UKM Indonesia

​​Memperkuat Konten Dengan Tagar dan Kata Kunci yang Tepat

Penulis : Nikita Puspita Ing Endit
Editor : Sonia Fatmarani
21 Juni 2022
Lama Baca : 5 menit

Searchenginejournal

Pernah terbayang gak di benak Sahabat Wirausaha, ada berapa ya jumlah konten yang di upload ke social media Instagram? Dilansir dari Social Pilot, terdapat sekitar 95 juta foto dan video yang di upload ke Instagram. Banyak sekali ya, Sahabat. Masalahnya, dengan jumlah sebanyak itu, bagaimana konten bisnis kita dapat ditemukan oleh calon pelanggan? Tentu tidak mudah ya.

Namun Sahabat Wirausaha tidak perlu khawatir. Agar konten bisnis Sahabat dapat ditemukan dengan mudah oleh calon pelanggan, Sahabat Wirausaha dapat menggunakan tagar dan kata kunci yang tepat. Untuk lebih jelasnya, yuk kita simak artikel berikut ini.

Baca Juga: Optimalkan Digital Marketing dengan Menyusun Agenda Konten

Gambar 1. Penggunaan Tagar dan Kata Kunci di Social Media

Sumber: net prophets global


Mengenal Apa Itu Tagar

Ketika membicarakan promosi brand di media sosial, tagar menjadi bagian yang memegang peranan penting dalam menentukan kesuksesan bisnis Sahabat Wirausaha. Tagar adalah sebuah tanda baca pada awalan kata atau kalimat yang mengandung sebuah kata kunci, yang merupakan salah satu strategi atau cara agar konten Sahabat mudah ditemukan jika digunakan dengan benar.

Oleh karena itu, Sahabat Wirausaha harus bisa memilih tagar yang efektif agar dapat mendatangkan keuntungan, antara lain memperluas jangkauan, memperkuat konten, mencapai target pasar, hingga meningkatkan peringkat pada mesin pencarian.

Baca Juga: Komponen Konten Pemasaran

Tagar sering kali disebut dengan hashtag. Sebagai informasi, hashtag awalnya banyak digunakan di platform Twitter, kemudian bertambah kepopulerannya di platform media sosial lainnya, seperti Facebook, Instagram, dan LinkedIn.


Cara Kerja Tagar dan Kata Kunci

Sahabat Wirausaha, perlu diketahui bahwa secara umum cara kerja tagar dan kata kunci di setiap platform sama. Hanya saja, tampilan atau lokasi pencariannya saja yang berbeda. Berikut ini akan kita bahas cara kerja tagar dan kata kunci untuk platform sosial media Twitter dan Instagram.

1. Twitter

Tagar dan kata kunci di Twitter menghubungkan percakapan berbagai pengguna menjadi satu kumpulan. Jika pengguna Twitter yang tidak saling terhubung menggunakan hashtag yang sama, tweet mereka akan muncul di kumpulan yang sama.

Gambar 2. Trending Topic di Twitter

Sumber: Kompas

Untuk mengetahui tagar dan kata kunci populer, Sahabat dapat melihatnya di laman trending Twitter. Selain itu, Sahabat juga bisa mencari hashtag yang lebih spesifik melalui kolom pencarian. Hasil pencarian hashtag tersebut akan muncul pada beberapa kolom berikut:

Baca Juga: Optimalisasi Facebook Untuk UMKM Melalui Facebook Ads

  • Top: kumpulan tweet dengan hashtag yang paling banyak berinteraksi, biasanya merupakan tweet dari orang atau brand berpengaruh yang memiliki banyak pengikut
  • Latest: kumpulan tweet terbaru dari semua orang yang membuat tweet dengan hashtag itu
  • People: daftar akun Twitter teratas untuk diikuti terkait dengan hashtag tersebut
  • Photos: kumpulan foto yang disertakan dalam tweet yang menggunakan hashtag tersebut
  • Videos: kumpulan tweet dengan hashtag tersebut yang memiliki video di dalamnya
2. Instagram

Seperti di Twitter, hashtag Instagram juga adalah hal yang menghubungkan percakapan berbagai pengguna ke dalam satu kelompok. Jika pengguna Instagram menggunakan hashtag yang sama, kiriman para pengguna akan muncul di kelompok hashtag tersebut.

Gambar 3. Hastag di Instagram

Sumber : Medcom

Seperti Twitter, Sahabat dapat mencari hashtag tertentu melalui kolom search. Hasil pencarian tersebut akan muncul dalam kolom berikut:

Baca Juga: Tren Dalam Instagram yang Penting Bagi Digital Marketing

  • Related hashtag : mengumpulkan semua hashtag terkait dengan pencarian Sahabat
  • Top post : menampilkan sembilan kiriman yang menggunakan hashtag yang memiliki engagement paling banyak, biasanya merupakan postingan dari orang atau brand yang berpengaruh
  • Most recent : kumpulan post Instagram terbaru dari semua orang yang mem-posting hashtag tersebut

Strategi Melakukan Riset Tagar dan Kata Kunci

Agar strategi penggunaan hashtag dapat memberikan keuntungan untuk bisnis Sahabat Wirausaha, maka Sahabat Wirausaha harus melakukan riset sebelum memilih hastag. Riset adalah Sahabat Wirausaha, karena dalam aktivitas bisnis kita akan sering melakukan aktivitas riset, seperti saat Sahabat akan memulai usaha, menerapkan strategi pemasaran, melakukan kampanye media sosial, termasuk saat proses memilih hashtag.

Gambar 4. Riset Hashtag

Sumber : lyfe marketing

Ketika akan menggunakan suatu hashtag, riset yang perlu dilakukan adalah mencari tahu volume dan frekuensi ragam unggahan yang berhubungan dengan hashtag yang akan digunakan tersebut. Sahabat Wirausaha juga bisa mencari tahu hashtag apa yang sering menjadi trending, tetapi masih sangat berkaitan dengan kampanye media sosial yang akan dilakukan. Secara lebih rinci, berikut adalah cara untuk melakukan riset tagar dan kata kunci, yaitu:

Baca Juga: Optimalkan Digital Marketing Dengan Menyusun Agenda Konten

1. Pelajari niche

Menurut Keyword Tool, sebelum melakukan riset keyword, Sahabat Wirausaha harus mempelajari lebih dalam lagi terkait niche atau topik dari konten Sahabat. Hal ini penting dilakukan agar Sahabat mendapat ide yang out of the box untuk mengatur strategi SEO (Search Engine Optimization) atau pemasarannya. Tips konkrit untuk mempelajari niche dalam proses riset tagar dan kata kunci yang dapat Sahabat Wirausaha lakukan:

  • berinteraksi dengan konsumen yang sudah loyal dengan bisnis Sahabat. Tanyakan kira-kira istilah apa yang konsumen tersebut gunakan saat mencari produk atau perusahaan Sahabat
  • lakukan brainstorming atau cobalah berpikir dari perspektif konsumen
  • terlibat dalam komunitas online topik atau niche Sahabat secara online. Ini bisa dilakukan lewat forum yang tersebar di berbagai media sosial

Gambar 5. Berdiskusi dengan Pelanggan

Sumber : sales

2. Buat keyword yang relevan

Tips berikutnya adalah membuat daftar istilah yang relevan dengan niche atau topik Sahabat Wirausaha. Sebagai contoh, misal topik Sahabat membicarakan tentang jual daster batik, maka buatlah daftar-daftar istilah yang relevan dengan topik tersebut, seperti daster wanita, daster batik, jual daster batik murah, daster wanita Solo, dan lain sebagainya.

Baca Juga: Memilih Kata Kunci dan Tagar yang Tepat Agar Bisnis Mudah Ditemukan di Internet

Sahabat dapat membuat daftarnya sebanyak mungkin ya. Lalu jika target konsumen yang disasar berdomisili di suatu tempat, tambahkan domisili tersebut agar lebih terlihat spesifik.

3. Membuat daftar seed keyword

Setelah riset dan menemukan beberapa keyword yang sekiranya relevan dengan topik Sahabat, tips berikutnya adalah membuat seed keyword. Menurut Keyword Tool, seed keyword adalah benih kata kunci atau kata kunci fokus. Secara sederhana, seed keyword adalah kata kunci unggulan dari daftar keyword yang sudah Sahabat buat sebelumnya.

Seed keyword memiliki peranan penting karena hal ini akan menjadi dasar riset keyword. Seed keyword juga bisa dikatakan sebagai istilah yang kira-kira akan sering dicari oleh audiens atau pengunjung lewat Google. Selain itu, dengan seed keyword Sahabat juga akan mengetahui siapa saja kompetitor dari topik Sahabat.

Gambar 6. Daftar List Keyword

Sumber : ecwid

4. Gunakan keyword tools

Tips selanjutnya adalah menggunakan keyword tools sebagai pendukung keyword riset Sahabat. Saat ini sudah banyak sekali keyword tools yang bisa Sahabat gunakan, seperti Ahrefs, SEMrush, Ubersuggest, Google Keyword Planner, dan lain sebagainya.

Baca Juga: Tren Dalam TikTok yang Penting Bagi Digital Marketing

Dalam hal ini, Sahabat Wirausaha bisa memilih tool mana yang paling nyaman untuk digunakan. Secara spesifik, dilansir dari Neil Patel, tools seperti SpyFu dan SEMrush dapat memperlihatkan apa yang ditawarkan oleh kompetitor Sahabat.

5. Cari tahu tentang kompetitor

Sahabat Wirausaha, riset keyword saja tidak cukup, Sahabat juga harus mengetahui kompetitor agar bisa meningkatkan visibilitas di laman penelusuran Google. Dengan mencari tahu kompetitor, Sahabat akan mengetahui celah apa yang bisa dimasuki untuk bisa membuat strategi SEO yang kuat.

Sahabat Wirausaha, itulah penjelasan terkait strategi memperkuat konten dengan tagar dan kata kunci untuk mendukung performa bisnis online. Semoga dapat menambah wawasan, selamat bertumbuh!

Baca Juga: Digital Marketing 101: Memilih Media Sosial yang Tepat Untuk Bisnis Kita

Jika merasa artikel ini bermanfaat, yuk bantu sebarkan ke teman-teman Anda. Jangan lupa untuk like, share, dan berikan komentar pada artikel ini ya Sahabat Wirausaha.

Referensi:

keywordtool.io. Keyword research : the complete guide to find the best keywords

neil patel. How to do keyword research.

semrush. Online marketing can be easy.

socialpilot. 430+ social media statistics you must know in 2022.

Mungkin Anda perlu membaca Artikel ini: