UKM Indonesia

Angka Pengenal Impor (API)

Deskripsi
    Deskripsi

    Angka Pengenal Impor (API) adalah tanda pengenal sebagai importir. API merupakan syarat untuk dapat mengimpor barang dari luar negeri.

    API memiliki dua jenis, yaitu Angka Pengenal Impor Umum (API-U) dan Produsen (API-P). API-U (API Umum) diperuntukkan bagi importir yang melakukan impor barang untuk tujuan diperdagangkan dan jenis barang yang diimpor masuk dalam kategori umum.

    API Produsen (API-P) diperuntukkan bagi perusahaan yang mengimpor mesin-mesin produksi perusahaan. API-P hanya diberikan kepada perusahaan yang melakukan impor barang untuk dipergunakan sendiri sebagai barang modal, bahan baku, bahan penolong, atau bahan lain untuk mendukung proses produksi.


    Syarat dan Alur

    Ada dua cara untuk memperoleh API, yaitu mendaftarkan diri secara online di website http://inatrade.kemendag.go.id/ atau datang langsung ke Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) di provinsi/kota/kabupaten dimana perusahaan berdomisili.

    Untuk pemohon API-U, syaratnya adalah sebagai berikut :

    1. Mengisi formulir secara online di website http://inatrade.kemendag.go.id/index.php/registrasi atau mengisi formulir yang disediakan di kantor BKPM setempat.
    2. Melengkapi dokumen persyaratan sebagai berikut :
      1. Fotokopi Akta Pendirian Perusahaan dan Akta Perubahan,
      2. Fotokopi SK Kemenkumham Pendirian dan SK perubahan,
      3. Fotokopi surat domisili perusahaan yg masih berlaku,
      4. Fotokopi Nomor Pokok Wajib Pajak perusahaan,
      5. Fotokopi Tanda Daftar Perusahaan (TDP),
      6. Fotokopi KTP atau paspor penandatanganan API yaitu Direksi dan kuasa Direksi,
      7. Pas foto penanggung jawab (3x4) sebanyak 4 lembar dengan latar belakang warna merah,
      8. Fotokopi Izin usaha di bidang perdagangan impor yang diterbitkan oleh Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) untuk API-U, dan
      9. Referensi Bank Devisa untuk API-U.

    Untuk pemohon yang mendaftar API Produsen maka syarat dokumennya tertera pada poin a-g, ditambah dokumen berikut :

    1. Salinan Kontrak Kerjasama dengan pemerintah atau badan pelaksana/satuan kerja khusus yang dibentuk oleh pemerintah untuk melakukan pengendalian kegiatan usaha,
    2. Rekomendasi asli dari pemerintah atau badan pelaksana/satuan kerja khusus,
    3. Fotokopi dokumen Pendaftaran Penanaman Modal, Izin Prinsip Penanaman Modal, Izin Usaha di bidang industri, atau izin sejenis yang diterbitkan oleh Kepala BKPM setempat.

    Biaya

    Pendaftaran tidak dipungut biaya


    Lama Pengurusan

    5-7 hari kerja


    Kontak :

    Kementerian Perdagangan Republik Indonesia
    Jl. M.I Ridwan Rais No.5 Jakarta Pusat 10110
    Website : http://inatrade.kemendag.go.id/
    Telpon : (021) 3841961/62


    Referensi :

    Peraturan Menteri Perdagangan No.70 Tahun 2015 tentang Angka Pengenal Impor Unduh Disini

Syarat
Dokumen Referensi

Dasar Hukum

Peraturan Menteri Perdagangan No.45/2009 tentang Angka Pengenal Importir API.

Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi

Mungkin Anda perlu membaca Artikel ini: