
Sahabat Wirausaha, pernah membayangkan berjualan di pasar pagi yang hangat, santai, dan penuh interaksi bermakna dengan pengunjung? Konsep inilah yang dihadirkan lewat Sumilir Market, sebuah ruang berniaga yang mengusung tema Slow Living Morning di kawasan kreatif JNM Bloc, Yogyakarta.
Digelar pada Minggu, 25 Januari 2026, pukul 07.00–12.00 WIB, Sumilir Market membuka kesempatan bagi 20 tenant terkurasi untuk ikut meramaikan pasar pagi yang tidak hanya menjual produk, tetapi juga pengalaman. Berlokasi di Kompleks Jogja National Museum (JNM), acara ini dirancang sebagai titik temu antara brand lokal, pelaku usaha jasa, dan pengunjung yang mencari aktivitas pagi yang lebih sadar, tenang, dan berkelanjutan.
Tak sekadar jualan, Sumilir Market juga menghadirkan collaborator activity, workshop, hingga brand activation yang memberi nilai tambah bagi tenant. Tema slow living menjadi benang merah, sehingga produk yang dihadirkan pun diharapkan selaras—mulai dari kuliner, produk non-FnB, hingga usaha jasa yang mengedepankan kualitas, cerita, dan kedekatan dengan konsumen.
Dari sisi biaya, Sumilir Market tergolong ramah bagi UMKM. Berikut rincian biaya partisipasi yang perlu disiapkan oleh tenant:
-
Rp200.000 untuk brand FnB (Food & Beverage)
-
Rp180.000 untuk brand non-FnB
-
Rp100.000 untuk usaha jasa
Setiap tenant akan mendapatkan fasilitas berupa 1 meja, 2 kursi, serta akses listrik hingga 100 watt (jika dibutuhkan), sehingga pelaku usaha dapat fokus pada penyajian produk dan interaksi dengan pengunjung.
Bagi Sahabat Wirausaha yang tertarik untuk bergabung, pendaftaran tenant dapat dilakukan dengan menghubungi Gilang di nomor 0821 4330 2183. Jangan lewatkan kesempatan untuk memperkenalkan produk dan jasa Anda dalam suasana pasar pagi yang hangat, kolaboratif, dan penuh makna—karena di Sumilir Market, yang dibangun bukan hanya transaksi, tetapi juga koneksi jangka panjang.









