UKM Indonesia

​Geographical Branding


4 Fakta Unik Candi Borobudur Paling Populer - News Liputan6.com

Proses branding ternyata tidak hanya dilakukan oleh sebuah perusahaan, akan tetapi bisa juga dilakukan oleh sebuah tempat berdasarkan kondisi geografisnya. Dalam dunia marketing, ada istilah yang dinamakan sebagai geographical branding. Untuk lebih jelasnya mari simak artikel berikut.

Baca Juga: Komponen Konten Pemasaran


Pengertian Geographical Branding

Geographical Branding merupakan salah satu upaya pemasaran yang menonjolkan keindahan dan keunikan suatu tempat atau daerah kepada masyarakat yang lebih luas. Biasanya teknik branding ini dilakukan oleh pemerintah daerah setempat maupun negara tertentu untuk menarik para wisatawan berkunjung ke daerahnya. Namun, saat ini tidak sedikit juga para pengusaha yang memanfaatkan geographical branding untuk memasarkan produknya sebagai daya tarik tersendiri.


Tujuan Geographical Branding

Sebenarnya geographical branding sudah lama dilakukan sejalan dengan mulai gencarnya berbagai negara dalam mempromosikan daerahnya. Selain untuk meningkatkan kemampuan ekonomi penduduk setempat, ada beberapa tujuan lainnya seperti berikut:

  1. Mengangkat Potensi Pariwisata di Suatu Daerah
  2. Meningkatkan Citra Sebuah Daerah
  3. Meningkatkan Pendapatan Penduduk Setempat
  4. Mengenalkan Budaya Lokal ke Masyarakat Lebih Luas
Baca Juga: Content Marketing, Apa itu?


Contoh Geographical Branding

Banyak cara yang sudah dilakukan berbagai daerah untuk mempromosikan tempatnya. Salah satunya adalah Indonesia yang mempromosikan negaranya dengan branding “Pesona Indonesia”. Indonesia yang kekayaan alamnya membentang dari Sabang sampai Merauke banyak menonjolkan keindahan alamnya pada proses branding tersebut.

Selain itu, ada Korea Selatan yang memiliki strategi tersendiri dalam mempromosikan negaranya, yaitu melalui dunia hiburan. Baik K-Pop maupun K-Drama, tidak bisa dipungkiri bahwa dampaknya bisa membawa Korea Selatan banyak dikenal di berbagai belahan dunia. Melalui strategi ini, banyak wisatawan yang tertarik untuk berkunjung atau hanya sekedar mempelajari budaya dari negeri ginseng ini.

Itulah salah satu istilah yang sering ditemukan dalam dunia marketing khususnya branding. Dengan memahami istilah tersebut, semoga bisa mendorong para pengusaha lainnya untuk terus berinovasi dan ikut memajukan daerahnya masing-masing. Walau bagaimanapun, geographical branding akan tetap relevan selama bertahun-tahun ke depan.

Jika merasa artikel ini bermanfaat, yuk bantu sebarkan ke teman-teman Anda. Jangan lupa untuk like, share, dan berikan komentar pada artikel ini ya Sahabat Wirausaha.

Mungkin Anda perlu membaca Artikel ini: