UKM Indonesia

Tempa Hubungan Baik Dengan Mitra Bisnis Lewat 9 Cara Berikut

Penulis : Sonia Fatmarani
Editor : Banu Rinaldi
14 Juni 2022
Lama Baca : 7 menit

https://images.unsplash.com/photo-1600880292203-757bb62b4baf?ixid=MnwxMjA3fDB8MHxwaG90by1wYWdlfHx8fGVufDB8fHx8&ixlib=rb-1.2.1&auto=format&fit=crop&w=1000&q=80

Sumber gambar : Unsplash

Relasi adalah salah satu faktor yang paling penting dalam menjaga bisnis kita agar tetap berjalan konsisten. Sebisa mungkin, Sahabat Wirausaha tentu ingin menjalin kerjasama yang apik dengan mitra bisnis, supplier, maupun klien tetap. Sayangnya, membangun hubungan yang baik dengan mitra bisnis bukan hal yang mudah. Terutama di masa pandemi seperti sekarang, saat dunia bisnis mengalami naik-turun yang kian menjemukan. Nah, bagaimana cara paling tepat agar hubungan kita dengan berbagai pihak tetap langgeng? Yuk, simak daftar lengkapnya berikut ini!

  1. Pastikan mengontak mitra sesering mungkin

Di masa pandemi, permintaan pasar bisa saja terjun bebas dan produksi barang menurun. Akibatnya, kita menjadi jarang membeli ataupun berkomunikasi dengan supplier. Tak hanya itu, klien tetap yang tadinya aktif memesan produk pun bisa jadi pasif. Meskipun begitu, kita tentu tak ingin kehilangan mitra bisnis, bukan? Karenanya, sebisa mungkin teman-teman harus rajin mengontak mereka, baik melalui e-mail, chat, maupun kontak video. Pastikan kita tetap meng-update kondisi bisnis dan industri yang digeluti secara berkala, agar tercipta rasa saling mengerti satu sama lain. Dengan begini, saat kondisi kemudian membaik, mitra, klien, dan supplier akan tetap percaya untuk bekerjasama dengan kita. Intinya, jangan sampai hilang kontak begitu saja ya!

2. Bayar tagihan tepat waktu

Hal ini paling penting untuk diterapkan pada supplier dan mitra bisnis terkait. Ingatlah, bahwa supplier juga menjalankan bisnis yang membutuhkan dana dan cuan untuk bertahan. Sama seperti kita, mereka tentu tidak senang saat pembayaran ditunda-tunda. Karenanya, sebisa mungkin selalu bayar tagihan yang diberikan supplier secara tepat waktu, ya! Dengan begini, kita juga bisa mempertahankan pencatatan keuangan dan reputasi yang baik di mata mitra bisnis.

3. Berikan hadiah atau reward kecil

Dilansir dari Bisnis.com, di masa pandemi ini, banyak pihak yang rentan terkena stres dan membutuhkan perhatian lebih besar dari biasanya. Hal ini berlaku pula pada klien, mitra, maupun supplier bisnis kita. Untuk menjaga prospek bisnis yang tengah direncanakan ataupun yang sedang berjalan, maka tidak ada salahnya jika kita memberikan reward kecil-kecilan pada mitra bisnis sebagai tanda maksud baik. Tidak perlu muluk-muluk, reward bisa diberikan dalam bentuk merchandise maupun hamper sederhana yang bisa menunjukkan perhatian dari pihak kita.

4. Selalu berikan informasi yang jelas dan tepat

Kepercayaan bisa tumbuh melalui komunikasi yang baik antara dua belah pihak. Karenanya, saat kita membeli produk maupun jasa dari pihak mitra atau supplier, jangan lupa untuk menyampaikan informasi kebutuhan yang jelas dan tepat. Dengan cara ini, pihak yang kita ajak bekerjasama bisa lebih mengerti tentang spesifikasi bahan baku yang harus mereka sediakan. Informasikan dengan jelas mengenai kualitas, kuantitas, dan detail dari produk yang kita inginkan. Hal ini wajib dilakukan agar tidak terjadi kesalahpahaman yang akhirnya berujung pada tidak tepatnya pemenuhan kebutuhan barang dan jasa. Selain itu, komunikasi yang apik juga kunci untuk menghindari perselisihan yang bisa memecah belah kerjasama kita dengan pihak lain.

5. Terbuka tentang masalah dan kendala yang ada

Lagi-lag, komunikasi merupakan hal penting dalam berbisnis. Saat kita memiliki masalah atau kendala dalam bisnis, sebisa mungkin sampaikan hal ini kepada mitra sejelas-jelasnya. Ajak mereka berunding secara baik-baik sehingga bisa menemukan pemecahan masalah yang tepat guna. Atau, jika teman-teman merasa punya masalah dengan cara kerja atau operasional yang dijalankan mitra, jangan ragu untuk menjabarkannya secara jelas. Masalah ini bisa macam-macam bentuknya, seperti waktu pengiriman yang kurang konsisten, kualitas produk yang menurun, maupun kendala di bidang transportasi atau distribusi. Begitu pula jika kita ingin menunda atau mencicil pembayaran. Hal-hal seperti ini penting untuk disampaikan agar tidak ada pihak yang kemudian merasa dirugikan.

6. Rajin memberi saran atau masukan

Jika teman-teman merasa ada hal yang kurang dari pelayanan supplier maupun mitra bisnis, segera sampaikan dalam bentuk saran atau masukan yang membangun. Dengan begitu, kita bisa menjalankan bisnis dengan lebih baik. Sebab, tentunya mitra juga ingin berkembang dalam mengelola bisnisnya. Di sinilah kita bisa membantu dengan memberi saran atau masukan. Dengan cara ini, kedua belah pihak bisa diuntungkan, bukan?

7. Tawarkan harga atau promo yang menarik

Di masa sulit seperti sekarang, siapa sih yang tidak senang dengan diskon? Ya, pihak mitra maupun klien tentu akan lebih senang jika kita kerap menawarkan harga dan promosi yang bisa menguntungkan mereka. Selain menjaga rantai bisnis tetap berjalan dengan konsisten, hal ini juga bisa mempererat hubungan kita dengan mitra sekaligus membuat mereka lebih percaya memasok produk dari pihak kita. Nah sebaliknya, saat berhadapan dengan supplier, kita sebisa mungkin jangan memaksa mereka untuk memberi kita harga diskon. Sebab, kita tidak tahu pasti bagaimana keadaan bisnis mereka saat ini. Bisa saja, pihak supplier justru menjadi jengah jika kita terus-terusan minta promo maupun harga di bawah kemampuan mereka. Intinya, kita harus pintar dalam berkomunikasi ke dua arah.

8. Konsisten menjaga kualitas dan pelayanan

Tanpa diminta, tentunya teman-teman UKM sudah paham betul bahwa menjaga kualitas produk yang baik adalah kunci dalam menarik klien dan mitra bisnis. Jika kita memiliki track record pelayanan dan produk yang baik, tentu pihak mitra juga akan semakin percaya bekerjasama dengan kita. Tak hanya menjaga hubungan baik, konsisten menjaga kualitas juga mampu menarik klien baru, lho! Sebab, tidak menutup kemungkinan mitra bisnis akan mempromosikan bisnis kita ke pihak-pihak baru. Menarik, bukan?

9. Manfaatkan media sosial

Saat ini, setiap orang menggunakan media sosial untuk terhubung lebih dekat dengan kenalan-kenalannya. Mitra bisnis kita pun tidak luput dari fenomena ini. Karenanya, kita bisa memanfaatkan media sosial, baik Instagram, Twitter, WhatsApp, maupun Facebook untuk menjaga kedekatan dengan mitra. Caranya? Sering-seringlah ajak mereka berkolaborasi saat kita melakukan promosi di sosial media. Jangan lupa juga untuk saling mengikuti dan men-tag akun supplier maupun mitra bisnis di situs-situs tersebut. Dengan begini, mitra akan merasa lebih dekat dan semakin nyaman berbisnis dengan kita. Tidak hanya itu, kita juga bisa saling mendukung dengan pihak mitra melalui promosi produk dan dagangan masing-masing. Jadi, kedua belah pihak sama-sama untung.

Nah, itu dia sembilan cara yang bisa teman-teman UKM praktikkan guna menjaga hubungan yang harmonis dan langgeng dengan mitra bisnis. Intinya, jangan sampai kita menghilang dari kontak klien, sehingga mereka jadi ragu untuk mengajak bekerjasama. Pastikan kita tetap eksis dan bisa dihubungi kapan saja. Meskipun banyak pembatasan dari pemerintah, namun menjaga komunikasi bisa dilakukan melalui e-mail, chat, maupun media sosial. Dengan begini, kerjasama bisa tetap terjalin mulus dan kita bisa saling bahu-membahu dalam menghadapi kondisi sulit. Jangan ragu untuk mempraktekannya, ya! Sudah saatnya UKM naik kelas!



Referensi :

https://www.jurnal.id/id/blog/tips-membangun-jarin...

https://www.stoqo.com/blog/2841/8-tips-membangun-h...

https://phinemo.com/tips-membangun-hubungan-baik-d...

https://entrepreneur.bisnis.com/read/20200501/52/1...




Tags
Mungkin Anda perlu membaca Artikel ini: