UKM Indonesia

Blue Ocean

Penulis : Nicko Farhan
Editor : Banu Rinaldi
25 Agustus 2022
Lama Baca : 3 menit

Halo Sahabat Wirausaha! Pernah denger ga sih istilah Blue Ocean? Udah tau belum yang dimaksud dengan Blue Ocean itu apa? Bukan laut biru lho ya! Tapi, Blue Ocean itu adalah sebuah strategi bisnis yang berkembang mulai tahun 2004. Dan strategi ini sudah terbukti sukses membantu perusahaan-perusahaan besar untuk menjadi “raja” di bidangnya.


Blue Ocean Strategy

Blue Ocean adalah sebuah strategi bisnis yang menggunakan perumpamaan lautan. Tahukah Sahabat Wirausaha? Bahwa selain Blue Ocean, ada juga yang namanya Red Ocean, dan keduanya saling berkaitan. Red Ocean adalah perumpamaan lautan yang penuh dengan pertempuran, peperangan, dan pertumpahan darah. Itulah mengapa itu disebut dengan Red Ocean.

Baca Juga: Red Ocean

Kondisi ini adalah perumpamaan bidang usaha atau industri yang sudah penuh dengan pesaing, sehingga kalau Sahabat Wirausaha mau masuk ke industri ini, maka pasti harus mempersiapkan bisnisnya untuk “berperang”.

Lain dengan Red Ocean, Blue Ocean adalah perumpamaan lautan yang damai dengan ombak yang tidak terlalu besar, lautan sepi yang terbentang sejauh mata memandang. Hal ini menggambarkan kondisi sebuah bidang bisnsi yang belum disentuh oleh siapapun, sehingga siapapun yang masuk ke area Blue Ocean ini, maka ia akan menjadi penguasa tunggal daerah tersebut.

Dalam dunia bisnis, strategi Blue Ocean ini artinya adalah upaya untuk meninggalkan persaingan yang sengit dengan berbagai kompetitor (di Red Ocean), dengan mencoba untuk membuka atau menciptakan peluang pasar yang baru.

Baca Juga: 4 Tindakan Menerapkan Blue Ocean Strategy

Hal ini bisa dilakukan misalnya dengan mengidentifikasi sebuah segmen konsumen yang spesifik, dan mencoba untuk fokus melayaninya. Atau bisa juga dengan mengidentifikasi sebuah masalah yang belum ditawarkan solusinya oleh perusahaan manapun.

Contoh paling terkenal untuk kasus ini adalah Gojek. Gojek mengidentifikasi permasalahan dua pihak, yaitu ojek pangkalan yang kesulitan mendapatkan penumpang, dan orang yang membutuhkan kendaraan tanpa harus repot memanggil-manggil taksi atau kendaraan umum lainnya.

Gojek lalu menjadi jembatan yang mempertemukan keduanya. Model bisnis seperti ini belum ada sebelumnya, terutama di Indonesia. Dan dengan model bisnis seperti ini, Gojek menghindari berkompetisi langsung dengan perusahaan taksi seperti BlueBird dan sejenisnya.

Baca Juga: Viral Marketing

Sama seperti Gojek, untuk menerapkan Blue Ocean Strategy dibutuhkan kreativitas dan kepekaan terhadap pasar yang tinggi. Sahabat Wirausaha harus mampu mendeteksi adanya kebutuhan-kebutuhan konsumen yang tersembunyi dan belum ada yang menawarkan solusinya.

Mulailah dengan mengobrol dengan konsumen dan memahami seluk beluk karakteristik konsumen. Mungkin saja dari situ Sahabat Wirausaha bisa menemukan sebuah titik masalah yang dialami mereka namun belum ada solusinya hingga saat ini.

Dikutip dari jurnal.id, inovasi juga dibutuhkan untuk menerapkan Blue Ocean Strategy. Sahabat Wirausaha harus bisa menciptakan sebuah solusi yang unik namun juga memiliki nilai lebih, serta relevan dengan kebutuhan konsumen. Jangan sampai Sahabat sudah mendesain sebuah solusi yang unik, tapi karena tidak relevan dengan kebutuhan dan karakteristik konsumen malah jadi gagal strateginya.

Baca Juga: Social Media Marketing

Strategi ini memang lebih menantang, tetapi akan membantu Sahabat Wirausaha untuk bisa menjadi bisnis yang dominan di pasar yang dipilih. Ayo, jangan terus menerus buat usaha yang itu-itu aja, coba juga yuk cari celah peluang yang belum diambil orang!

Jika merasa artikel ini bermanfaat, yuk bantu sebarkan ke teman-teman Anda. Jangan lupa untuk like, share, dan berikan komentar pada artikel ini ya Sahabat Wirausaha.

Referensi:

https://www.jurnal.id/id/blog/blue-ocean-strategy/

Mungkin Anda perlu membaca Artikel ini: