UKM Indonesia

​Tren dalam TikTok yang Penting Bagi Digital Marketing



sumber : backlinko

Sahabat Wirausaha tentu tau aplikasi TikTok bukan? Ya Sahabat Wirausaha, siapa sih yang gak kenal dengan TikTok? Jejaring sosial yang sempat diblokir di Indonesia ini kemahsyurannya luar biasa kini di seluruh dunia. Sebelum kita pelajari tren TikTok yang penting dalam digital marketing, yuk kita cari tau dulu sejarah berdirinya TikTok.


Sejarah TikTok

Aplikasi TikTok berasal dari negeri Tiongkok yang diluncurkan pada awal September tahun 2016 oleh seorang pengusaha bernama Zhang Yiming, yang juga sekaligus pendiri dari sebuah perusahaan berbasis teknologi yaitu ByteDance. Sebelum dikenal luas oleh masyarakat dunia, aplikasi Tiktok dulunya dikenal dengan sebutan Douyin di negara asalnya, dimana pengguna hanya menggunakan aplikasi ini untuk membagikan video pendek dengan durasi 15 detik kepada seluruh pengguna lainnya.

Gambar 1. Douyin dan TikTok

sumber : eggsist.com

Tak disangka, aplikasi ini ternyata mendapat respon positif dari penggunanya, sehingga aplikasi ini menjadi salah satu aplikasi yang cukup populer di negara asalnya. Karena merasa berhasil memperkenalkan di negara asalnya, BytdeDance akhirnya mencoba untuk memperkenalkan aplikasi ini kepada masyarakat dunia. Sehingga, ByteDance memutuskan untuk mengganti nama Douyin menjadi TikTok.

Menariknya, pada bulan Juli tahun 2018, aplikasi TikTok menjadi salah satu aplikasi yang cukup viral di Indonesia karena Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memblokir aplikasi ini karena dianggap tidak memberikan konten yang mendidik. Namun, hanya berselang sebulan kemudian, yaitu pada bulan Agustus 2018, aplikasi TikTok dapat diunduh kembali. Meskipun memiliki sejarah yang kurang mengenakan karena sempat diblokir, pengguna TikTok di Indonesia sendiri mencapai angka 30,7 juta yang tercatat pada bulan Juli tahun 2020 lalu. Bahkan hingga kini, aplikasi TikTok sudah diunduh lebih dari 100 juta pengguna di Google Play Store. Angka yang sangat fantastis bukan?


Tantangan TikTok

Untuk dapat mencapai status sebagai salah satu platform yang populer sekarang ini tentu bukanlah hal yang mudah Sahabat Wirausaha. TikTok sempat mengalami beberapa hambatan. Selain yang telah disebutkan diatas sebelumnya, TikTok juga pernah menghadapi persaingan dengan salah satu platform serupa yang juga kita kenal dengan nama Musical.ly. Karena merasa terancam, akhirnya pada November 2017, TikTok pun mengakuisisi Musical.ly dengan nominal Rp13,6 miliar.

Gambar 2. TikTok Akuisisi Musical.ly

sumber : Tech In Asia Indonesia

Setelah itu, TikTok terus tumbuh secara perlahan dan mulai mengglobal. Dengan aplikasi yang kelebihannya menggunakan musik tanpa perlu takut terkena hak cipta pemiliknya, algoritma dari TikTok pula yang membuat aplikasi ini semakin populer. Berbeda dengan Youtube atau Instagram, algoritma TikTok bisa menyebarkan konten pengguna siapapun tanpa melihat jumlah pengikutnya dengan mempelajari kebiasaan para pengguna aktif lebih cepat dari aplikasi lain, yang dinamakan “For Your Page”.

Menariknya lagi, saat pandemi Covid-19 mulai menyebar di awal tahun 2020 dan tagar #Stayhome mulai muncul dimana-mana, aplikasi TikTok semakin digandrungi oleh banyak orang di dunia untuk menghilangkan rasa jenuh disaat karantina berlangsung. Terbukti per Oktober di tahun 2020, pengguna TikTok mencapai 2 miliar unduhan di seluruh dunia. Hal tersebut adalah jumlah yang luar biasa sekaligus menantang sosial media yang telah lebih dahulu menjadi besar seperti Facebook, Instagram, dan Twitter.


Mengenal TikTok Marketing

Kehadiran TikTok dinilai turut berkontribusi dalam memajukan bisnis. Melalui aplikasi TikTok, banyak sekali pengguna yang mempromosikan bisnisnya, mulai dari UMKM hingga brand-brand besar seperti Guess, Prada, Samsung, dan lain sebagainya. Inilah yang disebut dengan TikTok Marketing.

Gambar 3. TikTok Marketing

sumber : Tech in Asia

TikTok marketing atau TikTok digital marketing adalah teknik pemasaran yang dilakukan oleh sebuah merek di media sosial TikTok. Digital marketing TikTok merupakan metode pemasaran digital yang memberikan fasilitas-fasilitas bermanfaat bagi para pegiat bisnis, termasuk Sahabat Wirausaha di dalamnya.

Dengan segala fitur dan fasilitas yang ada, TiKTok memberikan ragam wawasan statistik dan tools-tools canggih yang bisa digunakan oleh para pelaku bisnis seperti TikTok for Business yang bermanfaat dalam memberikan pebisnis analisa keterlibatan audiens yang komprehensif. Adapun langkah untuk membuat TikTok for Business yaitu:

  • Download aplikasi TikTok di Google Play Store atau App Store
  • Daftar dengan akun bisnis dengan mengisi informasi diri seperti alamat e-mail, password, nama akun (alias nama toko online Sahabat Wirausaha), dan lain sebagainya
  • Klik “Saya,” lalu pilih tombol titik tiga di bagian atas > “Kelola Akun Saya” > “Alihkan ke Akun Bisnis”
  • Pilihlah kategori bisnis yang sesuai dengan yang Sahabat Wirausaha inginkan
  • Perbarui profil akun bisnis Sahabat Wirausaha seperti mengunggah foto logo toko online, mengisi informasi bisnis secara singkat, dan berikan alamat website toko online Sahabat Wirausaha agar memudahkan calon pembeli untuk mengecek situs lengkap jualan Sahabat Wirausaha nantinya

Mengenal Tren dan Fitur TikTok

Setelah mengenal sejarah TikTok, yuk Sahabat Wirausaha kita pelajari trend dan fitur yang dimiliki TikTok, terlebih yang dapat dioptimalkan dalam strategi digital marketing.

1. Penambahan music

Sesuai dengan penjelasan sebelumnya, TikTok merupakan salah satu platform video musik. Ini berarti, salah satu fitur utama yang terdapat pada aplikasi TikTok adalah fitur penambahan musik. Sahabat Wirausaha dapat menambahkan beragam jenis musik yang sesuai dengan konten video yang ingin Sahabat Wirausaha buat.

Selain itu, Sahabat Wirausaha tidak perlu merasa khawatir untuk memakai musik tersebut secara bebas, karena semua musik yang telah tersedia di aplikasi, sudah mendapat izin dari pemiliknya, sehingga tidak akan dikenakan copyright.

Gambar 4. Menggunakan Musik di TikTok

sumber : Wigatos

2. Filter pada video

Fitur kedua yang juga dapat digunakan oleh seluruh pengguna TikTok, termasuk Sahabat Wirausaha adalah fitur filter yang ada pada video. Pengguna bisa menambahkan filter pada video untuk mengubah tone warna pada video. Selain itu, Sahabat Wirausaha juga bisa menyesuaikan tone dan rona sesuai dengan objek video Sahabat Wirausaha.

Gambar 5. Filter di TikTok

sumber : jalantikus

3. Filter sticker dan efek video

TikTok menyediakan setidaknya 5 kategori efek yang dapat Sahabat Wirausaha coba, diantaranya ada efek visual, efek sticker, efek transition, efek split, dan juga waktu. Dalam efek stiker, Sahabat Wirausaha dapat menemukan beragam pilihan seperti, hot, classic, selfie, hair, funny, interactive, heart, vlog, animal dan glasses. Filter ini tak lain bertujuan untuk membuat video yang dibuat menjadi terkesan lebih kreatif.

4. Filter voice changer

Sebagai pengguna, Sahabat Wirausaha kini dapat mengubah suara dalam video yang Sahabat Wirausaha buat dengan menggunakan fitur Voice Changer ini. Dengan beragam efek suara yang berbeda, Sahabat Wirausaha kini dapat menambahkan keseruan dan kreativitas ke dalam video mereka dengan mudah. Cara nya pun cukup mudah untuk dilakukan, Sahabat Wirausaha hanya perlu merekam atau dapat memilih dari galeri smartphone Sahabat Wirausaha, kemudian pilih voice effect.

Gambar 6. Merubah Suara di TikTok

sumber : Youtube

5. Filter Beautify

Bagi Sahabat Wirausaha yang ingin tampil lebih percaya diri di setiap video yang dibuat, TikTok menyediakan fitur beautify yang dapat membuat wajah para pengguna akan terlihat jadi jauh lebih cantik atau lebih tampan, bahkan terlihat lebih keren dan juga unik. Selain itu, Fitur ini juga bisa mengatur bentuk wajah, warna mata, dan juga memperhalus wajah.

6. Filter auto captions

Fitur ini merupakan salah satu fitur baru yang disediakan oleh TikTok. Fitur ini memungkinkan kreator konten Tik Tok menyertakan subtitle yang dibuat secara otomatis oleh aplikasi. Tujuan disediakannya fitur ini adalah untuk mempermudah semua orang sehingga dengan mudah dapat mengakses atau menikmati video yang dibuat, terlebih bagi mereka yang memiliki kesulitan mendengar. Cara menggunakannya pun mudah, Sahabat Wirausaha hanya perlu mengklik fitur “Caption” pada laman editing sebelum mengunggah video.

Setelah itu, kata-kata yang diucapkan oleh kreator di dalam konten tersebut akan ditranskripsi secara otomatis oleh aplikasi. Setelah itu, Sahabat Wirausaha dapat melihat dan menyunting subtitle yang telah dibuat supaya teksnya tidak keliru.

Gambar 7. Auto Caption di TikTok

sumber : the verge

7. Fitur hapus komen dan blokir pengguna secara massal

Belum lama ini, TikTok juga memperkenalkan fitur baru yang dapat memungkinkan kreator lebih mudah menghalau bullying. Sayangnya, tidak semua pihak mendukung peluncuran fitur baru ini. Pasalnya, banyak yang berpikiran dengan menggunakan fitur baru tersebut, memungkinkan kreator mengubah personanya, dimana konten yang diunggah mereka terlihat diterima dengan baik. Padahal mungkin saja ada banyak audiens TikTok yang menolaknya. Untuk menggunakannya, pengguna bisa menekan agak lama pada sebuah komentar atau mengetuk ikon pensil yang ada di sudut kiri atas untuk membuka pilihan.

Dari situ, kreator bisa memilih 100 komentar atau akun untuk dihapus atau diblokir alih-alih harus menyisir satu per satu. Dengan begitu penghapusan komentar atau pemblokiran akun bisa lebih mudah.

8. Fitur live

Tidak banyak yang tahu, TikTok juga memiliki fitur live yang dapat oleh digunakan oleh Sahabat Wirausaha. Sayangnya, tidak seperti platform media sosial lainnya, tidak semua pengguna TikTok diizinkan untuk memulai video Langsung di platform. Pasalnya hanya pengguna yang memiliki minimal 1000 followers yang bisa melakukan live di TikTok.

Gambar 8. Live di TikTok

gambar : gadgetren

9. Gunakan hastag dalam membuat video

Berdasarkan laman resmi TikTok, hastag merupakan bagian dari informasi dalam video. Hastag menjadi penting karena dapat menjadi rujukan untuk memberikan rekomendasi video kepada pengguna TikTok lainnya. Namun yang perlu Sahabat Wirausaha ketahui, menggunakan hashtag juga ada tekniknya lho. Gunakanlah hastag yang paling relevan dengan konten dan bisnis Sahabat Wirausaha. Sebagai contoh, Sahabat Wirausaha memiliki bisnis skincare, maka konten tutorial membersihkan wajah bisa menjadi konten dari TikTok kita. Maka, Sahabat Wirausaha bisa menambahkan hashtag #tutorial atau #cucimukachallenge. Bahkan, agar terlihat menonjol, Sahabat Wirausaha juga bisa menggunakan branding promo yang sedang dilakukan. Sebagai contohnya, Zalora membuat hashtag #ZStyleNow untuk promosi event Zalora Fashion Festival.

10. Membuat hashtag challenge

Tren di poin 11 ini masih ada hubungannya dengan poin sebelumnya ya Sahabat Wirausaha. Jika di poin sebelumnya, kita mencantumkan hastag dalam informasi video kita, maka disini Sahabat Wirausaha dapat membuat sebuah challenge yang menarik, sehingga dapat diikuti oleh pengguna TikTok lainnya.

Sebagai contoh, #lalalachallenge yang mampu menarik lebih dari 200 juta pengguna, mulai dari masyarakat biasa hingga public figure. Bagaimana hashtag challenge untuk bisnis Sahabat? Brand fashion Guess sudah pernah menggunakannya Sahabat Wirausaha. Guess menggunakan hashtag challenge #InMyDenim untuk mempromosikan produk denim terbaru mereka. Hasilnya, banyak pengguna TikTok yang membuat video dengan menggunakan produk denim Guess. Hashtag challenge cukup efektif untuk mempromosikan produk bisnis. Sahabat Wirausaha tertarik untuk mencobanya?

Gambar 9. #InMyDenim

sumber : businesswire

11. Berkolaborasi dengan key opinion leader

Dilansir dari Digital Marketing Institute, 86 persen marketer mempercayakan key opinion leader atau influencer untuk meningkatkan brand awareness dan penjualan produk. Yang paling penting dalam hal ini Sahabat, sesuaikan influencer tersebut dengan target pasar kita ya. Yang menarik, influencer disini bukan saja tentang artis atau public figure dengan biaya fantastis, melainkan juga kita bisa berkolaborasi mulai dari mikro influencer. Kembali Sahabat Wirausaha, yang terpenting adalah pastikan sosok yang kita ajak kolaborasi tersebut sesuai dengan target pasar dari produk kita.

12. TikTok Ads

Seperti platform media sosial lainnya, TikTok juga menyediakan layanan iklan berbayar lho Sahabat Wirausaha. Terdapat empat jenis produk iklan yang ditawarkan di TikTok, antara lain :

  • InFeed Ads: iklan muncul saat pengguna scroll feed
  • Promotes Hashtag Challenge: iklan yang mengajak pengguna menggunakan hashtag challenge
  • Branded Effect/Filter: filter atau efek khusus yang berisi informasi produk
  • Brand Takeover: iklan eksklusif berupa image, gif, atau video yang hanya muncul sehari sekali saat pertama membuka aplikasi.

Dari keempat jenis produk iklan tersebut, InFeed Ads adalah iklan yang paling populer. Untuk bisnis kecil, jenis ini juga yang paling menguntungkan Sahabat Wirausaha. Mengapa demikian? selain karena budget untuk memasang iklan yang relatif kecil, InFeed Ads nantinya akan muncul di feed audiens. Bahkan, untuk membuat iklan semakin optimal, ada pilihan penargetan minat dan penargetan perilaku.

Secara umum, penargetan minat ini mirip seperti Facebook Ads dan Instagram Ads. Jadi, iklan hanya ditampilkan ke audiens dengan minat sesuai dengan bisnis Sahabat Wirausaha. Sedangkan penargetan perilaku akan mempelajari perilaku pengguna TikTok selama 7-15 hari terakhir, dan menampilkan iklan yang sesuai dengan kesukaan mereka.

Itulah tadi beragam tren di TikTok yang dapat Sahabat Wirausaha optimalkan dalam rangka meningkatkan performa bisnis. Selamat mencoba ya!

Digital Marketing Institute. 20 Surprising Influencer Marketing Statistics.

TikTok. How TikTok recommends videos #ForYou

Mungkin Anda perlu membaca Artikel ini: