UKM Indonesia

​5 Ide Gimmick Marketing di Sosial Media Untuk UMKM

Penulis : Sonia Fatmarani
Editor : Sonia Fatmarani
14 September 2022
Lama Baca : 5 menit

Giveaway warehouse signage

Pernahkah Sahabat Wirausaha melihat suatu brand mengadakan Giveaway di sosial media? Tentunya pernah. Tujuannya, tak lain adalah untuk memperluas jangkauan konsumen lewat platform digital secara efektif. Di era digital seperti ini, memang sudah banyak brand yang menafaatkan sosial media sebagai kanal untuk berpromosi. Dengan konten yang tepat, bukannya tidak mungkin penjualan produk kita bisa meningkat drastis.

Nah, menggelar acara Giveaway adalah satu dari beberapa gimmick yang bisa kita lakukan untuk menggenjot penjualan sekaligus brand awareness produk. Apakah Sahabat Wirausaha sekalian masih bingung dengan konsep Gimmick di sosial media? Jika iya, yuk simak penjelasan lengkap dan beberapa ide gimmick di sosial media berikut ini!

Baca Juga: 5 Tips Pasang Harga di Marketplace


Apa itu Gimmick?

Dilansir dari Accurate.id, Gimmick atau Gimik, merupakan sebuah strategi pemasaran di media sosial yang sengaja dibuat oleh tim marketing suatu usaha guna menarik perhatian calon konsumen. Saat mengadakan Gimmick, umumnya mereka akan fokus menonjolkan kreativitas tim agar pesan yang disampaikan mudah meninggalkan kesan positif pada audiens. Jika dilakukan dengan tepat, tentu hal ini mampu meningkatkan minat beli pada calon konsumen.

Kenapa sih banyak brand mengandalkan gimmick sebagai strategi marketing? Alasaanya sederhana saja : Gimmick tidak memerlukan biaya tinggi seperti beriklan di media cetak maupun media televisi. Karenanya, usaha-usaha kecil seperti UMKM punya kesempatan lebih baik dalam mengelola budget pemasarannya dengan cara ini. Dengan biaya rendah, banyak penjual bisa sukses menarik perhatian konsumen dan menggenjot brand awareness produk masing-masing.

Baca Juga: Kupas Tuntas Pengelolaan Reseller di Era Digital

Kesan yang ditimbulkan oleh konten gimmick kita haruslah menimbulkan kesan positif dan “nyambung” dengan target audiens. Misalnya saja, Sahabat UKM bisa menggunakan konten yang sifatnya lucu atau membangkitkan sisi emosional dari penontonnya. Gimmick yang bagus, apalagi jika mampu menjadi viral, akan membuat orang ingat dengan produk kita meskipun belum pernah membeli sebelumnya.


Apa Saja Jenis Gimmick di Media Sosial?

Nah, berikut adalah beberapa macam Gimmick yang sudah terbukti efektif dan banyak digunakan oleh pemasar lewat berbagai platform medsos :

1. Menggelar Giveaway

Jika jumlah followers di sosial media sudah cukup tinggi, kita bisa mengadakan Giveaway sebagai cara memperluas target konsumen. Caranya mudah saja, kita bisa menawarkan hadiah tertentu untuk followers, dengan syarat mereka harus mem-posting atau mengunggah ulang (repost) konten produk kita pada Story atau Timeline sosial media mereka. Tak lupa, mereka juga harus men-tagging teman sebanyak-banyaknya. Lewat stories, feed, atauun kolom komntar. Nantinya, pemenang bisa dipilih secara acak atau random dari mereka yang sudah memenuhi syarat tadi. Jika tujuan Sahabat adalah untuk memperluas brand awareness sekaligus mengenalkan produk terbaru pada calon konsumen, gimmick yang satu ini bisa jadi yang paling tepat.

Baca Juga: 5 Jenis Aplikasi Digital Untuk Bisnis Naik Kelas

2. Mengadakan Kuis Dadakan

Mirip dengan Giveaway, mengadakan kuis juga bertujuan untuk membawa traffic yang lebih besar ke akun sosial media bisnis kita. Tekniknya pun tidak jauh beda. Kita cukup mengadakan sebuah kuis, memberi audiens pertanyaan seputar produk kita, dan mereka harus memberi jawaban yang tepat sekalius me-repost salah satu konten produk kita. Konten tersebut bisa kita tentukan sendiri atau justru konsumen dibebsakna memilih. Atau, bisa pula followers memberi jawaban yang tepat di kolom komentar, sembari juga men-tagging 3 – 5 teman mereka di sosial media. Ingat, jangan beri pertanyaan yang terlalu sulit ya!

3. Mengadakan Time Limited Discount

Siapa sih yang nggak suka diskon? Jika ada tulisan potongn harga di suatu departemen store atau toko buku, percayalah, pasti segmen tersebut yang akan selalu ramai. Hal yang sama terjadi pula di sosial media. Bisnis mana pun yang sedang menawarkan diskon, pasti lebih digandrungi dibanding brand lainnya. Apalagi jika bisnis tersebut tengah naik daun. Tapi, jika mengadakan diskon terus-terusan setiap waktu, tentu bisa-bisa kita rugi bandar. Karenanya, kita bisa memanfaatkan waktu-waktu tertentu untuk memberikan potongan harga. Misalnya saja, diskon di hari-hari gajian, alias PayDay. Atau, justru di hari-hari besar seperti Hari Raya Lebaran, Natal, Tahun Baru, Hari Ibu, dan Hari Kemerdekaan. Diskon yang kita tawarkan tentu tak perlu terlalu besar, namun pilihan waktu harus tepat, agar calon konsumen merasa lebih relate.

Baca Juga: Tips Membuat Konten Reels Instragam Jadi Viral\

4. Memilih Nama Brand Yang Unik

Dalam membuat Gimmick, kita tentu bisa sedikit melakukan rekayasa. Salah satunya adalah dalam hal memberi nama brand atau produk yang menarik perhatian khalayak ramai, meskipun kesannya melebih-lebihkan keunggulan produk. Misalnya saja, Es Kepal Milo, yang dari namanya menimbulkan bayangan sebuah produk es krim Milo yang tebal dan padat seperti sebuah kepalan sehingga rasanya jadi nikmat luar biasa. Padahal kenyataannya, komosisi produk ini hanyalah es serut yang dibentuk bulat padat dan ditaburi Milo di bagian atasnya. Atau sebut saja Kopi Kenangan, yang terdengar manis serta membangkitkan nostalgia. Padaal kenyataannya justru lebih sering membangkitkan penyakit GERD dibanding kenangan soal mantan. Nah, nama-nama yang menarik ini terbukti sukses sebagai strategi pemasaran kedua brand tadi, bukan? Karenanya, jangan remehkan penamaan brand. Buatlah sekreatif mungkin, sehingga bisa membuat banyak kepala menoleh saking uniknya.

5. Mengadaptasi Hal-Hal yang Tengah Viral

Nah, ini strategi yang terakhir : kita bisa mencomot ide dari film, adegan, ataupun kata-kata yang tengah viral beberapa waktu terakhir, sebagai konten pemasaran. Misalnya saja, belakangan yang tengah viral adalah adegan di Layangan Putus dengan tagline bombastis “It’s My Dream Mas, Not Hers!”. Beberapa akun brand dengan berani mempelesetkan kata-kata di adegan itu, sementara brand lain memproduksi beberapa meme yang mengocok perit tanpa lupa menyisipkan pesan agar kita membeli produk mereka. Mungkin terdengar konyol, tapi prcayalah, pengguna sosial media senang dengan konten macam ini. Dan jika kita bisa dengan kreatif memanfaatkannya, bisa jadi traffic dan brand awareness kita bisa meroket.

Baca Juga: Tips Membuat Jadwal Konten di Media Sosial

Nah, itu tadi beberapa gimmick yang bisa kita pakai di sosial media guna membangun brand awareness, memperluas jangkauan konsumen, atau bahkan meningkatkan penjualan. Ingat, tidak semua gimmick yang kita buat akan sukses. Tapi, jangan menyerah dan tetaplah sering-sering membuatnya. Semakin lama, Sahabat akan semakin terbiasa dalam membuat strategi hingga akirnya bertemu formula atau gocekan yang tepat guna. Jadi, yuk tidak ada salahnya untuk mencoba dulu!

Sebab, sudah saatnya UKM Naik Kelas!

Jika merasa artikel ini bermanfaat, yuk bantu sebarkan ke teman-teman Anda. Jangan lupa untuk like, share, dan berikan komentar pada artikel ini ya Sahabat Wirausaha.

Referensi :

  1. https://accurate.id/marketing-manajemen/gimmick-ad...
  2. https://gosocial.co.id/blog/trend-gimmick-marketin...
Mungkin Anda perlu membaca Artikel ini: