UKM Indonesia

​GUSTI - Gesit, Untung, Sirkuler, Tangguh dan Inklusif

Penulis : Vanda Kartasasmita
Editor : Annisa Anastasya
28 September 2022
Lama Baca : 3 menit

Pernah mendengar mengenai istilah GUSTI? GUSTI yang dimaksud di sini merupakan singkatan dari kata Gesit, Untung, Sirkuler, Tangguh dan Inklusif, ya, Sahabat Wirausaha. Istilah ini terkait pada kegiatan program pelatihan pada pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) terkait ekonomi inklusif, berkelanjutan yang ramah lingkungan serta, pengetahuan digital.

Baca Juga: Ragam Bentuk Pelestarian Lingkungan Untuk UMKM

Program yang diberikan oleh Badan Pembangunan untuk PBB (UNDP) dengan dukungan dari Pemerintah Jepang dilakukan melalui program daring bernama Bisnis Lestari. Apa saja yang didapat para pelaku UMKM dalam pelatihan ini ya? Simak penjelasannya di artikel ini, ya.


Tentang Program Pelatihan Bisnis Lestari

Sebetulnya apa itu Bisnis Lestari? Bisnis Lestari merupakan sebuah konsep usaha dengan mengusung strategi lestari dan berkelanjutan. Dalam skema kerja Bisnis Letasri, pelaku bisnis harus memperhatikan setiap aspek operasional usaha dimulai dari supply chain, produksi, penyampaian produk/jasa ke konsumen hingga pengolahan limbah yang memiliki prinsip peduli terhadap konsumen dan lingkungan alam. Singkatnya, sebuah bisnis harus memiliki prinsip 3P yaitu People, Planet dan Profit.

Baca Juga: Inclusive Business

Untuk Program pelatihan yang diadakan oleh UNDP ini digelar dengan kerja sama dengan ASYX Indonesia sebuah perusahaan Supply Chain Collaboration & Finance Technologies dan diikuti pelaku UMKM dari Jakarta, Bandung dan Surabaya di bidang makanan dan minuman, tekstil, furnitur dan kerajinan.

Pelatihan ini diharapkan dapat mengubah paradigma wirausaha yang hanya mengutamakan profit tetapi sebagai wirausaha harus mampu bertanggung jawab terhadap sosial dan lingkungan alam sekitar melalui langkah-langkah sistematis dan bertahap dalam mencapai tujuan keberlanjutan kehidupan yang lebih baik.


Agar UMKM Mewujudkan GUSTI

Apa saja yang materi pelatihan yang didapatkan peserta UMKM ini? Antara lain, berupa modul pelatihan yang dikembangkan mencakup inovasi, kualitas produk, gesit dan sigap berdasarkan prinsip inklusif, hijau, dan berkelanjutan.

Baca Juga: Mengintip Peluang Cuan Bisnis Lestari dengan Mengolah Sampah Tulang

Selain itu, mereka juga dibekali dengan keterampilan perumusan strategi pertumbuhan dan negosiasi dengan tujuan memampukan UMKM menjadi bagian rantai nilai di sektor masing-masing.

Sebanyak 200 UMKM yang telah mengikuti proses pelatihan dan seleksi yang ketat akan menampilkan Bisnis Lestari mereka bertujuan menjadi Gesit, Untung, Sirkuler, Tangguh dan Inklusif (GUSTI). Karena sangat penting peran UMKM untuk mengurangi jejak karbon dan bertransformasi menjadi ekonomi yang lebih hijau, inklusif dan berkesinambungan.

Sudahkah Sahabat Wirausaha membangun bisnis yang memegang prinsip GUSTI? Jika belum, yuk segera dimulai dan tumbuh menjadi wirausaha dengan bisnis berkembang yang ramah lingkungan.

Baca Juga: Lima UKM yang Sukses Membangun Sustainable Business

Jika merasa artikel ini bermanfaat, yuk bantu sebarkan ke teman-teman Anda. Jangan lupa untuk like, share, dan berikan komentar pada artikel ini.

Referensi:

  1. https://industri.kontan.co.id
  2. https://www.merdeka.com
Mungkin Anda perlu membaca Artikel ini: