man, woman, sitting, chairs, standing, front, people, class, classroom, school, teacher, tutor, group of people, men, real people, women, education, adult, table, indoors, group, large group of people, casual clothing, learning, seat, rear view, boys, males, 4K

Tips Memilih Staf Pengajar – Saat ini, kegiatan pembelajaran sepertinya bisa dilakukan di mana saja ya, Sahabat Wirausaha. Tidak hanya di sekolah atau lembaga formal, namun peserta didik juga bisa menimba ilmu melalui lembaga non-formal seperti kelompok belajar, homeschooling, bahkan di bimbingan belajar (bimbel).

Pada dasarnya, peserta didik akan lebih mudah menyerap ilmu dari pendidik yang berpengalaman dalam mengajar, membimbing, dan memberi motivasi. Tak terkecuali dalam usaha bimbel, pemilihan staf pengajar juga perlu dilakukan agar proses belajar dapat terjadi secara optimal. Maka dari itu, dalam mendirikan usaha bimbel kita perlu mempelajari beberapa tips yang bisa dilakukan dalam mencari dan memilih staf pengajar. Mari disimak, ya!


Tips Memilih Staf Pengajar yang Tepat untuk Usaha Bimbel

Sebelum masuk dalam proses rekrutmen staf pengajar bimbel, kita perlu mengetahui cara mencari calon kandidat yang diperlukan. Kita juga perlu menentukan beberapa hal atau tujuan yang ingin dicapai dari proses pencarian ini. Supaya lebih jelas, yuk pelajari tipsnya berikut ini:

1. Menentukan Kriteria Pengajar

Sebagai langkah awal dalam memulai pencarian staf pengajar bimbel, kita perlu menentukan terlebih dahulu kriteria pengajar yang dibutuhkan. Kriteria tersebut dapat berupa latar belakang pendidikan, pengalaman mengajar, skill atau keterampilan yang dimiliki, dan lain sebagainya. Melalui kriteria pengajar ini, kita dapat mencari staf pengajar bimbel dengan tepat dan efisien.

Baca Juga: Jangan Sembarangan! Begini Cara Merekrut Sales Marketing yang Kompeten Agar Penjualan Naik

Misalnya, kriteria minimum calon kandidat yang dibutuhkan oleh bimbel kita adalah seorang sarjana S1 bidang Pendidikan (S.Pd), memiliki pengalaman mengajar matematika untuk jenjang SD minimal 1 tahun, dan lainnya. Kriteria ini sangat penting dalam mencari staf pengajar bimbel yang sesuai dengan kebutuhan.

2. Mencari Pengajar Melalui Seleksi Ketat

Agar bisa menemukan staf pengajar terbaik dan berkualitas, kita juga perlu melakukan seleksi secara ketat. Seleksi tersebut dapat dilakukan dengan mengadakan tes tertulis atau tes praktik, serta melakukan kegiatan wawancara dengan calon pengajar.

Dalam melakukan seleksi, pastikan juga staf pengajar bimbel tersebut memiliki kemampuan dan keterampilan yang sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan. Misalnya, calon kandidat yang diperlukan wajib memiliki kemampuan mengoperasikan komputer dan kendaraan bermotor, atau lainnya.

3. Mempertimbangkan Lokasi Staf Pengajar

Dalam proses rekrutmen staf pengajar kita juga perlu mempertimbangkan terkait lokasi/domisilinya. Apabila staf pengajar kita berdomisili di tempat yang relatif jauh dari lokasi usaha bimbel kita, maka diperlukan pertimbangan secara matang dari kedua belah pihak.

Beberapa faktor seperti kehadiran tepat waktu, pendampingan/sesi bimbingan dengan peserta didik secara tatap muka sejatinya sangat dibutuhkan sebagai seorang staf pengajar bimbel. Maka, dalam pencarian ini calon kandidat sudah sepatutnya bersedia untuk ditempatkan di lokasi yang berdekatan dengan bimbel kita agar kegiatan pembelajaran dapat berjalan dengan lancar.

4. Menyesuaikan Jadwal Staf Pengajar

Dalam kegiatan pembelajaran di bimbel, penyusunan jadwal belajar cenderung tidak sama dengan jadwal pendidikan formal pada umumnya. Jika sekolah dimulai dari pagi hingga sore hari, maka biasanya usaha bimbel memiliki jadwal belajar di sore hari, atau akhir pekan (weekend). Pada praktiknya, ada staf pengajar yang memiliki jadwal atau jam mengajarnya sendiri. Namun, ada juga pengajar yang menyediakan jadwal belajar yang fleksibel, sesuai dengan kebutuhan peserta didiknya.

Maka dari itu, dalam pencarian ini kita juga harus menentukan jadwal belajar yang menyesuaikan dengan kebutuhan peserta didik. Misalnya, jika peserta didik tertarik mengikuti bimbel kita pada jadwal sore hari sebanyak 3 (tiga) kali pertemuan, maka staf pengajar yang dibutuhkan juga harus bersedia untuk mengajar di jadwal tersebut.

Baca Juga: 7 Tips Memilih Staf Customer Service yang Tepat, Perlu Cek Keahliannya!

5. Observasi Staf Bimbel dari Gaya Mengajarnya

Setiap staf pengajar tentunya memiliki gaya dan metode yang berbeda ketika mengajar peserta didiknya di kelas. Ada yang mengajar secara lisan saja (ceramah), ada yang mengajar dengan media pembelajaran (video, audio, dan lainnya), serta ada juga yang mengajar sesuai dengan kebutuhan peserta didiknya. Hal ini bisa menjadi pertimbangan apakah gaya mengajar mereka bisa sesuai dengan karakteristik pembelajar bimbel kita.

Karakteristik pembelajar tersebut juga akan memudahkan kita dalam menentukan staf pengajar dari gaya mengajar peserta didiknya. Secara garis besar, karakteristik pembelajar bisa diklasifikasikan menjadi 3 (tiga) tipe atau jenis, yaitu:

  • Peserta didik atau pembelajar dengan tipe visual akan lebih memilih jenis materi yang berkaitan dengan gambar atau video.
  • Pembelajar dengan tipe kinestetik akan lebih memilih jenis materi yang berkaitan dengan gerakan, seperti senam irama, teknik dasar berlari, atau sebagainya.
  • Pembelajar dengan tipe auditori akan lebih memilih jenis materi yang berkaitan dengan suara, nada ataupun lantunan musik.

Tips Merekrut Staf Pengajar yang Tepat untuk Usaha Bimbel

Setelah membahas tentang tips pencarian kandidat untuk staf pengajar bimbel, selanjutnya kita perlu memahami cara efektif dalam merekrut staf pengajar tersebut. Strategi pemilihan kandidat pengajar bisa dilakukan dengan beberapa cara ini agar proses perekrutan berjalan dengan efisien, di antaranya:

1. Memilih Pengajar yang Berdedikasi

Selain memiliki kemampuan dan keterampilan yang memadai, pilihlah pengajar yang memiliki dedikasi yang tinggi dalam mengajar. Hal ini dapat dilihat dari pengalaman mengajar sebelumnya, referensi dari sekolah atau perguruan tinggi, serta hasil tes yang telah dilakukan. Pengajar yang berdedikasi akan mampu memberikan motivasi dan mengembangkan kemampuan peserta didik dengan baik.

2. Mempertimbangkan Kemampuan Komunikasi

Komunikasi yang baik antara staf pengajar dan peserta didik merupakan hal penting dalam proses belajar mengajar. Sebaiknya, pilihlah staf pengajar yang mampu berkomunikasi dengan baik dan mudah berinteraksi dengan peserta didik. Mereka akan merasa nyaman dan mudah dalam memahami materi yang disampaikan oleh staf pengajar jika komunikasinya lancar. Selain itu, sebaiknya pilih juga pengajar yang to the point dan pandai menyusun kalimat yang mudah dicerna oleh peserta didiknya.

3. Mempertimbangkan Pengalaman dalam Mengajar

Agar mendapatkan calon kandidat pengajar yang terbaik, pengalaman menjadi suatu hal yang penting. Seorang staf pengajar berpengalaman akan memiliki perencanaan yang matang, terhadap apa saja yang harus dilakukan pada peserta didiknya untuk mendapatkan prestasi dan ilmu yang bermanfaat.

Biasanya, pengalaman staf pengajar tersebut akan terlihat dari pembawaan materi yang interaktif, menyenangkan, dan menarik perhatian peserta didik ketika kegiatan bimbingan belajar berlangsung. Maka, agar usaha bimbel kita semakin berkembang pilihlah staf pengajar bimbel yang sudah memiliki pengalaman sebelumnya.

Baca Juga: Tips Memilih Staff Terapis Bagi Usaha Perawatan dan Kecantikan

4. Bernegosiasi untuk Tarif Bimbingan Belajar

Bagi sebagian orang, aspek negosiasi dalam bisnis bimbingan belajar merupakan bagian yang paling sulit. Normalnya, tarif rata-rata untuk bimbingan belajar di suatu daerah hanya berkisar di angka 40.000 rupiah saja per pertemuan. Jika staf pengajar memiliki banyak gelar dan pengalaman mengajar, kita mungkin bisa menetapkan tarif yang lebih tinggi dari tarif rata-rata tersebut, namun tentunya dengan penyesuaian pada usaha bimbel yang didirikan.

5. Melakukan Masa Probation Terhadap Staf Pengajar

Setelah berhasil mendapatkan staf pengajar bimbel yang berkualitas, kita dapat menerapkan masa uji coba atau probation terhadap staf tersebut. Hal ini akan membantu kita dalam memantau kemampuan dan keterampilan staf pengajar dalam melaksanakan tugasnya. Selain itu, kita juga bisa menilai kandidat staf pengajar yang mau berkembang dan berkomitmen. Misalnya mampu memanfaatkan teknologi dan kurikulum terbaru dalam kegiatan pembelajaran, menjawab pertanyaan dan melayani kebutuhan peserta didik dengan maksimal, dan lainnya.

Sahabat Wirausaha, dalam proses pemilihan staf pengajar bimbel memang memerlukan usaha yang maksimal. Tetapi, hal tersebut tentunya dilakukan untuk memilih staf pengajar yang berkualitas dan mampu memberikan layanan yang baik terhadap peserta didiknya.

Dari beberapa tips di atas, kita dapat mempelajari bagaimana seorang staf pengajar berperan dalam meningkatkan prestasi peserta didik dari usaha bimbel. Nah, jika Sahabat Wirausaha tertarik atau bahkan sedang menjalankan usaha bimbel, tidak ada salahnya untuk mengikuti tips-tips tersebut dalam merekrut staf pengajar terbaik bagi para peserta didik. Semangat mencoba, ya!

Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan bagikan atau share kepada teman dekat atau kerabat Anda. Jangan lupa juga untuk like, share, dan berikan komentar pada artikel ini ya, Sahabat Wirausaha.

Referensi : Superprof, FunTeacherPrivate, Nusagama