Cara Sukses Menjadi Agripreneur – Bidang pertanian memiliki peluang bisnis yang sangat besar, mengingat produk pangan terus dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia. Terlebih lagi wilayah tropis ini bisa digunakan sebagai lahan bisnis pertanian yang menjanjikan karena mampu menghasilkan panen tanaman dan sayuran yang berkualitas.

Tidak hanya itu, banyak jenis usaha agribisnis juga bisa dilakukan di lahan yang terbatas. Tentu usaha ini cocok dilakukan pagi pengusaha UMKM pemula, khususnya yang akan terjun dalam sektor bidang pertanian. Maka dari itu penting untuk mengetahui bagaimana cara sukses menjadi agripreneur bagi pemula.


Peluang Usaha Bidang Agribisnis

Dikutip melalui Kompas.com, Indonesia memiliki keunggulan dari sektor pertanian sehingga hal ini perlu dikembangkan lebih lanjut. Salah satunya adalah melalui penciptaan wirausaha berbasis agrikultur atau disebut sebagai agripreneur. Pengusaha yang bergerak dalam bidang bisnis pertanian ini berpotensi dapat mendorong berkembangnya hilirisasi pertanian sekaligus menciptakan wirausaha unggulan. 

Baca Juga: Melirik Peluang Bisnis Di Sektor Pertanian Lewat Inovasi

Diketahui, pertanian menjadi salah satu sektor yang memberikan kontribusi cukup besar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada triwulan I 2023 yakni sebesar 11,8 %, dengan tren pertumbuhan yang positif sebesar 4,73% per kuartal. Selain itu, Global Food Security Index (GFSI) mencatat bahwa indeks ketahanan pangan Indonesia pada tahun 2022 berada di peringkat 69 dari 113 negara. Posisi peringkat ini mengalami peningkatan di level 60,2 atau naik sebesar 1,69% dibandingkan tahun 2021.

Dari pemaparan tersebut, dapat diketahui bahwa agripreneur memiliki peran yang cukup penting dalam memberikan kontribusi untuk meningkatkan sektor pertanian di Indonesia. Jadi, apakah Sahabat Wirausaha sudah mulai tertarik untuk menjadi Agripreneur?


Apa Itu Agripreneur?

Sektor  pertanian  mempunyai  potensi yang  cukup  besar sehingga perlu dikembangkan sebagai penyangga  utama ketahanan  dan kedaulatan  pangan. Mengingat sebagian  besar  produk  pertanian  ini juga banyak digunakan sebagai bahan utama dan bahan  baku  di  berbagai  industri. 

Agripreneurship merupakan kegiatan wirausaha yang berfokus dalam inovasi perkembangan di industri  pertanian. Pelaku  agripreneurship atau orang yang memiliki kemampuan dalam mengembangkan usaha agribisnis inilah yang  disebut agripreneur.

Agripreneur mempunyai peran penting dalam menciptakan inovasi untuk membuat berbagai macam terobosan dalam mengatasi permasalahan di bidang pertanian. Di samping itu, seorang agripreneur juga mempunyai kemampuan dalam menguasai manajemen agribisnis, mampu bekerja sama dan bersaing menghadapi kompetisi di skala nasional maupun internasional. 


Cara Menjadi Agripreneur Profesional dan Sukses

Untuk menjadi pengusaha di bidang agribisnis tentu harus melewati perjalanan yang cukup panjang. Sama seperti jenis pengusaha lainnya, yang pastinya seorang agripreneur hari memiliki konsisten dan komitmen yang kuat untuk bersaing di era modern seperti ini. Berikut kiat-kiat cara sukses menjadi agripreneur yang profesional.

1. Memahami Kebutuhan Pasar 

Perlu diketahui ruang lingkup agribisnis sangat luas sehingga memungkinkan setiap pelaku usaha akan mempunyai persaingan bisnis yang cukup ketat. Jika Sahabat Wirausaha ingin memulai bisnis di bidang pertanian, maka pahami terlebih dahulu apa yang dibutuhkan oleh pasar saat ini. Pilihlah sektor ataupun komoditas pertanian dengan permintaan pasar yang cukup tinggi. 

Misalnya, memulai budidaya tanaman hias yang dipasarkan secara khusus untuk dekorasi ruangan di rumah. Nah, Sahabat Wirausaha bisa cari kebutuhan pasar yang lebih spesifik lagi seperti jenis tanaman hias yang paling banyak dicari konsumen. Tanpa mengetahui minat pasar yang sedang tinggi saat ini, maka akan sulit untuk meraih kesuksesan sebagai agripreneur pemula.

Baca Juga: Herbali: Memberdayakan Petani Lokal Melalui Minuman Herbal

2. Pelajari Kompetitor 

Persaingan bisnis tidak selalu membawa pengaruh buruk untuk kemajuan suatu usaha. Justru dengan adanya persaingan bisnis ini, seorang pengusaha dapat mencari peluang untuk menciptakan produk yang bersaing dengan kompetitor. Maka dari itu penting untuk mempelajari bagaimana jalannya bisnis baik kelebihan dan kekurangan dari kompetitor. 

Seperti contoh, bisnis kompetitor yang budidaya tanaman hias hanya menjual tanaman dengan polybag saja.  Sahabat bisa mengembangkan inovasi dengan menjual tanaman yang dilengkapi pot serta memberi bibit gratis untuk tanam di lahan baru. Dengan begitu, Sahabat Wirausaha dapat menghadirkan inovasi dan layanan yang lebih unggul dari bisnis sejenisnya.

3. Buat Konsep dan Ide yang Unik

Setiap bisnis harus mempunyai konsep menarik agar mampu bersaing dengan kompetitor lainnya. Untuk menentukan konsep yang menarik, maka seorang agripreneur harus memiliki ide-ide  yang unik dalam mengembangkan bisnisnya.

Ide-ide unik ini bisa didapatkan melalui inovasi dan pengembangan produk di sektor pertanian yang belum pernah dilakukan seperti kompetitor lainnya. Contohnya seperti mengemas produk tanaman hias di dalam keranjang sehingga cocok dijadikan hadiah untuk orang lain. Terlihat unik, bukan? konsep dan ide seperti ini tentu akan menarik perhatian konsumen pasar dan lebih unggul dari pesaing.

4. Pilih Produk yang Tepat

Saat menentukan produk yang akan dijual, pastikan Sahabat Wirausaha memilih jenis produk yang tepat. Apakah akan berfokus pada penjualan bibit, tanamannya saja, atau produk olahan seperti pupuk dan lain-lain?

Untuk menentukan produk yang tepat, maka perlu dilakukan riset tentang jenis produk yang banyak dibutuhkan konsumen. Selain itu, penting juga untuk memperhatikan faktor lainnya seperti ketahanan produk pada lahan atau iklim tertentu. Hal ini dikarenakan tidak semua jenis tanaman hias bisa tumbuh tahan lama pada kondisi atau cuaca yang berubah-ubah.

Baca Juga: Tips Petani dan Nelayan Modern Indonesia Menuju Pasar Ekspor

5. Praktik Pertanian yang Berkelanjutan

Sebagai agripreneur, penting untuk menerapkan praktik pertanian yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Dimana aktivitas pertanian ini memungkinkan agripreneur bisa melakukan budidaya tanaman meski di lahan yang terbatas.

Seorang agripreneur yang sukses bisa menunjukkan bagaimana praktik pertanian yang berkelanjutan seperti melakukan metode pertanian organik, rotasi tanaman dan polikultur, atau pengelolaan tanah untuk mengurangi emisi Gas Rumah Kaca (GRK). Praktik ini tentunya sangat berdampak positif terhadap lingkungan, hewan, dan juga manusia.

6. Manfaatkan Teknologi

Kehadiran teknologi saat ini membantu pertumbuhan bisnis semakin berkembang pesat, tak terkecuali agribisnis. Banyak agripreneur yang mulai merambah sektor pertanian ke pasar yang lebih luas melalui perangkat teknologi.

Cara ini dilakukan dengan mengoptimalkan penggunaan e-commerce dan media sosial sebagai media pemasaran yang efektif di era digitalisasi saat ini. Dengan adanya bantuan teknologi, ini juga memudahkan pengusaha untuk berinteraksi secara tidak langsung dengan konsumen dari jarak jauh.

7. Jalin Kemitraan dan Perluas Jaringan

Menjalin kemitraan dan mempunyai jaringan yang luas industri pertanian tentu sangat berharga. Langkah ini sering dilakukan oleh para agropreneur sukses untuk saling bertukar informasi dan pengalaman dalam membangun bisnis di bidang pertanian. 

Sahabat Wirausaha bisa bergabung dengan komunitas yang relevan melalui sosial media ataupun acara-acara berkaitan tentang agribisnis dari penyelenggaranya tersebut. Bergabung dengan komunitas juga dapat menjadi jembatan penghubung antara wirausaha dengan supplier, pembeli, hingga investor. Ini juga memungkinkan menghadirkan inovasi produk terbaru dengan melakukan kolaborasi dengan pengusaha lainnya.

Baca Juga: Menjemput Petani Kentang Naik Kelas Ala Agus Wibowo

8. Mampu Beradaptasi

Untuk sukses berbisnis di sektor pertanian, seorang agripreneur harus mempunyai kemampuan dalam beradaptasi dan menghadapi hal-hal baru setiap saat. Mereka juga harus siap menghadapi naik turunnya bisnis yang dipengaruhi oleh faktor internal maupun eksternal.

Pelaku agripreneurship harus siap beradaptasi dengan perubahan cuaca, harga pasar, dan situasi lainnya agar usahanya tetap bertahan. Maka dari itu penting untuk terus mempelajari hal baru seiring dengan perkembangan teknologi yang membuat usaha agribisnis bisa berkembang pesat.

Itu dia kiat-kiat cara sukses menjadi agripreneur yang bisa menjadi motivasi Sahabat Wirausaha untuk terjun ke bidang agribisnis. Untuk meraih impian menjadi agripreneur sukses, penting untuk memiliki pengetahuan di bidang pertanian, manajemen bisnis, dan semangat yang tinggi dalam berwirausaha. Yang terpenting, terus konsisten dan mempelajari ilmu baru agar bisa berinovasi dan menghadapi persaingan bisnis yang cukup ketat di era digitalisasi saat ini.

Share artikel ini ke teman-teman agar lebih bermanfaat, ya! Jangan lupa like dan comment serta nantikan pembahasan menarik seputar bisnis lainnya!

Referensi:

  1. https://umkm.kompas.com/read/2023/08/18/150000583/8-kiat-sukses-jadi-agripreneur?page=all 
  2. https://kumparan.com/ayo-naik-kelas/kisah-sarjana-farmasi-itb-yang-sukses-jadi-agripreneur-di-usia-muda-1xYoC1bBElT