Halo, Sahabat Wirausaha!

Sudah sempat membaca berita politik atau ekonomi terkini hari ini? Dalam beberapa waktu terakhir ini, pasti Sahabat Wirausaha merasakan adanya lonjakan harga bahan pokok untuk produksi yang dapat menjadi tantangan besar bagi para UMKM dalam menjaga kestabilan harga jual dan produksi.

Singkatnya:

  • Apakah nilai tukar rupiah yang melemah dapat berdampak ke biaya produksi lewat rantai pasok, dan bukan cuma soal kepemilikan dolar?
  • Apakah UMKM yang tidak memantau dinamika ekonomi-politik dapat salah menetapkan harga?

Kondisi ini pasti menimbulkan banyak pertanyaan tentang pemicunya: Adakah kaitan lonjakan harga dengan situasi politik dan ekonomi yang tidak stabil akhir-akhir ini?

Hubungan antara politik, ekonomi, dan para wirausahawan dapat mempengaruhi berbagai aspek, mulai dari rantai pasok, kondisi pasar, hingga kestabilan ekonomi negara. Memahami pentingnya hubungan tersebut sangat penting bagi para pelaku UMKM agar dapat membangun bisnisnya dengan sukses. 


Pentingnya Mengikuti Perkembangan Ekonomi bagi Pelaku UMKM 

Sahabat Wirausaha pasti familiar dengan isu nilai tukar rupiah yang melemah akhir-akhir ini. Banyak sekali masyarakat dan pelaku UMKM mikro yang menyepelekan hal tersebut karena menganggapnya tidak berdampak pada mereka. Ironisnya, rupiah yang terus melemah menjadi pemicu utama terjadinya inflasi di Indonesia yang kemudian membuat ekonomi negara semakin tidak stabil. Mengutip pendapat Yusuf Rendy Manilet, ekonom Center of Reform on Economics (CORE) pada Senin, 18 Mei, 2026, “Dalam ekonomi modern, dampak kurs bekerja lewat rantai pasok, bukan lewat apakah seseorang memegang dolar atau tidak.” Beliau menegaskan bahwa biaya produksi dan distribusi barang, terutama bagi para pelaku usaha, akan terkena dampak dari adanya perubahan nilai tukar mata uang yang semakin melemah. Hal ini juga mengakibatkan terjadinya inflasi yang dapat terlihat dari lonjakan harga barang-barang, sehingga konsumen juga semakin selektif dalam berbelanja. 

Dengan adanya perubahan ekonomi yang terus bergerak cepat di Indonesia, para pelaku UMKM harus mulai aktif mencari informasi dan data tentang politik dan ekonomi agar dapat berpikir kritis dalam memahami pemicu tantangan-tantangan produksi dan di pasar. Akibat adanya lonjakan komponen biaya usaha yang terjadi di Indonesia, para pelaku UMKM sedang kesulitan untuk terus berdiri kokoh untuk membangun usahanya. Terutama dengan posisi mereka yang dianggap sebagai tulang punggung ekonomi Indonesia, para pelaku UMKM harus mulai sadar akan perkembangan ekonomi di sekitarnya agar dapat menemukan solusi atas tantangan-tantangan yang ada dan akan muncul.

Salah satu faktor yang membuat para UMKM sulit bertahan berasal dari para pelakunya yang belum memahami situasi politik dan ekonomi terkini. Banyak dari mereka yang belum menyadari bahwa kedua hal tersebut memiliki peran yang sangat penting bagi usaha mereka. Terutama untuk para pelaku UMKM mikro yang berpikir bahwa masalah ekonomi tidak berpengaruh pada mereka. Kelalaian ini yang dimiliki para pelaku UMKM menjadi alasan utama mengapa usahanya tidak dapat bertahan.

Baca juga: Sensus Ekonomi 2026: Jadwal, Cakupan UMKM, dan Data yang Wajib Disiapkan


Mengapa UMKM Perlu Memahami Politik dan Ekonomi?

Pelaku usaha harus memahami bahwa beberapa situasi ekonomi dan politik yang sedang terjadi adalah hal yang di luar kendali. Jadi, apa yang harus dilakukan terutama bagi UMKM? Apakah lebih baik jika UMKM menghindari tantangan ini dengan menutup  usahanya? Tentu saja tidak, melainkan ini sudah menjadi sebuah risiko yang harus ditangani agar usahanya dapat maju. 

Dalam merintis sebuah usaha, para pelaku UMKM harus bisa beradaptasi dan berpikir kritis terhadap masalah ekonomi yang sedang dan akan terjadi ke depannya—layaknya pelayar yang sudah menyiapkan kapalnya sebelum badai menerjang. Usaha-usaha yang maju pasti sudah melalui masa ketika mereka harus melawan segala rintangan, terutama karena perubahan ekonomi tidak pernah bisa ditebak. 

Konsep ini juga dijelaskan oleh Adam Smith melalui teorinya yaitu, invisible hand, bahwa mekanisme pasar terbentuk dari permintaan dan penawaran yang muncul dari masyarakat. Ia menjelaskan bahwa perubahan harga, keinginan konsumen ditentukan dari keputusan yang telah diambil oleh seluruh masyarakat setiap harinya. Artinya, seluruh perubahan situasi ekonomi terjadi karena perilaku dan keputusan yang telah diambil oleh setiap individu. Maka dari itu, pelaku UMKM harus memiliki inisiatif untuk membaca dan menganalisis data ekonomi Indonesia agar dapat berpikir bijak dan kritis dalam membangun usahanya. Karena pada dasarnya pelaku usaha harus dapat menyesuaikan strategi usaha dengan permintaan dan perubahan dari konsumen maupun skala biaya produksi. Ini adalah sebuah fondasi pemikiran yang harus dimiliki pelaku usaha, karena pada akhirnya untuk membuat sebuah usaha jalan, pelaku harus dapat memahami dan adaptasi dengan permintaan market pasar. 

Contohnya, jika sebuah negara sedang mengalami inflasi, hal tersebut akan mengakibatkan masyarakat untuk mulai mengurangi pengeluaran untuk kebutuhan sekunder. Peran UMKM disini adalah untuk mencari strategi lain agar penjualan tetap stabil jika permintaan terhadap produknya mulai menurun. Isu yang berkaitan seperti adanya kenaikan harga bahan baku dari dampak rupiah yang semakin melemah otomatis akan membuat biaya produksi sebuah usaha meningkat. Dalam situasi ini, pelaku usaha harus mulai menyesuaikan harga atau mencari alternatif pemasok lain agar usaha tidak rugi. Jika para pelaku UMKM mulai dapat berpikir lebih cepat untuk terus adaptasi dengan kondisi ekonomi dan politik terbaru, peluang usahanya akan semakin besar dan dapat berkembang pesat di Indonesia. 

Ada beberapa cara yang dapat diterapkan para pelaku UMKM agar usahanya terus berkembang dan tidak tergelincir saat diterjang oleh rintangan politik dan ekonomi:

  1. Contingency plan: Strategi untuk membuat rencana cadangan ketika ada situasi atau kondisi ekonomi dan politik yang kurang stabil. Pelaku usaha memiliki pola pikir yang lincah untuk mengambil keputusan cepat ketika adanya perubahan situasi. Salah satu strategi bisa seperti menyusun strategi penjualana alternatif ketika adanya penurunan dalam permintaan pasat ataupun menyiapkan dana darurat saat terjadinya krisis ekonomi yang akan menjadi ancaman kepada pelaku usaha. 

  2. Mengurangi dampak risiko dengan dual sourcing: Pelaku usaha sudah dapat berpikir lebih waspada terhadap situasi ekonomi yang tidak pasti dan harus mulai berpikir untuk tidak bergantung pada satu pasar atau produk. Pelaku usaha dapat mencari alternatif pemasok agar kelangsungan produksi usaha tetap berjalan meskipun ada gangguan dalam rantai pasok. Dengan strategi ini, usaha pelaku bisnis tetap dapat maju karena dapat meluaskan jangkauan penjualan.

  3. Risk assessment: Di mana para pelaku usaha mengalokasikan waktu dan sumber daya yang cukup banyak untuk memahami situasi politik dan stabilitas ekonomi secara nasional maupun internasional. Pelaku usaha mempelajari ketergantungan rantai pasok, termasuk kondisi pemasok dan pelanggan untuk mengantisipasi jika adanya perubahan kebijakan yang diambil dengan adanya kondisi ekonomi yang kurang stabil yang mungkin dapat berpotensi untuk memberikan dampak kepada usaha seperti adanya pelemahan nilai tukar rupiah dan nilai penjualan ketika adanya inflasi. 

  4. Bertindak fleksibel dan inovatif: Pelaku usaha dapat memikirkan strategi agar usahanya tetap maju dengan menyesuaikan usahanya dengan kondisi ekonomi terbaru. Hal ini biasa dilakukan oleh pelaku usaha dengan menetapkan harga baru atau mengurangi nilai produksi, sesuai dengan rantai pasok untuk menghindari hambatan distribusi. 


Pahami Data Ekonomi untuk Kemajuan UMKM

Pada akhirnya, tantangan-tantangan untuk para pelaku usaha, terutama UMKM, pasti akan terasa lebih sulit, terutama bagi mereka yang belum memiliki pemahaman politik dan data ekonomi terhadap situasi terkini. Karena pasalnya, perubahan ekonomi yang terjadi pada negara Indonesia juga dipengaruhi dengan situasi global. Dan pada akhirnya, negara mulai menggantungkan kemajuan ekonomi Indonesia kepada UMKM—menjadikan para pelaku UMKM tulang punggung ekonomi Indonesia yang dapat membantu untuk memulihkan situasi ekonomi negara kita. Oleh karena itu, memiliki inisiatif untuk mempelajari politik dan ekonomi adalah sebuah kewajiban setiap individu untuk menjaga keberlangsungan para pelaku UMKM dan kestabilan ekonomi Indonesia. 

Wawasan luas tentang politik dan data ekonomi dapat membuat UMKM berdiri kokoh di tengah adanya ribuan masalah ekonomi yang terus muncul. Peduli terhadap politik dan data ekonomi dapat memberikan dampak signifikan bagi Indonesia agar masalah-masalah ekonomi pulih secara perlahan. Setiap masyarakat Indonesia memiliki peran dan kontribusi terhadap situasi ekonomi di Indonesia. 



Ilmu dan informasi yang bermanfaat layak untuk terus bergerak. Yuk, bantu kami sebarkan kepada sesama pelaku usaha yang mungkin sedang membutuhkannya.

Kamu juga bisa berkontribusi lebih jauh dengan mendukung keberlanjutan konten edukatif ini melalui fitur Dukung Kami di bawah artikel ini.

Bagi Sahabat Wirausaha yang ingin tumbuh dalam komunitas yang saling menguatkan, bergabunglah di ukmindonesia.id/registrasi. Tempat para pelaku UMKM belajar bersama dan naik kelas!

Daftar Referensi: 

  • Pajakku, "Benarkah Warga Desa Aman dari Pelemahan Rupiah?" (2026) — https://pajakku.com/artikel/benarkah-warga-desa-aman-dari-pelemahan-rupiah 
  • Pasar Bukan Milik Kapitalis (Tulisan 1 dari 4) (2026) — https://www.suar.id/pasar-bukan-milik-kapitalis-tulisan-1-dari-2-tulisan/
  • Cara Ampuh Mengadaptasi Strategi Bisnis saat Lingkungan Politik Tidak Stabil (2025) — https://majoo.id/solusi/detail/cara-ampuh-mengadaptasi-strategi-bisnis-saat-lingkungan-politik-tidak-stabil
  • How Does Politics Affect Business Ownership (2024) — https://www.benetrends.com/blog/how-does-politics-affect-business-ownership/
  • How businesses are coping with ever-increasing geopolitical risks (2025) — https://www.weforum.org/stories/2025/01/how-businesses-coping-ever-increasing-geopolitical-risks/



Dukung Misi Edukasi Kami

Kontribusi Anda, sekecil apa pun, sangat membantu kami agar dapat terus membuat konten edukasi kewirausahaan dan merawat keberlanjutan website ini.