Bisnis yang Cocok Untuk Pemula - Pemula jangan dijadikan sebagai hambatan dalam memulai bisnis. Hal ini karena ada banyak usaha yang dapat dilakukan oleh semua orang, meskipun statusnya masih awam. Beberapa diantaranya ada yang berbentuk digital dan ada pula yang tidak. Tergantung dari minat, bakat dan seberapa cepat kita mampu menangkap peluang. 

Mengutip dari cnnindonesia.com, pada artikel ini kita akan mengenal usaha apa saja yang cocok untuk pemula. Beberapa diantaranya seperti menjadi kreator konten, berbisnis cuci sepatu, menjadi pekerja lepas, online dropshipper, dan jasa titip.

1. Kreator Konten

Kreaton konten atau content creator merupakan pihak yang bekerja sebagai pembuat konten, baik berupa edukasi hingga hiburan, hasilnya disajikan dalam bentuk media digital seperti media sosial X, Instagram, YouTube dan lainnya. Menjadi kreator konten cocok untuk pemula karena tak membutuhkan modal besar. Hanya saja membutuhkan beberapa keahlian mumpuni seperti:

  • Kemampuan menulis untuk memberikan informasi jelas kepada audiens
  • Kemampuan melakukan analisis trend untuk mengetahui perkembangan dunia digital
  • Kemampuan melakukan edit video, terutama untuk kebutuhan konten video
  • Kemampuan mengelola media sosial, dibutuhkan untuk menarik dan membangun interaksi
  • Kemampuan berkomunikasi, dibutuhkan untuk mendapatkan ide baru dan jaringan

Jangan takut, beberapa hal yang disebutkan diatas dapat dipelajari. Untuk mengawalinya, mulai dengan hal-hal yang paling sederhana seperti menulis dalam buku harian, mengedit video menggunakan smartphone, dan sering-sering berkomunikasi dengan banyak orang.

Baca Juga: Cara Memulai Bisnis Budidaya Ikan Air Tawar, Mudah & Menguntungkan!

2. Bisnis Cuci Sepatu

Cuci sepatu menjadi salah satu bisnis yang cocok untuk pemula karena kompetitornya yang terbilang masih sedikit. Alasan berikutnya karena tingginya permintaan jasa cuci sepatu, terutama jika usaha berada di sekolah atau kampus. 

Karena pada dasarnya, anak muda lebih banyak menghabiskan waktu di luar rumah. Sehingga tak memiliki banyak waktu untuk mencuci dan merawat sepatunya. Kebanyakan kaum milenial juga lebih mementingkan hal-hal instan, praktis, termasuk untuk urusan mencuci sepatu yang kerap memakan banyak waktu.

Hanya saja bisnis ini tak sama dengan poin pertama karena membutuhkan modal, terutama untuk ketersediaan alat dan perlengkapan dalam menerima segala jenis bahan sepatu seperti kulit, suede, kanvas, nubuck dan lainnya. Kebutuhan alat dan perlengkapan itu seperti mesin cuci, mesin pengering, rak sepatu, tempat menjemur sepatu, pembersih khusus sepatu dan peralatan lainnya. Hal diatas belum termasuk sewa tempat, gaji karyawan, biaya listrik, biaya air.

3. Menjadi Pekerja Lepas

Pekerja lepas merupakan jenis pekerjaan yang tak memiliki ikatan kontrak dengan perusahaan manapun, dan tidak perlu capek-capek pergi ke kantor. Artikan, pekerjaan tersebut dapat dikerjakan di manapun dan kapanpun, tentunya sesuai dengan kesepakatan yang sebelumnya telah dibuat. Karena tidak memiliki ikatan, seorang yang berstatus sebagai pekerja lepas dapat mengambil banyak pekerjaan sekaligus, bahkan di beberapa perusahaan.

Meskipun berstatus pekerja lepas, ada batasan-batasan yang harus dipenuhi seperti jenis pekerjaan, besaran upah yang didapatkan, termasuk jangka waktu pengerjaan. Banyak usaha yang bisa Sahabat Wirausaha lakukan dengan menjadi pekerja lepas, beberapa diantaranya seperti menjadi guru musik, instruktur senam, pembuat kue, jasa katering, menjadi penulis, fotografer, room boy, asisten koki, cleaning service, dan lainnya.

4. Online Dropshipper

Karena pangsa pasarnya yang cukup besar, online dropshipper masuk dalam ide bisnis paling cocok untuk pemula. Online dropshipper merupakan kegiatan berbisnis tanpa perlu menyimpan produk atau stok barang. Termasuk tidak perlu membeli barang dan tak perlu juga mengirim barang pesanan. Tugas online dropshipper hanya menjual produk langsung dari tangan supplier

Sahabat Wirausaha boleh menggunakan nama sendiri, atau hanya menggunakan nama orang lain sebagai lapak jualan. Keuntungan yang didapat dari online dropshipper adalah selisih harga dari supplier. Contohnya, suplier A menjual Kerupuk Udang Nikmat dengan harga Rp10.000 / bungkus kepada kita. Tugas online dropshipper adalah memasarkannya dan menaikkan harga kerupuk menjadi Rp15.000. Sehingga kita mendapatkan keuntungan Rp5.000 / bungkus Kerupuk Nikmat.

Bisnis online dropshipper juga minim resiko. Seperti yang disebutkan di atas, menjadi online dropshipper tidak perlu stok barang. Hanya membutuhkan komunikasi yang intens terkait ketersediaan produk hingga kepastian produk antara supplier hingga konsumen. Keuntungan lain menjadi online dropshippher adalah pekerjaan ini dapat dikerjakan di mana saja dan dapat digerakkan dengan smartphone yang terhubung dengan jaringan internet.

Baca Juga: 5 Tips Menentukan Niche Market untuk UMKM Pemula

5. Jasa Titip

Ide bisnis terakhir adalah jasa titip atau jastip. Alasan bisnis ini cocok bagi pemula karena untuk menjalankannya tak membutuhkan keterampilan khusus. Sedangkan jika dijalankan dengan serius, keuntungannya juga tak bisa dianggap sepele. Cara kerjanya pun terbilang mudah, yakni membelikan barang pesanan ketika kita berada di wilayah orang lain.

Bicara soal modal juga kebanyakan calon konsumen terlebih dahulu melakukan pembayaran (pre-order). Sehingga kita tidak memerlukan modal besar untuk menjalankan bisnis ini. Cukup bermodalkan kuota internet dan media sosial, calon konsumen yang tertarik dengan produk yang kita tawarkan akan membayar produk yang diinginkan sehingga bisnis ini juga dianggap sebagai salah satu bisnis yang minim resiko. 

Selain konsumen membayar terlebih dahulu, Sahabat Wirausaha juga hanya membeli produk sesuai permintaan. Tak hanya itu, sebelum produk kita beli, pastinya kondisi barang kita lihat betul-betul, sehingga kecil kemungkinan konsumen kecewa karena menerima barang rusak.

Selain 5 poin di atas, masih banyak usaha yang cocok untuk pemula. Namun sekali lagi, semuanya tergantung pada minat dan seberapa cepat kita menangkap pasar. Artinya, meskipun kita baru terjun ke dunia bisnis, peluang untuk berhasil itu masih terbuka lebar. Jadi, tetap semangat dan jangan terlambat menangkap peluang.

Jika tulisan ini bermanfaat , silahkan di share ke rekan-rekan Sahabat Wirausaha. Follow juga Instagram @ukmindonesia.id untuk update terus informasi seputar UMKM.