UKM Indonesia

Digitalisasi

Penulis : Patricia Vicka
Editor : Annisa Anastasya
16 Juni 2022
Lama Baca : 3 menit

Pandemi merubah cara hidup masyarakat menjadi lebih digital, tidak terkecuali dalam kegiatan jual beli. Usaha yang telah bertransformasi dalam dunia digital terbukti mampu bertahan dan tumbuh melewati pandemi.

Menurut World Bank, sekitar 80% usaha yang terhubung ke dalam ekosistem digital memiliki daya tahan lebih baik. sumber https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20211222161904-97-737384/digitalisasi-umkm-bertumbuh-ganda-sepanjang-pandemi.

Sudahkah Sahabat Wirausaha mendigitalisasi seluruh sektor usahanya? Jika belum, harus mulai dari mana? Mari kita simak artikel berikut.


Definisi Digitalisasi

Dilansir dari Wikipedia, digitalisasi adalah proses perpindahan data atau sistem dari analog ke digital. Digitalisasi Usaha Kecil Menengah (UKM) di masa ini menjadi hal yang tak bisa dihindari. Berdasarkan catatan Kementerian Komunikasi dan Informatika, jumlah UMKM yang terdigitalisasi sepanjang pandemi telah mencapai 16,4 juta usaha.

Baca Juga: Menjaga Kesehatan Konten di Ruang Digital Kita Dengan 3S: Saring Sebelum Sharing


Apa Saja Bidang Digitalisasi yang Diperlukan UKM

Sadarkah Sahabat Wirausaha kalau saat ini seluruh kegiatan usaha dapat dilakukan di dunia maya? Digitalisasi yang dilakukan UKM saat ini tak hanya sekedar pemasaran dan transaksi digital saja. Aspek digitalisasi lainnya juga bisa meliputi pencatatan transaksi, pembuatan laporan keuangan, kegiatan operasional, dan pembelian bahan baku usaha.

Digitalisasi bidang pemasaran dan penjualan adalah melakukan kegiatan promosi dan jual beli di dunia maya melalui internet. Bentuk pemasarannya bisa dilakukan melalui media sosial, marketplace, website toko online, forum online, email, dan bekerjasama dengan penyedia aplikasi jual beli.

Baca Juga: Optimalkan Digital Marketing dengan Menyusun Agenda Konten

Sementara itu digitalisasi bidang pelaporan dan pencatatan keuangan adalah membuat laporan keuangan dengan menggunakan aplikasi atau website tertentu. Langkah paling mudah sahabat membuat laporan keuangan dengan Microsoft Excel.

Kemudian disimpan ke komputer. Lalu kirim laporan tersebut melalui email di jaringan internet atau jaringan intranet. cara kedua adalah mengunduh aplikasi pencatatan laporan keuangan digital seperti Buku Kas, Kasir PIntar dan Kasir pos di Google store.

Pembayaran transaksi jual beli digital bisa dilakukan melalui dompet online, menyediakan barcode di lokasi usaha serta bekerjasama dengan penyedia aplikasi online.


Apa Keuntungan Digitalisasi bagi UKM

Pandemi membuat sebagian besar masyarakat Indonesia sulit melakukan mobilitas dan keluar rumah. Digitalisasi menjadi kunci penghubung antara calon pembeli dengan penjual untuk mendapatkan barang.

Baca Juga: 14 Hal yang Wajib Dilakukan Untuk Menjamin Keamanan Komunikasi Digital di WhatsApp

Berikut manfaat dari proses digitalisasi bagi UMKM:

1. Memperluas Jangkauan Promosi

Sifat dunia maya yang tak mengenal batas waktu, wilayah dan usia membuat Sahabat Wirausaha mampu mempromosikan usaha dan menjangkau calon konsumen sebanyak-banyaknya.

Media sosial adalah senjata paling ampuh untuk mendongkrak promosi produk UMKM secara murah dan mudah. Beberapa media sosial turut menyiapkan ruang bagi pelaku usaha untuk menawarkan produk, contohnya Tiktok shop, Instagram shop, marketplace Facebook.

2. Meningkatkan Omset

Jangkauan promosi yang semakin luas dan proses jual beli yang mudah karena adanya digitalisasi, memudahkan konsumen membeli sehingga dapat meningkatkan omset pelaku UKM. Menurut data LPEM FEB UI dan Tokopedia di 2020, digitalisasi membuat 7 dari 10 pelaku usaha mengalami peningkatan volume penjualan.

Baca Juga: Optimalkan Digital Marketing Dengan Agenda dan Saluran yang Tepat

3. Mempermudah Pencatatan dan Pelaporan Keuangan

Pembayaran transaksi dengan sistem digital mempermudah pencatatan laporan keuangan, sebab segala transaksi sudah tercatat secara otomatis dalam jangka waktu panjang. Sahabat Wirausaha dapat dengan mudah menyusun laporan keuangan dan menghitung laporan rugi laba dengan sistem aplikasi digital.

Pihak lain dapat membaca laporan keuangan yang sudah disimpan dalam aplikasi digital atau tersimpan di google drive. Tentunya hal ini menghemat waktu dan tenaga.

Sekaranglah waktunya mendigitalisasi seluruh aspek usaha milik sahabat wirausaha. Sahabat Wirausaha bisa melakukan proses digitalisasi dengan mempelajari dan menggunakan pemasaran dan laporan keuangan digital. Semoga bermanfaat!

Jika merasa artikel ini bermanfaat, yuk bantu sebarkan ke teman-teman Anda. Jangan lupa untuk like, share, dan berikan komentar pada artikel ini ya Sahabat Wirausaha.

Referensi:

  1. https://id.wikipedia.org/wiki/Pemasaran_digital.
  2. https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20211222161904-97-737384/digitalisasi-umkm-bertumbuh-ganda-sepanjang-pandemi.
  3. https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20211222161904-97-737384/digitalisasi-umkm-bertumbuh-ganda-sepanjang-pandemi.
Mungkin Anda perlu membaca Artikel ini: