Clay Banks | Unsplash.com

Transaksi digital saat ini telah berkembang dengan berbagai macam inovasi yang menjadikannya lebih praktis, nyaman, dan aman untuk kegiatan jual-beli. Tak heran jika kini sistem transaksi digital di Indonesia tengah bertumbuh pesat.

Riset dari Ipsos, sebuah perusahaan riset pasar yang bermarkas di Paris, yang dirilis pada Februari 2020 itu mengungkapkan bahwa generasi milenial dan Gen-Z adalah generasi yang terbesar mengadopsi dompet digital. Penelitian ini menemukan bahwa GoPay merupakan dompet digital yang paling banyak dikenal oleh generasi milenial dan Gen-Z (58%), disusul OVO(29%), Dana (9%), dan LinkAja (4%).

Melihat data di atas, maka sudah sepantasnya UMKM beradaptasi dengan kebutuhan konsumen untuk dapat mengadopsi dompet digital. Tak cuma e-wallet, ada berbagai macam aplikasi yang dapat kita manfaatkan untuk menunjang transaksi bisnis yang lebih transparan, aman, dan praktis. Apa sajakah aplikasi tersebut? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Baca Juga: Aplikasi


Sekilas Tentang Transaksi Digital dan Uang Elektronik

Transaksi digital adalah salah satu bentuk perkembangan teknologi yang memudahkan masyarakat dalam melakukan transaksi pembayaran melalui perangkat atau gawai, melalui internet dan difasilitasi melalui sebuah aplikasi, baik yang tersedia pada smartphone maupun dalam bentuk website.

Saat ini, transaksi digital telah mengubah cara pembayaran, dari yang menggunakan uang fisik (cash) berubah menjadi cara pembayaran dengan non-tunai (cashless), dari pembayaran langsung menjadi transfer, dari dompet tradisional menjadi dompet digital.

Sementara itu, menurut Bank Indonesia, yang dimaksud dengan uang elektronik adalah alat pembayaran yang memenuhi unsur-unsur diterbitkan atas dasar nilai uang yang disetor terlebih dahulu oleh pemegang kepada penerbit, nilai uang disimpan secara elektronik dalam suatu media seperti server atau chip Pemegang adalah pihak yang menggunakan uang elektronik.

Baca Juga: Tips Mudah Bikin Laporan Keuangan Dengan Aplikasi Digital

Sedangkan, penerbit adalah Bank atau Lembaga Selain Bank yang menerbitkan uang elektronik. Apabila sebuah uang digital tidak memenuhi salah satu unsur di atas maka tidak dapat dikatakan uang digital atau keberadaannya dianggap ilegal.


Ragam Aplikasi Digital Untuk Menunjang Transaksi Digital

Terdapat berbagai macam aplikasi yang dapat digunakan untuk menunjang transaksi digital di Indonesia. Mungkin sebagian dari kita sudah tidak asing lagi. Aplikasi tersebut ada yang diterbitkan dan dikelola oleh lembaga perbankan, baik bank negara maupun bank swasta, dan juga terdapat dompet digital yang dikembangkan oleh berbagai startup di Indonesia.

1. Mobile Banking

Mobile banking merupakan layanan yang memungkinkan nasabah bank melakukan transaksi perbankan melalui ponsel atau smartphone. Layanan mobile banking dapat digunakan dengan menggunakan menu yang sudah tersedia melalui aplikasi yang dapat diunduh dan diinstal oleh nasabah. Mobile banking menawarkan kemudahan jika dibandingkan dengan SMS banking karena nasabah tidak perlu mengingat format pesan SMS yang akan dikirimkan ke bank dan juga nomor tujuan SMS banking.

Mobile banking menghadirkan layanan layaknya ATM yang dapat diakses melalui smartphone dan internet. Dengan ini, Anda tidak harus datang dan mengantri di ATM untuk mendapatkan layanan serupa. Anda dapat melakukan transfer dan melakukan berbagai pembayaran. Mobile banking telah diterbitkan dan dikelola oleh lembaga perbankan, baik bank negara maupun bank swasta.

Baca Juga: 10 Aplikasi Keuangan Digital

Untuk menggunakan mobile banking, nasabah harus mendaftarkan diri terlebih dahulu ke bank. Nasabah dapat memanfaatkan layanan mobile banking dengan cara mengakses menu yang telah tersedia pada aplikasi yang terinstal di ponsel. Apabila nasabah menggunakan mobile banking melalui aplikasi yang terinstal di ponsel, nasabah harus mengunduh dan menginstal aplikasi pada telepon seluler terlebih dahulu.

Pada saat membuka aplikasi tersebut, nasabah harus memasukkan User-ID dan password untuk login, kemudian nasabah dapat memilih menu transaksi yang tersedia dan diminta memasukkan OTP saat menjalankan transaksi.

2. Aplikasi Kasir

Seiring perkembangan teknologi informasi, cash register maupun pencatatan transaksi secara manual mulai digantikan oleh komputer sebagai media point of sales (POS) yang biasa disebut dengan aplikasi kasir, software kasir ataupun aplikasi toko.

Penggunaan aplikasi ini akan mempermudah jalannya transaksi karena dengan fitur otomasi, proses transaksi dapat dilakukan dengan lebih cepat. Jadi, pelanggan tidak perlu mengantri panjang dan lama.

Jika kita menggunakan aplikasi kasir, data transaksi otomatis tersimpan dan dapat dimonitoring sewaktu-waktu. Hal tersebut akan memberikan Anda banyak keuntungan adalah hal manajemen keuangan dan pembuatan laporan keuangan secara teratur. Beberapa aplikasi keuangan juga memberikan hasil analisis data transaksi yang berguna bagi Anda dalam mengambil suatu keputusan berdasarkan data.

Baca Juga: 5 Aplikasi Pembuat Konten yang Perlu UKM Miliki

Contoh aplikasi kasir adalah Moka POS dan Kasir Pintar. Aplikasi tersebut dapat digunakan secara gratis dengan layanan tambahan berbayar sesuai dengan kebutuhan serta layanan premium dengan biaya berlangganan perbulan.

3. Aplikasi Pembukuan

Laporan keuangan merupakan salah satu hal paling penting yang harus dipahami oleh pengusaha. Pasalnya, langkah yang akan diambil untuk keberlangsungan bisnis diambil berdasarkan laporan tersebut.

Dengan menggunakan aplikasi pembukuan, proses input data tidak harus dilakukan secara manual dan kita tidak perlu belajar akuntansi selama bertahun-tahun hanya untuk mengetahui apakah harus dimasukkan di sisi kredit atau debit sebab dalam prosesnya sudah dilakukan secara otomatis.

Aplikasi pembukuan juga akan memudahkan kita melakukan pengawasan dimanapun dan kapanpun sebab laporan keuangan dapat dilakukan melalui smartphone. Aplikasi pembukuan juga menggunakan sistem real time sehingga kita tidak perlu khawatir dengan adanya data yang tidak sinkron.

Contoh aplikasi pembukuan yang bisa Anda gunakan adalah BukuWarung dan Buku Kas. Aplikasi tersebut telah tersedia di Google Play Store secara gratis dengan fitur yang lengkap, mulai dari pencatatan keuangan secara realtime, laporan keuangan, hingga mencatat dan menagih hutang piutang.

Baca Juga: Optimalkan Digital Marketing Dengan Menyusun Agenda Konten

4. Aplikasi Pengiriman Barang

Seiring berkembangnya teknologi informasi, kini penjual dan pembeli tidak harus bertatap muka untuk dapat bertransaksi. Pembeli dapat memesan produk secara online dan penjual akan mengirimkan barangnya menggunakan jasa pengiriman barang. Saat ini, telah banyak aplikasi yang menyediakan layanan pengiriman barang untuk kemudahan penjual. Terdapat banyak kelebihan dalam menggunakan aplikasi tersebut, mulai dari sisi kecepatan, ketepatan, efisiensi hingga lebih hemat.

Aplikasi pengiriman barang juga menyediakan dashboard yang dapat kita gunakan untuk memantau proses pengiriman produk ke konsumen. Semua data pengiriman pun dapat disimpan di dashboard tersebut sebagai riwayat pengiriman produk.

Baca Juga: Optimalkan Digital Marketing Dengan Agenda dan Saluran yang Tepat

Aplikasi tersebut juga memberikan keamanan tingkat tinggi dengan layanan 24/7, sehingga kita dapat menghubungi jasa pengiriman barang untuk mendapatkan bantuan. Aplikasi tersebut juga menyediakan asuransi yang bisa kita beli sebagai tambahan untuk memastikan bahwa barang kita memiliki pertanggungan jika terjadi kecelakaan, kehilangan, kerusakan, atau keadaan yang tidak terduga.

Contoh Aplikasi pengiriman yang bisa Anda gunakan adalah Pos Indonesia, J&T, dan JNE. Aplikasi ini dapat Anda download di Google Play Store dan App Store secara gratis. Aplikasi ini memiliki fitur jemput barang kita, pelacakan barang, hingga layanan dukungan 24/7 yang akan membantu seputar pengiriman produk.

5. Dompet Digital (E-Wallet)

Dompet digital adalah salah satu alat pembayaran yang memudahkan pengguna melakukan transaksi secara online melalui aplikasi di smartphone. Kehadiran dompet digital ini memungkinkan pengguna menyimpan uang dan mengelola transaksi melalui ponsel pintar.

Layanan jasa elektronik ini menawarkan kemudahan pengguna untuk melakukan pembayaran dengan scan QR code. Keuntungannya adalah keamanan terjamin, praktis dan efisien, banyak penawaran promo dan diskon, bayar sesuai harga, bisa melakukan transaksi di mana saja, dan lebih higienis.

Di Indonesia, terdapat banyak dompet digital yang dapat kita pilih untuk memudahkan transaksi digital. Dompet digital tersebut diterbitkan dan dikelola mulai dari lembaga perbankan, baik swasta maupun negara, hingga Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP).

Baca Juga: Membedah Penggunaan Whatsapp Business Untuk Naik Skala Bisnis

Setidaknya terdapat 10 aplikasi dompet digital yang dapat kita gunakan, mulai dari GoPay yang dikelola oleh GoJek, hingga LinkAja yang merupakan perusahaan fintech patungan beberapa BUMN, yakni Bank Mandiri, Telkomsel, dan Pertamina. Ada pula OVO yang terintegrasi dengan Grab dan Tokopedia. Jenius yang diterbitkan oleh Bank BTPN.

Nah, itu tadi penjelasan singkat mengenai beberapa jenis aplikasi digital yang dapat kita gunakan untuk menunjang kegiatan operasional bisnis. Di era digital ini, diharapkan Sahabat WIrausaha sekalian tidak ragu lagi untuk segera menggunakannya. Sebab, sudah saatnya UKM Go Digital dan naik kelas!

Baca Juga: Spesifikasi Gawai yang Perlu Dimiliki Untuk Optimalkan Jualan Online

Jika merasa artikel ini bermanfaat, yuk bantu sebarkan ke teman-teman Anda. Jangan lupa untuk like, share, dan berikan komentar pada artikel ini ya Sahabat Wirausaha.

Referensi:

Transaksi Digital, Pengertian dan Contohnya | Youtap.id

8 Manfaat Aplikasi Kasir untuk Pengusaha UMKM | Jurnal Entrepreneur

10 Daftar Dompet Digital di Indonesia. Mana yang Terbaik? | Rumah.com