UKM Indonesia

​Panduan Membuat Akun bagi UMK di Online Single Submission Berbasis Risiko (OSS RBA)

Deskripsi

    Hand using laptop computer with virtual screen and document for online approve paperless quality assurance and erp management concept

    Nomor Induk Berusaha merupakan bukti registrasi bagi pelaku usaha yang menjalankan kegiatan berusaha di Indonesia. Dengan memiliki NIB, pelaku usaha tidak perlu lagi mengurus perizinan seperti SIUP, SITU, dan TDP.

    Kepemilikan NIB menjadi prasyarat untuk mendaftar perizinan lainnya, seperti izin BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan), SPP-IRT (Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga), dan SNI (Standar Nasional Indonesia). Oleh sebab itu, pelaku usaha yang belum memiliki NIB, perlu mendaftar di www.oss.go.id yang merupakan portal perizinan berusaha terpadu.

    Baca Juga: Cara Mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB) di OSS RBA 2021

    Langkah pertama yang Sahabat Wirausaha perlu lakukan untuk mendaftar NIB adalah dengan membuat hak akses di OSS. Nantinya setelah mendapatkan hak akses, Sahabat Wirausaha bisa mengisi formulir untuk mendapatkan NIB.

    Bagi yang belum terbiasa dengan sistem online, Sahabat Wirausaha mungkin membutuhkan waktu untuk beradaptasi dan mempelajari proses pendaftaran di sistem OSS. Namun jangan khawatir, bagi Sahabat Wirausaha yang memiliki Usaha skala Mikro dan Kecil (UMK) akan mendapat panduan tentang cara mendapatkan hak akses di OSS RBA pada artikel ini.


    Tata Cara Pendaftaran Hak Akses OSS RBA

    Berikut adalah langkah yang Sahabat Wirausaha perlu lakukan untuk mendapatkan akses OSS RBA:

    1. Masuk ke Website OSS

    Pertama, Sahabat Wirausaha harus masuk ke portal resmi OSS di www.oss.go.id melalui smartphone, laptop, atau perangkat digital lainnya. Tampilan website OSS akan tampak seperti berikut:


    Baca Juga: Daftar Perizinan yang Dibutuhkan Usaha Produksi Frozen Food

    2. Pilih DAFTAR

    Pada bagian kanan atas, ada pilihan DAFTAR dan MASUK. Dikarenakan kita mau mendaftar hak akses, maka pilih DAFTAR.

    • Pilih Jenis Pelaku Usaha
    • Melengkapi Data Sebagai Orang Perorangan

    3. Pilih Usaha Mikro dan Kecil (UMK)

    Selanjutnya, Sahabat Wirausaha akan melihat dua menu pilihan, yaitu Usaha Mikro dan Kecil (UMK) dan Non Usaha Mikro dan Kecil (Non UMK). Dikarenakan Sahabat Wirausaha berkategori UMK, pilihlah menu sebelah kiri yaitu Usaha Mikro dan Kecil (UMK).


    Baca Juga: Cara Mendaftarkan Merek Bagi Pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) Perseorangan

    4. Pilih Jenis Pelaku Usaha

    Anda harus memilih jenis pelaku usaha di kolom berikut, pilihannya ada Orang Perorangan dan Badan Usaha. Orang Perorangan diperuntukkan bagi pelaku usaha perseorangan atau bukan badan usaha.