Apakah Sahabat Wirausaha mengetahui apa itu buyer? Istilah yang akrab di telinga masyarakat yakni seseorang dengan tugas melakukan pembelian untuk kepentingan bisnis. Yuk simak penjelasannya pada artikel ini.


Apa Itu Buyer?

Buyer (pembeli) adalah seorang yang membeli jasa atau produk untuk memenuhi kebutuhan diri atau memenuhi kepentingan bahan baku, sampai alat produksi yang juga mendukung jalannya operasional. Tak hanya melakukan pembelian, buyer dalam bisnis juga bertanggung jawab penuh dalam semua aktivitas pembelian.

Baca Juga: Tingkatkan Kepercayaan Konsumen Melalui Pencantuman Label Kemasan Nutrition Facts

Seiring berjalannya waktu, buyer juga tak bisa lepas dari purchasing karena saling keterkaitan. Alasannya karena buyer adalah pembeli sedangkan purchasing merupakan penyematan untuk aktivitasnya. Buyer juga dituntut untuk komunikatif sekaligus dapat mengatasi masalah paling sulit.

Dengan mempekerjakan buyer, bisnis diharapkan mendapatkan:

1. Peningkatan produksi

2. Penghematan pengeluaran

3. Jaminan ketersediaan rantai produksi


Mengenal Tugas Buyer

Seperti yang disebutkan di atas, buyer bertanggung jawab penuh dalam semua aktivitas pembelian. Alurnya dapat dimulai dari membuat daftar perencanaan kebutuhan baik berupa barang atau jasa. Begitu semuanya sudah tersusun rapi, seorang buyer akan melakukan klasifikasi berdasarkan waktu pembelian baik harian sampai bulanan.

Baca Juga: Buyer Persona

Kemudian dilanjutkan dengan melakukan kajian terhadap total cost of ownership (TCO) atau harga pembelian ditambah dengan biaya operasional, dilanjutkan dengan membuat daftar supplier potensial (Sahabat Wirausaha berada pada posisi ini). Tak berhenti sampai disini, tugas buyer selanjutnya adalah:

  • Mengajukan persetujuan pembelian kepada atasan
  • Melakukan negosiasi dengan supplier
  • Menyusun sekaligus mengirim PO

Begitu barang pesanan sampai, pekerjaan buyer selanjutnya yaitu melakukan quality control (QC) sambil mendokumentasikan keberadaan barang pesanan. Tahapan selanjutnya buyer tak lupa berkomunikasi dengan tim keuangan dan logistik lalu diakhiri dengan melakukan analisis efektivitas, dan performa dari semua pesanan yang masuk.


Cara Paling Mudah Mendapatkan Buyer

Semua pedagang yang berkecimpung di dunia ekspor pasti bertumpu pada buyer. Alhasil, kehadiran buyer menjadi penting karena berbicara tentang produk yang kita tawarkan ke pasar global. Sayang, bagaimana caranya menemukan buyer masih menjadi momok yang menakutkan bagi eksportir pemula. Selain keterbatasan jaringan, pemula juga tak memiliki hubungan dengan pedagang di luar negeri. Berikut beberapa cara mendapatkan buyer paling mudah:

Baca Juga: Mengenal Harga Patokan Ekspor

1. Riset

Kunci utama menjadi eksportir adalah riset. Dengan belajar lebih banyak lagi, Sahabat Wirausaha akan menemukan kunci sebelum berhasil menemukan negara tujuan ekspor. Jangan malas karena melakukan riset akan membuka jalan untuk menarik perhatian buyer-buyer terbaik. Salah satunya yang menjadi penting yakni memanfaatkan keberadaan internet. Sebelum melakukan riset, boleh jadi Sahabat Wirausaha acuh tak acuh terhadap pesatnya perkembangan dunia digital. Namun setelah melakukan pendalaman, kita jadi tahu kalau internet berperan penting dalam memuluskan langkah kita menjadi seorang eksportir.

2. Internet

Seperti yang sudah disebutkan, internet merupakan hal penting demi memuluskan langkah Sahabat Wirausaha untuk menjadi seorang eksportir. Dengan internet, jangkauan pemasaran Sahabat Wirausaha menjadi tak terhingga. Harapannya, kita tidak lagi dibatasi oleh jarak dan waktu. Apa yang bisa kita lakukan dengan internet? Jawabannya banyak sekali. Salah satunya dengan:

  • Membuka toko online di Amazon.com, Alibaba.com hingga eBay.com

Poin pertama ini bukan endorse. Alasan memilih tiga toko ini karena sudah mendunia sekaligus masuk dalam kategori platform e-commerce atau model bisnis B2B. Keunggulan bisnis ini akan membuat kita akan lebih fokus pada penyediaan barang yang bersumber dari satu bisnis ke bisnis lainnya. Paling menariknya, Sahabat Wirausaha memiliki akses tanpa batas untuk mendapatkan buyer.

Baca Juga: Perencanaan Ekspor Produk Makanan yang Efektif bagi UKM

  • Membuat Website

Hal lain yang bisa Sahabat Wirausaha lakukan dengan internet adalah membuat website berbahasa Inggris. Kita saat ini tidak sedang berjualan di daerah. Alasan lain karena Bahasa Inggris merupakan bahasa internasional. Mau tidak mau, suka atau tidak suka jika ingin berkecimpung di dunia ini, Sahabat Wirausaha sudah membekali diri dengan hal-hal seperti ini.

Setelah hal diatas terpenuhi, jangan lupa blogwalking demi mendapatkan dukungan sampai meraih popularitas dan koneksi baru. Contohnya, ketika Sahabat Wirausaha jualannya kayu manis, cukup blogwalking dan fokus pada usaha yang kita geluti melalui website yang tadi kita buat. Ketika kita sudah familiar dengan website, pelan-pelan perdalam ilmu dengan menciptakan konten SEO friendly.

Tujuannya untuk memunculkan jualan kita di deretan teratas Google. Begitu kita menuliskan "Kayu Manis" pada kolom pencarian, yang pertama kali muncul adalah website yang tadi kita buat. Menarik bukan?

Baca Juga: Standar yang Umum Dibutuhkan Pembeli Ekspor

Hal lain yang tak kalah penting yaitu memanfaatkan fitur-fitur iklan berbayar pada media sosial. Sekali lagi, hal ini dilakukan demi mendapatkan jangkauan dan pasar yang lebih luas lagi.

Sekian tulisan mengenai buyer. Semoga artikel ini memberikan informasi tambahan bagi Sahabat Wirausaha.

Jika merasa artikel ini bermanfaat, yuk bantu sebarkan ke teman-teman Anda. Jangan lupa untuk like, share, dan berikan komentar pada artikel ini.