Susu Mbok Darmi – Sahabat Wirausaha, jika bicara mengenai minuman favorit di Indonesia mungkin yang terlintas di benak kita semua adalah kopi. Bahkan berdasarkan studi yang dilakukan tim Snapcart seperti dilansir Ottencoffe, 79% masyarakat Indonesia teridentifikasi sebagai peminum kopi pada tahun 2023. Namun, kini popularitas susu murni mulai menyaingi kopi. 

Kebutuhan pasar atas susu di Indonesia pada tahun 2022 seperti dilansir Kompas mencapai 4,4 juta ton. Angka ini bahkan naik sekitar satu juta ton dari tahun 2021 berdasarkan data Direktorat Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan. Jumlah ini menandakan konsumsi susu di Indonesia terus meningkat sehingga jadi salah satu peluang pasar menjanjikan. Hal itulah yang berhasil dipahami oleh Dhony Pratama dengan bisnisnya, Susu Mbok Darmi.


Berawal dari Kantin Kampus, Susu Mbok Darmi Raup Ratusan Juta Rupiah Per Bulan

Menempuh pendidikan di Fakultas Peternakan, IPB (Institut Pertanian Bogor), membuat Dhony sejatinya sudah biasa dengan hewan-hewan ternak dan segala produk yang bisa dihasilkan seperti susu segar dari sapi. Berbekal ilmu yang dipelajari, pria kelahiran Pontianak ini akhirnya terpikirkan sebuah ide usaha dari susu yang diharapkan bisa menambah uang sakunya saat berkuliah di Bogor. 

foto: Usman/TrobosLivestock

Mengajak Saeful Ansor yang kebetulan adalah rekan sesama angkatannya di IPB, Dhony akhirnya mulai menggeluti usaha minuman berbahan dasar susu pada tahun 2013 silam saat dirinya berumur 20 tahun. Lantaran masih berstatus sebagai mahasiswa Fakultas Peternakan IPB, Dhony pun menggunakan kantin jurusannya di kampus sebagai outlet pertama produk susu yang kemudian diberi nama Susu Mbok Darmi itu.

Bagi pria yang lahir pada 3 Oktober 1993 itu, nama Susu Mbok Darmi memang sengaja dipilih di tengah semaraknya produk-produk minuman dengan merek ‘kebarat-baratan’. Lantaran nama yang terasa sangat Indonesia dan begitu sederhana itulah, Susu Mbok Darmi justru mampu menarik perhatian pasar, seperti dilansir Bisnis. Apalagi Dhony dan Saeful menggunakan tagline yang sangat unik yakni ‘Sehatkan tubuhmu dengan susuku’.

Baca Juga: Bikin Konsumen Percaya dengan Bisnismu, Begini 4 Cara Membangun Kredibilitas Website untuk UMKM

“Waktu itu kami hanya ingin dapat uang untuk biaya kuliah. Apalagi kan saya dan Saeful adalah mahasiswa perantau di Bogor, jadi harus cari uang tambahan untuk bertahan hidup,” kisah Dhony seperti dilansir Trobos. Kala itu produk-produk Susu Mbok Darmi dipasok dari kandang-kandang pratikum Fakultas Peternakan IPB dengan jumlah 10-20 liter per hari. 

Niat sederhana untuk sekadar menambah uang jajan saat kuliah itu justru akhirnya menjadi sebuah bisnis yang sangat menjanjikan. Melihat potensi bisnis Susu Mbok Darmi, Dhony pun semakin serius dengan mendirikan entitas resmi PT Sumoda Tama Berkah. Bahkan empat tahun kemudian yakni sekitar 2017-2018, Dhony mulai membuka outlet baru Susu Mbok Darmi salah satu mall di Bogor.

foto: Dokumentasi tim ShopeePay

Kini setelah satu dekade Susu Mbok Darmi berjalan, Dhony sudah memiliki puluhan outlet lain yang tersebar tak hanya di Bogor, bahkan sampai ke luar provinsi seperti Jawa Tengah dan Jawa Timur. Tak main-main, setidaknya Susu Mbok Darmi saat ini sudah memiliki 36 outlet dengan total 130 karyawan, sebuah perkembangan bisnis yang cukup pesat padahal produk susu pasteurisasi ini berawal hanya di kantin kampus.

Bahkan saat Susu Mbok Darmi baru lima tahun berjalan, Dhony mampu meraih omzet hingga Rp800 juta sampai Rp1 miliar per bulan. Meskipun begitu dirinya mengakui profit yang diterima hanya sekitar 30% saja karena 70% dihabiskan untuk biaya produksi dan operasional yang cukup tinggi. Baginya, sudah mampu membuka lapangan pekerjaan di usia muda adalah sebuah kebanggaan tersendiri, sehingga dia terus memperbanyak cabang bisnisnya.


5 Strategi Bisnis Susu Mbok Darmi yang Bisa Dipelajari Pelaku UMKM

Melihat perjalanan bisnis Susu Mbok Darmi, tidak berlebihan kiranya jika disebut kalau Dhony merupakan salah satu pebisnis milenial yang sangat sukses. Di usianya yang kini baru menginjak 30 tahun, Dhony senantiasa menerapkan strategi terbaik agar Susu Mbok Darmi bisa berjalan lancar. Supaya paham bagaimana perjalanan 10 tahun bisnis Susu Mbok Darmi dan masih bertahan hingga kini, berikut beberapa hal yang wajib Sahabat Wirausaha pelajari:

1. Paham Target Pasar

Banyak orang berpikir bahwa untuk mulai berbisnis haruslah punya latar belakang pendidikan bisnis atau ekonomi. Padahal faktanya tidak, karena langkah paling awal ketika Sahabat Wirausaha ingin jadi pebisnis adalah memahami seperti apa target pasar yang diinginkan. Hal itulah yang sudah dilakukan Dhony lantaran dirinya tahu betul calon-calon konsumen Susu Mbok Darmi bahkan sejak bisnisnya bermula yakni rekannya sesama mahasiswa.

Pemahaman ini yang membuat Dhony langsung menjual produk Susu Mbok Darmi di kantin mahasiswa kampus Fakultas Peternakan IPB. “Sejak pertama memulai usaha ini, kami memang sudah berencana kalau produknya bisa menjangkau pasar dengan cepat. Karena itu kami memilih kantin di kampus yang target pasarnya sudah jelas ada, yaitu mahasiswa. Susu Mbok Darmi menyapa para konsumen dengan istilah ‘cucu si mbok’,” jelas Dhony.

Baca Juga: Panduan Strategi Marketing Untuk Target Pasar Gen Z, Optimalkan Cuan di Era Digital! 

2. Nama Brand Unik

Dalam menjalankan sebuah bisnis, kita tentu harus siap dengan yang namanya kompetitor. Bahkan tak jarang kompetitor juga menjual produk yang berbahan dasar sama persis. Kalau sudah begini, apa yang membuat sebuah produk bisa menarik perhatian? Benar kalau jawaban Sahabat Wirausaha adalah menggunakan nama brand yang unik, karena hal itu juga dilakukan oleh Dhony lewat brand Susu Mbok Darmi.

Meskipun tampak seperti ‘melawan arus’ di kala banyak anak-anak muda lebih suka meminum kopi, nama dan slogan bisnis yang nyeleneh membuat Susu Mbok Darmi langsung menarik perhatian karena keunikannya. Hal ini yang membuat Susu Mbok Darmi dibicarakan oleh banyak orang bahkan sampai viral di internet yang membuat popularitasnya melejit, karena banyak yang ingin menjadi ‘cucu si mbok’.

3. Inovasi Produk

foto: Tsaniyah Faidah/Tribun News Bogor

Tentu dibandingkan minuman kemasan lain di pasaran, Susu Mbok Darmi bisa dibilang cukup ‘jadul’. Tetapi konsep lokal itu justru dikemas Dhony dengan begitu inovatif sehingga membuatnya berhasil. Dilansir dari website Alumni IPB Pedia, Dhony mengaku kalau dia hanya membutuhkan waktu dua pekan saja untuk melakukan riset dan penelitian, sebelum produk Susu Mbok Darmi resmi dirilis ke pasaran.

“Namun dalam masa dua minggu itu, kami menemukan banyak sekali ide bisnis mulai dari varian rasa, packaging sampai nama brand identity. Modal awalnya saat itu Rp1,4 juta, saya dan Saeful masing-masing Rp700 ribu untuk pembelian bahan baku dan perlengkapan, meskipun memang dibantu oleh alat riset kampus juga. Untuk susunya kami menggunakan sistem PO (Pre-Order) selama satu minggu,” lanjut Dhony panjang lebar.

Saat ini, Susu Mbok Darmi sudah memiliki 19 varian rasa yang dijual dalam tiga kategori yakni spesial, fresh dan premium. Dijual dengan kisaran harga mulai dari Rp6.000 sampai Rp20 ribu per cup, Susu Mbok Darmi pun muncul sebagai produk susu pasteurisasi yang inovatif.

Baca Juga: Berawal dari Resep Keluarga, Eatsambal Raup Omzet Milyaran Berkat Inovasi dan Kreativitas

4. Quality Control Berlapis

Strategi bisnis yang membuat Susu Mbok Darmi tetap mampu mempertahankan eksistensinya hingga 10 tahun berjalan adalah selalu menjaga kualitas produk. Bahkan Dhony menegaskan kalau pihaknya tak bermitra dengan pihak luar, lantaran kerjasama yang terjadi hanya kepada orang-orang yang dikenal.

“Semua perjanjian itu tercatat dengan baik karena kami lakukan di notaris, meskipun pihak yang diajak kerjasama memang sudah kita kenal baik. Meskipun ada pihak ketiga, tetap seluruh operasional dilakukan tim Susu Mbok Darmi. Bahan baku susu pasteurisasi ini juga diolah sendiri sejak hulu, mulai dari susu mentah bukan membeli susu UHT di pasaran. untuk itu kandungan nilai gizi susu lebih baik daripada UHT,” ungkap Dhony.

Saat ini Susu Mbok Darmi bekerjasama dengan sekitar 13 peternak lokal di wilayah Bogor termasuk koperasi di Cisarua untuk memasok bahan baku susu mentah. Dhony tak segan untuk menawarkan harga lebih tinggi kepada para peternak sapi lokal sehingga seluruh susu sapi berkualiats tinggi dijual pada pabrik Susu Mbok Darmi alih-alih pedagang eceran. Dengan quality contol ketat yang dilakukan tiap hari, produknya pun tetap terjamin sampai di tangan konsumen.

5. Pelajari Marketing Online

Rahasia bisnis terakhir yang dilakukan Susu Mbok Darmi hingga masih tetap bertahan adalah mempelajari teknik marketing online. Menurut Dhony saat ini model bisnis Susu Mbok Darmi  menuju grab and go bukan lagi dine-in, sehingga model bisnis sistem online akan membantu meningkatkan penghasilan. Sejak Januari 2020, Susu Mbok Darmi sudah menggunakan layanan pembayaran digital demi merambah penjualan dan pemasaran internet.

Bahkan seiring dengan meningkatnya gaya belanja online, Susu Mbok Darmi juga melakukan kampanye tanggal cantik di sebuah marketplace, lewat sejumlah promo yang mampu mendongkrak penjualan hingga 36%, seperti dilansir Fortune Indonesia. Tak heran ketika pandemi Covid-19 melanda, Susu Mbok Darmi mampu bertahan hingga menjual 100 ribu – 135 ribu cup sebulan dengan total produksi susu murni 1.000-2.000 liter per hari pada 2021.

Kini ke depannya, Dhony yang juga menempuh pendidikan S2 di Program Magister Manajemen SB (Sekolah Bisnis) IPB ini menargetkan agar outlet Susu Mbok Darmi bisa tersebar di seluruh Pulau Jawa, hingga tahun 2027 mendatang. Luar bisa keren, bukan? Untuk itulah Sahabat Wirausaha bisa meniru jejak kesuksesan Dhony bersama Susu Mbok Darmi. Semangat!

Jika tulisan ini bermanfaat , silahkan di share ke rekan-rekan Sahabat Wirausaha. Follow juga Instagram @ukmindonesia.id untuk update terus informasi seputar UMKM.