UKM Indonesia

​Media Sosial

Penulis : Dera Annisa
Editor : Annisa Anastasya
10 Juni 2022
Lama Baca : 2 menit

Female holding a smartphone with icons of social media on the screen at the coffee shop.

Sumber: Freepik

Manusia yang semakin majemuk dengan berbagai keberagaman, memiliki beragam cara berkomunikasi. Cara berkomunikasi pun semakin berevolusi, mulai dari menggunakan lisan, kemudian tulisan, sampai akhirnya sosial media hadir sebagai wadah untuk berkomunikasi di era teknologi seperti sekarang ini.

Menurut data dari datareportal.com pada Januari 2021 menyebutkan, bahwa dari total populasi Indonesia sebanyak 274,9 juta penduduk, 62 persen atau 170 juta penduduk adalah pengguna sosial media. Banyak hal yang membuat seseorang bermain sosial media dan memilih platform sosial media tersebut. Berikut gambaran besarnya peluang sosial media sebagai jalur pemasaran UMKM:



Sebelum memanfaatkan peluang besar dari sosial media, perlu sebelumnya kita identifikasi dahulu target market dari produk. Misalnya, rentang umur yang membeli produk kita, pekerjaan, wilayah tinggal, bahkan jenis kelamin. Hal ini memudahkan Sahabat Wirausaha dalam memilih platform sosial media dan menulis kontennya.

Baca Juga: Mengenal Istilah Social Media Campaign


Konten Branding dan Konten Sales

Sahabat Wirausaha perlu diketahui bahwa jenis konten menurut fungsinya dapat kita bedakan sederhana dalam dua jenis, konten branding dan konten sales. Konten branding dalam sosial media adalah sebuah usaha untuk memperkenalkan merek dan identitas dari sebuah produk.

Apa Sahabat Wirausaha sering mendengar kalimat? “Beli Aqua Ades”, kata Aqua sebagai merek sudah melekat di masyarakat, sampai dapat menggantikan kata yang seharusnya. Inilah sebuah contoh hasil dari konten branding. Dalam konten branding, pengusaha dapat menciptakan nilai dari produk, sehingga lambat lauh kepercayaan konsumen akan terpupuk.

Baca Juga: Menentukan Strategi Pemasaran di Media Sosial Melalui Audit Performa Akun

Sementara itu, konten sales adalah sebuah materi yang dibuat sebagai bentuk aktivitas berjualan dari produk barang ataupun jasa. Melihat fungsi konten sebagai bentuk aktivitas berjualan, perlu diperhatikan oleh Sahabat UKM adalah konten tersebut harus memenuhi 2W 1 H, “What, Where, How Much”. “What”, apa nama produk tersebut dan bentuk produk yang ditujukan melalui foto atau video konten. “Where”, di mana dapat menemukan produk dan cara membeli. “How Much”, berapa harga dari produk tersebut dan apakah ada promosi khusus.

Baca Juga: Marketing Campaign, Seberapa Efektif Meningkatkan Penjualan?


Siap Memenangkan Sosial Media

Setelah Sahabat UKM belajar cara membuat konten dengan membedakan jenis konten apakah itu branding atau sales, perlu diketahui strategi dalam memenangkan isu dalam sosial media. Menurut Jubilee Enterprise 1, untuk memenangkan isu dalam sosial media, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, antara lain dapat mengelola banyak akun, mengatur timing, memilih isu, dan teknik copywriting.

1. Mengelola banyak akun

Bukan hal mudah bagi UMKM dalam mengelola akun media sosial, apalagi mengelola banyak akun. Tentunya semakin banyak produk Sahabat UKM tampil dalam sebuah media sosial, makin besar market dan peluang dari produk untuk dibeli. Ada banyak aplikasi yang saat ini disediakan untuk mempermudah Sahabat UKM dalam mengelola banyak akun sosial media secara bersamaan, contoh Hootsuite, Creator Studio, Tweetdeck, dll. Aplikasi-aplikasi ini juga akan membantu Sahabat UKM mem-posting konten secara otomatis sesuai waktu yang sudah diatur.

Baca Juga: Inilah Platform E-Commerce yang Mendorong Omset UKM

2. Mengatur timing

Dalam sosial media waktu adalah sebuah faktor penting dalam kesuksesan sebuah konten. Apabila Sahabat Wirausaha sudah mengganti sosial media dari personal ke bisnis, maka dapat dilihat analisis dari sosial media milik kita. Kapan waktu followers kita terbanyak melihat konten, hari dan jam berapa. Hal ini memudahkan Sahabat Wirausaha dalam menentukan kapan sebaiknya konten di-posting.

3. Memilih isu

Memilih isu yang dimaksud di sini adalah memilih topik yang akan diangkat dalam konten. Isu dapat dipilih dari keadaan saat ini, hal yang sedang viral, hari besar, dan hal-hal lainnya. Saat ini, telah banyak alat atau aplikasi yang memudahkan Sahabat Wirausaha dalam mencari isu atau topik konten, salah satunya Google Trends.

Baca Juga: Apa itu Social Media Influencer?

4. Teknik copywriting

Teknik copywriting adalah teknik penulisan dari Sahabat Wirausaha dalam sosial media. Pergunakan Bahasa yang komunikatif sesuai dengan target market yang akan kita tuju. Contoh, target market kita adalah laki-laki dengan usia 17-20 tahun, maka kita dapat menggunakan panggilan “Bro” atau “Sobat” sebagai bentuk komunikasi antara kita dan konsumen melalui sosial media.

Demikian bahasan tentang media sosial, semoga bermanfaat dalam menambah wawasan. Jangan lupa untuk like, share, dan berikan komentar pada artikel ini ya Sahabat Wirausaha.

Mungkin Anda perlu membaca Artikel ini: