Tips Memulai Bisnis Sayur - Pernahkah Sahabat Wirausaha ingin memulai bisnis tapi bingung mau mulai darimana dan apa bisnis yang bisa  ditekuni? Nah, bisnis kekinian ala Farida ini mungkin cocok dan bisa menginspirasi Sahabat Wirausaha yang ingin berbisnis, khususnya dalam bisnis sayuran.  

Barangkali menjual sayur selama ini terkesan tradisional dan omsetnya kecil. Namun Farida memberikan cara baru menjual sayuran hingga mampu menghasilkan omset hampir 1 juta Rupiah perhari. Seperti apa tips memulai bisnis sayur ala Farida itu? Simak terus ulasannya dalam artikel berikut ini.


Usung Konsep Berbeda Saat Jualan 

Farida merupakan salah satu penjual sayur yang berhasil mendapatkan omset 1,5 juta per bulan dalam waktu 3-4 bulan pertama. Konsep penjualan sayur yang diterapkan Farida berbeda dengan penjualan sayuran pada umumnya yang seringkali dijual dengan dihamparkan di lapak jualan di pasar.  Penjualan ala Farida ini menggunakan prinsip ekonomis dan praktis baik dari segi kemasan maupun strategi penjualannya, meskipun lokasi penjualannya juga berada di pasar tradisional.

Sumber: Youtube Madali Food 

Farida mengemas sayuran yang ia jual dalam bungkus plastik seperti halnya penjualan sayur di pasar modern (supermarket), namun dengan kemasan yang ekonomis. Ia mengemasnya dalam beberapa variasi harga dari mulai Rp2.000 hingga Rp7.000 sehingga hal itu memudahkan pembeli yang seringkali ingin membeli sayuran dalam jumlah kecil, atau kesulitan tawar menawar serta bagi pembeli yang mengutamakan pengemasan yang higienis. 

Strategi pengemasan yang diterapkan Farida adalah dengan mengkombinasikan beberapa macam sayuran dan dikemas menjadi beberapa variasi kemasan yang praktis dan ekonomis. Ia juga melengkapinya dengan menjual bumbu rempah sesuai kebutuhan pembeli, seperti bumbu rempah untuk rendang dan berbagai macam masakan lainnya. 

Eceran kemasan yang sudah dibungkus rapi kemudian disusun di rak-rak yang sudah disediakan sehingga memungkinkan pembeli memilih sendiri sayuran yang sudah disiapkan. Dalam pemasarannya Farida menjual di pinggir jalan di Kawasan Pasar Klodran, Karawang dengan menggunakan rak yang berisi hampir 100 pack sayuran yang sudah dalam bentuk kemasan ekonomis atau eceran mulai dari harga 2000-an untuk jenis bumbu dapur, serba 3000-an  hingga serba 5000-an dari berbagai macam jenis sayuran segar.

Baca Juga: 6 Cara Membangun Keunikan Produk Melalui Riset Pasar, Sukses Beradaptasi di Pasar yang Kompetitif


Strategi Penjualan Bisnis Sayuran Farida

Alhasil, meskipun hanya dalam waktu 4 bulan, Farida sudah mampu mencapai omset satu setengah juta dengan rata-rata merupakan transaksi langsung. Tentu saja hal ini terlihat dari pembeli yang berdatanganan langsung ke lapak Farida dan jumlahnya terus bertambah setiap minggunya.

Adapun salah satu strategi promosi yang dilakukan oleh Farida adalah memberikan reward pembelanjaan dengan nominal tertentu berupa sayuran segar sehingga pembeli akan lebih tertarik dan berminat untuk membeli dengan jumlah banyak. Adapun penjualan sayuran Farida ini berlokasi di Kejolomayu, Karawang, Jawa Tengah.

Sumber: Youtube Madali Food 

Tips Memulai Bisnis Sayur lainnya yang diterapkan Farida yaitu dengan menyediakan layanan pesan antar. Pembeli dapat langsung memesan melalui WA (Whatsapp) dengan memindai kode barcode yang sudah disediakan di lapak sayuran Farida. 

Tips Memulai Bisnis Sayur ini dilakukan agar mampu memudahkan pembeli serta mampu menjangkau lebih banyak orang. Hal itu juga mampu menjaga agar pelanggan tetap tidak beralih karena kesulitan untuk membeli sayuran secara langsung. 

Farida menjual sayuran atau membuka lapaknya di pasar hanya pada hari Minggu, di hari lainnya ia memfokuskan pada layanan pesan antar. Pembeli yang membeli melalui layanan pesan antar tersebut rata-rata merupakan pelanggan Farida yang sering datang ke lapaknya. 

Meski demikian, melalui pesan antar ini, volume pemesanan mencapai 20 pack per hari, lalu pada hari Minggu pembeli dapat membeli sayuran secara langsung di lapak sayuran Farida di kios Pasar Klodran, Karawang, Jawa Tengah.

Bahkan permintaan yang masuk ke Farida banyak muncul dari luar kota bahkan dari Kalimantan, Madura, Lamongan, Surabaya. Meski demikian Farida belum mampu menyanggupi pesanan dari luar kota karena masih terkendala dengan pengiriman dan resiko sayuran busuk selama proses pengiriman.

Baca Juga: Strategi Stealth Marketing, Teknik Pemasaran Unik yang Ciptakan Pengalaman Berkesan Bagi Pelanggan


Tips Memulai Bisnis Sayur Ala Farida

Keberhasilan strategi penjualan bisnis sayuran ala Farida ini memberikan pandangan baru kepada Sahabat Wirausaha yang juga ingin menekuni bisnis sayuran agar mampu bersaing dengan strategi penjualan yang berbeda.  Ini dia tips-tips Farida bagi Sahabat Wirausaha yang tertarik menekuni bisnis sayuran yaitu: 

1. Menyesuaikan dengan Kebutuhan dan Pendapatan Masyarakat

Menurut Farida salah satu strategi pemasaran yang dapat diterapkan adalah menyesuaikan harga produk sesuai dengan pendapatan atau UMR atau UMK daerah tersebut. Farida memberikan pertimbangan harga yang terjangkau dijadikan patokan adalah karena Solo termasuk dalam kota yang memiliki UMR terendah sehingga seharga Rp7.500 maupun Rp5.000 merupakan harga yang masih bisa dijangkau oleh masyarakat. Tentu harga tersebut berbeda di daerah dengan UMR lebih tinggi.

Sahabat Wirausaha yang berminat untuk menjual sayur seperti Farida dapat membeli sayuran dari pasar induk dan mengemas ulang menjadi beberapa kemasan ekonomis baik di harga Rp5.000 - Rp10.000 dengan perhitungan dan pertimbangan harga sayur dan target keuntungan yang diinginkan. 

Pertimbangan penetapan harga juga berdasarkan harga sayuran di pasar induk. Dengan begitu, sayuran yang harganya naik dapat dikombinasikan dengan sayuran yang harganya murah sehingga harga tetap stabil dan target keuntungan juga bisa tercapai.

2. Menjaga Kualitas Sayuran Agar Tetap Segar 

Sahabat Wirausaha yang berminat untuk menjual sayuran menurut Farida perlu memperhatikan kesegaran dan kualitas sayuran sehingga apabila ada yang busuk atau tidak memberikan garansi untuk mengganti dengan sayuran yang baru.  Hal itu merupakan upaya Farida menjaga loyalitas dan kepercayaan pembeli. 

Farida juga menyarankan bahwa meskipun pelanggan sudah semakin banyak dan kuantitas pemesanan semakin meningkat, tetapi kualitas dan kepercayaan pelanggan harus tetap dijaga. Sehingga citra produk juga akan semakin baik di mata masyarakat atau pembeli.

Baca Juga: Semakin Diminati Konsumen, Ini Dia 9 Cara Memulai Bisnis Sayuran Organik

3. Praktis dan Murah

Prinsip yang membuat orang-orang tertarik untuk membeli di kios/lapak Farida adalah karena pengemasan yang praktis dan mudah.  Pembeli dapat dengan mudah memilih sayuran dengan harga yang sudah tertera serta dengan pengemasan yang lebih ekonomis sehingga pembeli tidak harus membeli dengan jumlah banyak dan tidak perlu tawar menawar. Pengemasan yang praktis memberikan kemudahan dan awareness bagi pembeli yang sangat memperhatikan kebersihan sayuran. 

Pola pengemasan ala Farida ini biasanya Sahabat Wirausaha temukan di pasar modern dengan perbedaan harga yang terpaut jauh dengan harga di pasar. Kelebihannya terletak pada kualitas sayuran dan pengemasan yang rapi sehingga sayuran terlihat lebih higienis. Hal itu kemudian diterapkan Farida dengan versi yang berbeda sehingga kali ini orang dengan mudah menemukannya di pasar.

Sahabat Wirausaha yang tertarik menekuni bisnis sayuran ini dapat mengikuti tips memulai bisnis sayur ala Farida. Pengemasan sayuran melalui kemasan yang lebih ekonomis dapat Sahabat Wirausaha adopsi dengan harga yang menyesuaikan dengan penghasilan atau UMR di daerah Sahabat Wirausaha. Meski demikian, pola ini juga bisa diterapkan pada jenis produk yang lain, seperti buah, atau dagangan yang biasa dijajakan di pasar. 

Jika tulisan ini bermanfaat , silahkan di share ke rekan-rekan Sahabat Wirausaha. Follow juga Instagram @ukmindonesia.id untuk update terus informasi seputar UMKM. 

Referensi:

Youtube Madali Food, youtube.com/watch?v=m17thV6xm0U