UKM Indonesia

Kepemimpinan Transaksional


Sumber : communicationtheory.org

Dalam sebuah organisasi, membangun tim yang kuat dan solid menjadi salah satu hal krusial yang harus dilakukan. Sukses tidaknya membangun sebuah tim tentu tidak lepas dari peran seorang pemimpin di dalamnya. Pendekatan yang digunakan seorang pemimpin dalam mengelola tim akan sangat menentukan kualitas dan performa tim tersebut.

Ada berbagai pendekatan yang dapat digunakan oleh pemimpin. Jika sebelumnya Sahabat UKM telah belajar mengenai kepemimpinan transformasional, maka di artikel ini kita akan banyak mengupas tentang pendekatan kepemimpinan transaksional.

Sahabat UKM pernah memiliki karyawan yang akan bekerja optimal jika diberi ancaman atau hukuman terlebih dahulu? Atau sebaliknya, karyawan yang akan termotivasi luar biasa jika diberi iming-iming hadiah tertentu. Tanpa kita sadari, fenomena-fenomena ini sebetulnya sangat erat kaitannya dengan kepemimpinan transaksional.

Apa itu kepemimpinan transaksional? Apa perbedaannya dengan kepemimpinan transformasional? Apa kelebihan dan kekurangan jika menerapkan kepemimpinan transaksional dalam membangun bisnis yang Sahabat UKM miliki? Kita akan pelajari bersama-sama ya dalam artikel ini.

Apa itu Kepemimpinan Transaksional

Seperti namanya yaitu transaksional, gaya kepemimpinan ini cenderung menggunakan pertukaran atau transaksi melalui hadiah dan hukuman untuk mendorong motivasi dan kepatuhan anggota tim. Jadi, dapat dikatakan ada transaksi antara pemimpin dengan anggota tim, seperti contoh anggota tim mendapatkan bonus tambahan setelah Ia bisa menyelesaikan tugas dari pemimpinnya.

Hal ini selaras dengan Bass dalam Rosnani, yang mendefinisikan bahwa kepemimpinan transaksional sebagai model kepemimpinan yang melibatkan suatu proses pertukaran (exchange process), dimana para pengikut mendapatkan reward yang segera dan nyata setelah melakukan perintah-perintah pemimpin.

Perbedaan Kepemimpinan Transaksional dengan Transformasional

Alih-alih menggunakan hukuman dan hadiah seperti kepemimpinan transaksional, pemimpin transformasional cenderung menggunakan kharisma dan antusiasme untuk membangkitkan motivasi anggota timnya. Selain itu, kepemimpinan transformasional juga menekankan terciptanya ide-ide baru dan terbiasa adaptif dengan perubahan. Hal ini bertolak belakang dengan kepemimpinan transaksional yang cenderung terbiasa bekerja dengan sistem dan meras atidak perlu merubah sistem tersebut. Sehingga, tidak heran jika gaya kepemimpinan ini juga sering dikenal sebagai kepemimpinan manajerial. Ia lebih fokus pada pengawasan dan kinerja kelompok sesuai sistem yang telah ada sebelumnya.

Kelebihan dan Kekurangan Pendekatan Transaksional dalam Bisnis

Kelebihan dan kekurangan menerapkan pendekatan transaksional dalam organisasi bisnis yang Sahabat UKM miliki dapat disimak dalam tabel berikut

Tabel 1. Kelebihan dan Kekurangan Pendekatan Transaksional

Kelebihan

Kekurangan

  • Dapat meningkatkan produktivitas kerja dan mencapai tujuan jangka pendek dengan cepat
  • Hukuman dan ancaman sudah terdefinisi secara jelas
  • Adanya alur kerja, struktur dan prosedur yang akan memudahkan anggota tim untuk menyelesaikan tugas
  • Potensi terbaik anggota tim tidak tereksplorasi dengan baik.
  • Kurang menghargai atau memberi ruang untuk kreativitas dan inisiatif pribadi.
  • Tidak adanya kaderisasi dalam organisasi

Bagaimana Sahabat UKM, setelah membaca artikel ini, gaya kepemimpinan mana yang lebih cocok diterapkan dalam organisasi bisnis yang Sahabat UKM miliki, apakah transformasional atau transaksional? Apapun pendekatan kepemimpinan yang Sahabat UKM gunakan, tentunya harus dapat memberikan motivasi dan kenyamanan untuk seluruh anggota tim ya, agar tujuan organisasi bisnis Sahabat UKM dapat tercapai.

***

Nikita Puspita Ing Endit @nikitapuspita.endit, Dosen STEI Indonesia dan Mentor Business Coaching Magister Manajemen Universitas Indonesia

 ***

Sumber referensi :

Certmag.com. (2019). Find Your Certification Leadership Style: Transactional vs. Transformational

Communicationtheory.org. (2020). Transactional Leadership Theory

Rosnani. (2012). Pengaruh Kepemimpinan Transaksional dan Kepemimpinan Transformasional Terhadap Kepuasan Kerja dan Kinerja Dosen Universitas Tanjungpura Pontianak. Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan.

Mungkin Anda perlu membaca Artikel ini: