 2026, pendapatan yang mereka ambil dari seller tumbuh jauh lebih cepat dibanding total nilai transaksi yang terjadi di platform. Artinya, semakin lama, semakin besar porsi yang harus disisihkan seller dari setiap transaksi.
Kalau kamu jualan di marketplace dan merasa margin makin tipis padahal omzet terlihat stabil atau bahkan naik, kamu tidak sendirian. Fenomena ini terjadi karena model bisnis platform e-commerce memang berubah — dari fokus membesarkan jumlah transaksi, menjadi fokus memaksimalkan pendapatan dari setiap transaksi yang sudah ada.
Baca Juga: Permen UMKM 3/2026: Diskon 50% Biaya Layanan Marketplace, Cek Faktanya
Apa Itu GMV dan...